TINGGINYA aktivitas kerja menyebabkan orang mudah stres dan lekas capek. Kondisi ini berakibat pada menurunnya potensi diri, sehingga akan berpengaruh pada turunnya produktivitas kerja, keceriaan hilang, wajah nampak lesu, dan lelah.

Untuk mengatasinya diperlukan istirahat cukup dan terapi kesehatan. Dan terapi refleksi kaki dan tangan ini sebagai salah satu solusi. Cara ini sudah terbukti sejak ribuan tahun lalu, seperti yang diajarkan para tabib dari bangsa China, India, Jepang, dan Arab.

Pada zaman Romawi dan Yunani, para dokter menganggap pijat sebagai bagian penting dalam proses penyembuhan dan menghilangkan rasa sakit. Sentuhan tangan memiliki keajaiban tersendiri. Setiap manusia membutuhkan sentuhan itu untuk merangsang saraf agar kembali seperti semula.

Melihat kebutuhan penting itu, kini banyak tempat menawarkan fasilitas terapi refleksi dan relaksasi. Shizuka, misalnya. Tempat pijat yang membuka praktik di Java Supermall lantai semi basement ini memberikan pengobatan cukup dengan sentuhan tangan dan aroma terapi yang dapat membangkitkan saraf kembali bugar.

Tempat itu dilengkapi fasilitas memadai, seperti 5 kursi/balai-balai tempat pemijatan nyaman, ber-AC, dan pemijat berpengalaman. “Walaupun letaknya di mal namun tempat kami cukup tenang, sehingga pengunjung basa santai menikmati pijatan refleksi yang kami lakukan,” tutur Peni, pemilik Shizuka.

Tarif

Paket pijat refleksi di Shizuka dipatok tarif Rp 40.000 selama satu jam. Setiap pelanggan Shizuka akan mendapat kartu stamp untuk digunakan sebagai bonus pemijatan setelah 10 kali pijat di tempat itu.

Pemijatannya dilakukan secara refleksi dengan krim dan olesan minyak aroma terapi. Bagian tubuh yang dipijat, yaitu kaki, tangan, dan punggung. Sebab daerah ini yang banyak berhubungan dengan saraf yang bisa langsung menembus ke pusat sakit.

Manfaat yang dirasakan dari pijat refleksi dan aroma terapi, antara lain meredakan beberapa penyakit, baik fisik maupun mental. Dapat pula memperlancar peredaran darah, mencegah dan menyembuhkan kolesterol, hipertensi, asam urat, ginjal, jantung, sakit kepala, susah tidur, stress, sering letih, kurang semangat, lesu, dan menambah gairah.

Peni, menambahkan manfaat lainnya dari terapi sentuhan dan terapi wewangian tersebut bila dinikmati berbarengan, yaitu mempelancar peredaran darah, menyehatkan otot, menawarkan racun, dan membebaskan enegi yang terperangkap akibat tegangnya otot. Sedangkan wewangian memicu rasa menyenangkan dan sehat. Minyak sari itu akan meresap ke dalam kulit selagi dipijat cukup tinggi.

Selama pemijatan dilakukan pelanggan juga dapat menikmati alunan musik sebagai relaksasi, sehingga dapat mengurangi ketegangan otot tubuh dan memperlancar sirkulasi darah. (ega-33)

Dikutip dari : www.suaramerdeka.com