Pijat Altenatif


Kombinasi terapi batu panas dan refleksi Jepang memberikan rileksasi yang menyegarkan. Terapi batu panas alias hot stone therapy sudah lama dikenal masyarakat di negara-negara Eropa dan Amerika. Hingga kini, suku Indian di benua Amerika menggunakan terapi ini berbarengan dengan ritual mandi keringat. Tujuannya untuk membersihkan kulit dari unsur-unsur negatif.Menurut Tony Wijaya, pemilik Klinik Shogun Reflexology, layanan hot stone therapy menjanjikan rileksasi yang dalam. Terapi batu panas memberikan efek detoksifikasi bagi tubuh, yang tersalurkan lewat keringat. Selanjutnya, efek yang ditimbulkan atau dirasakan adalah badan bugar, segar, dan peredaran darah lebih lancar.

Batu yang digunakan dalam terapi ini adalah batu vulkanik berwarna hitam. Batu ini dikenal mengandung energi dan mineral, di antara zat besi, sehingga mampu menahan panas dalam waktu cukup lama. Efek panas timbul karena batu direndam air panas dan garam mineral.

Ketika “diaplikasikan” ke tubuh, panas yang tersimpan di dalam batu bisa merata diserap tubuh. Lebih lanjut, kata Tony, batu panas bisa melebarkan pembuluh darah dan mendorong pengeluaran racun atau sampah yang tidak berguna di dalam tubuh.

Terapi ini diyakini cocok bagi Anda yang jarang berolahraga. Selain itu, juga berguna bagi mereka yang peredaran darahnya kurang lancar. Manfaat terapi ini adalah melonggarkan sesak napas serta meredakan asma, stres, cemas, dan nyeri otot.

Tony tidak menyarankan ibu hamil melakukan terapi ini. Sebaliknya, mereka yang usai melahirkan bisa mencoba terapi ini karena membuat peredaran darah lebih lancar, merilekskan otot-otot yang kaku, dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Pijat Tsubo
Terapi dengan batu panas harus dilakukan dengan benar dan penuh perasaan, serta ada harmonisasi antara batu, pasien, dan sang terapis. Kata Tony, ada beberapa tahapan sebelum batu-batu panas ditempelkan ke tubuh pasien. Tony dan para terapisnya selalu memulainya dengan melakukan pijat tsubo.

Pijat tsubo yang dimaksud adalah teknik pijat refleksi dari Jepang. “Secara harafiah, tsubo berarti raba. Karena itu, pijat tsubo berarti teknik penentuan titik-titik saraf vital manusia dengan cara meraba, mengusap-usap, atau menstimulasinya,” ungkap Tony.

Teknik ini berbeda dengan refleksi pada umumnya. Pijat tsubo dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. Setelah diolesi lotion, pemijatan dilakukan mulai dari telapak kaki sampai ke betis. Kemudian naik ke punggung, pundak, dan kepala.

Setelah seluruh tubuh dipijat dengan teknik tsubo, Tony menempelkan batu-batu panas di beberapa titik tubuh. Penempelan batu disesuaikan dengan kondisi pasien. Setelah batu-batu tertempel di tubuh, Tony memijat bagian tubuh lain yang “bebas” dari batu. Tujuannya untuk merilekskan otot yang kaku, melancarkan proses metabolisme, serta menyegarkan tubuh pasien.

Saat batu dipindahkan ke bagian tubuh lain, bagian yang tidak ditempeli batu dipijat, begitu seterusnya. Rasa pegal akan sirna setelah dilakukan pemijatan. Lama terapi ini 1,5 jam. Setelah diterapi dengan batu panas, pasien disuguhi minuman herbal sebagai penutup terapi. Minuman ini berisi biji-bijian tanaman obat Cina, yaitu kici dan anco. “Kici dan anco berfungsi menyehatkan organ mata dan jantung,” kata Toni.

Selain hot stone therapy, Tony memberikan layanan lain, yakni steam pocket body herbal. Layanan ini adalah pijat menggunakan campuran rempah dari Thailand. Salah satunya daun sinamaki. Manfaat steam pocket body herbal adalah melegakan pernapasan, meredakan asma, dan membuang angin. Caranya, campuran rempah-rempah yang sudah dibungkus ditekan-tekankan ke tubuh pasien, yang sebelumnya juga menjalani pijat tsubo. Lama terapi ini sekitar 2 jam. Untuk mendapatkan hasil maksimal, ia menyarankan terapi batu panas seminggu dua kali. Tarif sekali terapi Rp 50.000, sedangkan steam pocket body herbal Rp 90.000. Ingin mencoba?

Sumber: Gaya Hidup Sehat

Di dunia ada puluhan bahkan mungkin ratusan teknik pengobatan atau terapi menghilangkan stres. Untuk pertama kali di Indonesia kini ada stone massage therapy atau terapi pijat dengan batu.

Di dunia ada puluhan bahkan mungkin ratusan teknik pengobatan atau terapi menghilangkan stres. Masing-masing memiliki kekhasan tersendiri. Ada yang menggunakan bau-bauan seperti pada aromatherapy, ada pula yang menggunakan warna, dan sebagainya. Untuk pertama kali di Indonesia kini ada stone massage therapy atau terapi pijat dengan batu.

Mungkin Anda akan bertanya-tanya apa guna batu untuk terapi anti stres. Batuan, terutama batu basalt vulkanik yang banyak terdapat di Indonesia, adalah penghantar elektromagnetik yang baik. “Jika dipanaskan dan ditempelkan ke tubuh sensasi kehangatan yang disampaikan bisa berfungsi untuk relaksasi dan merangsang peredaran darah dalam tubuh,” ujar Spa Manajer di Bimasena Spa Hotel Dharmawangsa.

Teknik terapi ini mulai dikembangkan di Meksiko dan Amerika. “Tapi soal asalnya mungkin sangat sulit ditelusuri. Kalau tak salah, di Yunani pun terapi ini sudah cukup dikenal.”

Tak sulit mengenali batu basalt ini. Mungkin hampir di tiap jengkal tanah di Indonesia kita bisa menemukan. Batuan basalt cirinya memiliki permukaan yang halus, dan jaringannya lebih kuat, sehingga tak mudah hancur jika digenggam.

Warnanya bermacam-macam ada yang hitam, merah, hijau dan kekuningan. Selain yang berwarna hitam, biasanya batu basalt berbentuk gepeng. Ukurannya pun beragam.

Biasanya semakin besar batu yang digunakan semakin kecil tenaga yang mesti digunakan terapis. Tapi biasanya yang digunakan untuk terapi ini maksimal seukuran setengah genggaman tangan saja.

Di Bimasena Spa batuan basalt yang digunakan berasal dari Flores. “Memang sangat mudah menemukan batuan jenis ini di Indonesia. Bahkan di Amerika pun batuan yang digunakan ternyata hasil impor dari Flores juga,” kata Utami.

Keseluruhan proses stone massage therapy diawali dengan feet compress (pengompresan telapak kaki) dengan air hangat yang dicampur dengan minyak essensial. Dengan menggunakan handuk, terapis akan memijit dengan ringan telapak kaki Anda.

Feet compress ini akan berlangsung selama 5 menit dan berfungsi untuk relaksasi. “Kami menggunakan essensial oil Lavender, karena terbukti Lavender yang terserap ke tubuh maupun aromanya berfungsi sangat baik untuk relaksasi,” kata Utami.

Setelah feet massage selesai, ada tahapan pijat pemanasaan. Tujuannya masih sama yaitu relaksasi agar tubuh tak kaget saat tahap pijat batu dimulai. Untuk tahap relaksasi ini digunakan teknik Swedish Massage yang ringan tanpa tekanan atau cubitan seperti umumnya pijatan.

Sepintas gerakannya seperti menggoyang-goyangkan tubuh saja dari betis ke arah punggung. “Orang mungkin akan bertanya ‘kok seperti dininabobokan saja’. Tapi memang teknik inilah yang cocok untuk keseluruhan stone massage therapy. Ringan tapi bertujuan melancarkan peredaran darah,” tutur Utami.

Sambil melakukan pemijatan relaksasi dan pemanasan. Batu yang akan digunakan kemudian mulai dipanaskan. “Di Amerika mereka menggunakan oven untuk memanaskannya. Karena mereka biasanya memang lebih senang jika suhunya lebih panas. Bahkan ada yang mencapai maksimal 125 derajat Fahrenheit,” kata Utami. Oleh karena itu terapi ini di Amerika lebih dikenal sebagai Hot Stone Therapy.

Tapi di Spa Bimasena, pemanas yang digunakan adalah heater. “Karena orang Indonesia umumnya menginginkan yang hangat saja sekitar 120 derajat Fahrenheit. Kecuali untuk mereka yang ekspatriat mereka tetap lebih menyukai suhu yang lebih panas,” kata Utami.

Batu yang telah dihangatkan itu lalu diletakkan di sepanjang ruas tulang punggung hingga tengkuk, setelah dibaluri terlebih dahulu dengan minyak Lavender. “Sensasi yang muncul saat batu hangat ini diletakkan di tulang punggung sangat berbeda. Karena setelah dihangatkan, batuan ini akan mengalirkan elektromagnetik ke tubuh. Maka bagi mereka yang mengalami sakit punggung terapi ini sangat menarik dan mengurangi rasa nyeri yang sering timbul,” tutur Utami.

Selain mereka yang mengalami nyeri punggung, terapi ini juga baik dicoba bagi mereka yang pernah mengalami cedera otot, pernah operasi syaraf yang terjepit, nyeri leher atau untuk mencegah rematik. Caranya dengan menekan batu dengan tekanan tertentu di area yang cedera.

Batu yang diletakkan di punggung ini dibiarkan hingga hangatnya menghilang paling tidak selama 10 menit. Di saat yang sama batu-batu lain berbentuk gepeng juga diletakkan di telapak tangan dan dijepitkan di antara jemari kaki. “Pada dasarnya batu-batu ini kami letakkan di titik-titik cakra tubuh, sehingga lebih efektif mengalirkan elektromagnetik,” jelas Utami lagi.

Saat batuan di punggung mulai berkurang hangatnya, terapis akan mulai melakukan stone massage therapy yang sebenarnya. Dengan gabungan antara regular, swedish dan accupresure massage.

Gerakan yang dilakukan juga beragam mulai dari effleurage (gerakan panjang dua arah, ke atas-bawah, kiri dan kanan) hingga friction (gerakan menggeser). Gerakan pijat ini akan berlangsung dari arah tengkuk, ke punggung terus ke paha dan kaki. Lalu dilanjutkan dengan bagian tangan.

Saat melakukan pijat batu di bagian tangan dan kaki terapis biasanya akan meletakkan satu batu di telapak tangan dan kaki sementara batu yang lain berfungsi untuk melakukan gerakan lain. “Ini penting agar tubuh tidak kehilangan kehangatan dan elektromagnetik dari kedua batu tersebut.”

Setelah selesai di bagian punggung maka dilanjutkan dengan pemijatan tubuh di bagian muka. Di bagian ini pemijatan tak terlalu banyak ditekankan. Hanya bagian bahu, tangan dan kaki saja yang dipijat.

Uniknya selama pemijatan tubuh bagian muka ini dilakukan, terapis akan menempelkan batu yang gepeng di dahi Anda. “Secara psikologis saja kalau ada beban di kening, beban itu akan memecah rasa tegang, seperti saat kita sedang pening.”

Dengan berakhirnya sesi pemijatan tubuh bagian muka maka selesai pula keseluruhan terapi yang berlangsung selama satu jam ini dengan biaya Rp 150 ribu ini. Biasanya terapi akan mengakhiri sesi ini dengan mengajak klien menarik nafas panjang beberapa kali, membantu melakukan stretching (perenggangan) dan diakhiri dengan memberikan handuk untuk melap wajah. “Semua ini penting kami lakukan, karena sifat terapi ini yang membuat rileks biasanya akan berefek dari perasaan mengantuk,” kata Utami. Untuk itu terapi ini juga akan diselesaikan dengan memberikan ramuan balancing tea.

Meskipun bernama tea tapi pada dasarnya minuman ini sama sekali tak menggunakan daun teh atau ramuan teh umumnya. Minuman penghangat atau jamu ini diinspirasikan dari budaya India. Ramuan tersebut terdiri atas jinten, jahe, kayu manis, pepermint, ketumbar, adas ditambah madu jika disukai. (utami)

Dikutip dari : www.tempo.co.id/kliniknet/

Denpasar, Mendengar kata Shaolin, ingatan orang akan langsung tertuju pada gerakan atau jurus kungfu yang hebat. Di Denpasar Bali seorang mantan pecandu narkoba menggunakan ilmu dari biara Shaolin dalam praktek terapi pijatnya untuk. Tehnik pijatan ini sudah terbukti dapat mengobati penyakit stress atau depresi berat hingga mengatasi ketergantungan terhadap narkotika.

Di tempat prakteknya yang sederhana di Jalan Gunung Bukit Tunggal Denpasar, Suluh Budi Hartono setiap hari melayani pasiennya. Tanpa memasang tarif alias sukarela, Suluh memijat pasien dengan berbagai keluhan mulai stress atau depresi berat, rhematik, asam urat, dan berbagai jenis penyakit lainnya.

Berbeda dengan tempat praktik pijat lainnya, dalam mengobati pasiennya Suluh menggunakan tehnik pijatan shaolin, yakni accupressure energi atau pijat di titik saraf. Pasien yang datang ke tempat ini dipijat di bagian leher, pundak bahu, hingga susunan tulang belakang bagian bawah.

Menurut seorang pasien, Fani Al Sukri, setelah dipijat penyakit pusing-pusing di kepala dan susah tidur yang dideritanya mulai berkurang. “ Sekarang sudah mendingan, sebelum dipijat saya sering pusing-pusing,” jelasnya.

Tehnik pijat Shaolin ini dipelajari Suluh saat menjadi penghuni panti rehabilitasi narkoba di Surabaya tahun 1993 silam. Ia belajar tehnik pijat ini pada seorang guru dari biara Shaolin Cina yang bernama Gok Cong.

“Dengan ilmu yang saya pelajari selama satu tahun ini, saya ingin membantu sesama terutama yang menderita kecanduan narkoba seperti saya dulu,” kata Suluh.

Untuk mengobati pecandu narkoba dan HIV/AIDS, Suluh memadukan pijatannya dengan meditasi ala Shaolin. Hingga kini pasien yang datang ke tempatnya tak hanya dari Pulau Bali tapi juga dari beberapa negara seperti Australia, Belanda, hingga Brasil.(ADVETORIAL – bob)

KapanLagi.com – Getar (vibrate) di ponsel rasanya sudah tak asing lagi bagi kita. Tapi bila efek getar tersebut bisa dimanfaatkan untuk pengobatan, mungkin masih menjadi hal baru bagi banyak orang. Anda cukup menghubungkan ponsel ke semacam lembaran (pad) khusus, efek vibrate akan berubah menjadi tukang pijat pribadi Anda.

Adalah Motorola yang baru-baru ini mematenkan teknologi ponsel ini. Vendor ini men-set elektroda yang dihasilkan ponsel menjadi energi dan dialirkan ke simulator pad. Ide dasar temuan baru ini sebenarnya tidak terlalu anyar, hanya mengembangkan peran getar di ponsel menjadi therapeutic massage (pijat pengobatan).

Untuk menghubungkannya, ada sebuah kabel konektor antara ponsel dan pad. Efek getar yang kadang cukup keras dan terkadang mampu memberi efek samping ke jaringan otot luar itulah agar tidak sia-sia dimanfaatkan sebagai alat pijat.

Selain pengembangan dari sisi hardware, sebenarnya dukungan ke layanan kesehatan via ponsel sudah disediakan lewat perangkat lunak (software). Soundtells, developer software yang khusus mengembangkan layanan informasi kesehatan misalnya memiliki solusi tersendiri. Baru-baru ini lewat situs allaboutsymbian.com, penyedia software geratisan ini mengenalkan versi software gratisan pijatan Acupressure untuk ponsel symbian seri60.

Isi software ini cukup lengkap dan menyajikan panduan dari ahli Acupressure Dr. Aaron Stein dari Amerika Serikat. Tampilan instruksi tersaji dalam bentuk teks dan gambar tentang langkah pengikatan tangan yang benar. Hal ini didasarkan atas studi dan pengalaman Chinese active point stimulation pada lebih dari 5 ribu tahun lalu.

Acupressure sendiri bekerja dengan pola yang tak jauh beda dengan akupuntur. Hanya tidak menggunakan jarum, tapi tetap mengandalkan pijatan di titik-titik tertentu. Dalam free software ini hanya dikhususkan untuk antisipasi ganguan kesehatan lewat pijatan tangan.

Jenis panduan yang tersaji mencakup alergi, asam, influenza, depresi, diet, diabetes, feng shui, insomania, dan sebagainya. So kalo udah begini bias jadi Anda tak perlu lagi datang ketempat pemijat langganan Anda, tinggal set mobile phone Anda dan rasakan sensasi pijatannya. (lpk)

Memijat bagian-bagian tertentu telinga ternyata efektif untuk menurunkan berat badan bagi penderita obesitas, kata akupunturist dan ahli pijat telinga di Jakarta.
“Memijat pada empat titik telinga bagian dalam dapat dijadikan terapi untuk kegemukan dan relatif mudah dilakukan,” kata akupuntuist dan ahli pijat telinga, Oei Gin Djing, di Jakarta, Rabu (18/10/06).
Pijat untuk mengatasi kegemukan dapat dilakukan dengan cara memijat menggunakan biji-bijian di tulang telinga bagian dalam dan tulang batas telinga dengan bagian pipi.
Ia mengatakan, pemijatan tersebut sebaiknya dilakukan dengan teratur dan pasien harus menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan kegemukan, seperti makan berlemak yang berlebihan.
“Penderita obesitas juga harus tetap berolahraga secara teratur,” katanya.
Menurut dia, berat badan yang melebihi batas normal dapat mendatangkan berbagai macam penyakit berbahaya, seperti kencing manis, tekanan darah tinggi, peradangan sendi, penyakit jantung, dan penyempitan pembuluh darah otak.
Ia mengatakan, pijat telinga dapat djadikan terapi yang mudah dan murah untuk mengatasi kegemukan dan telah terbukti empiris pada beberapa pasien di kliniknya di Sunter, Jakarta Pusat.
Terapi ini dapat dilakukan sendiri dan mudah dipelajari bagi orang yang awam tentang titik-titik pijat akupuntur sekalipun, katanya.
Pijat telinga juga dapat menyembuhkan penyakit seperti gangguan mata, gangguan pencernaan, rematik, hipertensi, hipotensi, dan penyakit THT (telinga, hidung, dan tenggorokan).
Menurut Gin Djing, pada pijat telinga bila suatu organ atau anggota tubuh mengalami sakit, maka akan timbul titik atau kepingan pada daun telinga.
“Keadaan ini merupakan refleksi gangguan pada organ atau anggota tubuh terkait. Titik atau kepingan dari reaksi positif itu merupakan titik utama terapi,” katanya.
Pijat telinga atau disebut juga akupuntur telinga merupakan bagian dari pengobatan tradisional China dan telah dipraktekkan sejak ribuan tahun lalu.
Beberapa abad sebelum masehi, dalam buku Huang Ti Nei Cing atau buku Kedokteran Kaisar Kuning bagian Ling Su disebutkan, telinga bukan suatu organ yang berdiri sendiri, tetapi berhubungan dengan seluruh organ dalam dan seluruh anggota tubuh.
Oleh karena itu, dengan merangsang titik-titik tertentu pada telinga berbaga macam penyakit termasuk obesitas dapat disembuhkan, katanya. (*/rit)

Sumber : kapanlagi.com

PASTI anda sudah mengetahui bahwa pijat atau massage bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengusir kelelahan dan stres. Tekanan yang dilakukan saat memijat pada titik-titik tertentu di otot (pressure point) memang mampu melancarkan peredaran darah hingga anda merasa fit kembali. Berbagai massage yang ditawarkan memiliki ciri khas yang berbagai. Jadi ada baiknya jika anda simak beberapa pilihan pijatan dibawah ini.
Thai Massage.

Thailand memang sangat terkenal dengan makanan dan sensasi pijatan yang khas tanpa dilumuri oleh minyak. Thai massage yang menggunakan kekuatan jempol untuk menekan titik lemah otot, lebih mengkonsentrasikan pijatan pada daerah punggung, kaki serta wajah. Untuk mendukung terapi yang banyak menggunakan gerakan tubuh dan peregangan ini, sebaiknya dilakukan diatas matras serta menggunakan busana longgar agar lebih relaks dan nyaman.

Warm Stone Massage.

Jenis massage ini memang sedang populer karena pijatannya menggunakan kekuatan batu alam yang dapat menghantarkan panas ke tubuh. Pijatan ini dapat mengurangi ketegangan otot dan membuat tubuh menjadi relaks. Untuk hasil maksimal sebaiknya anda pilih batu kali berkualitas yang berwarna hitam dan licin. Awali perawatan dengan pijatan ringan pada tubuh dengan olesan minyak aromatherapy untuk menyesuaikan tubuh anda. Lalu tempelkan batu yang telah dihangatkan mengikuti tulang punggung dengan sedikit penekanan agar panas terhantar dengan baik. Diamkan selama 15 menit lalu angkat.

Traditional Massage.

Perawatan ini yang paling sederhana dan menjadi favorit. Dengan menggunakan minyak aromatherapy yang menenangkan sebagai kombinasinya akan membuat anda betah berlama-lama melakukan perawatan ini. Gerakannya pun sederhana melalui pijatan ringan di seluruh tubuh yang melenturkan kembali otot-otot yang kaku. Anda pun dapat menggabungkannya dengan scrub untuk menghaluskan kulit badan.

Shiatsu.

Pijatan yang berasal dari Jepang ini menggunakan kekuatan jempol yang menelusuri otot. Shiatsu digemari oleh mereka yang sibuk dengan konsentrasi tinggi. Karena itu terapi ini disukai karena tidak menyita banyak waktu dan gerakannya pun lebih pada otot yang menghubungkan ke saraf otak. Yang penting lakukan peregangan ringan sebelum melakukan pijatan, agar otot-otot menjadi relaks lebih dulu.

Sebelum anda melakukan pijatan ini sebaiknya anda isi perut anda minimal 1 jam. Komunikasikan kepada therapist untuk mengetahui seberapa kuat tekanan pijatannya. Jika anda ingin lakukan pijatan ini di rumah maka anda harus sediakan tempat yang mampu memberi kenyamanan saat anda dipijat dan si therapis. (twp/net)

Dikutip dari : www.kaltengpos.com/

Kapanlagi.com – Terapi pijat dengan cara totok atau jarum sudah biasa dan telah sering didengar di masyarakat bagi masyarakat yang biasa menggunakan pengobatan alternatif.
Namun berbeda dengan pemijat lainnya Marsuyono warga Kalipuro, Banyuwangi memiliki terapi pijat lain yakni dengan menggunakan aliran listrik dan peralatan bengkel.

Dengan menggunakan dua buah kunci ring 12 yang dialiri listrik, Marsuyono menjalankan pekerjaannya sehari harinya sebagai tukang pijat tradisional di Yayasan Al Hikam, demikian dilaporkan dari Banyuwangi.

Profesi bapak beranak dua ini telah ditekuni selama 10 tahun. Dalam terapi pemijatan ini pasien dilarang menyimpan atau membawa barang barang logam untuk menghindari hubungan arus pendek.

Sebelum terapi dilakukan pasien dipijit secara khusus dengan menggunakan minyak pijat hingga seluruh tubuhnya terasa lemas. Setelah tubuh terasa lemas proses pemijatan dengan strum listrik dan alat bengkel dimulai.

Dalam proses ini pasien dan pemijat sama sama menginjak salah satu kunci ring yang telah dialiri listrik.

Tanpa merasakan setrum tangan Marsuyono yang telah dialiri aliran listrik kemudian menekan bagian tubuh si pasen.

Tidak jarang si pasien mengerang menahan rasa sakit saat tangan Marsuyo yang dialiri listrik mulai menyentuh bagian tubuh yang terasa sakit.

Proses ini dilakukan selama lima belas hingga 30 menit tergantung penyakit pasien.

Menurut Marsuyono terapi pijat dengan aliran listrik dan kunci ring mampu melancarkan peredaran darah pasien hingga kembali normal, dengan cara tersebut maka sakit si pasien akan sembuh dalam waktu singkat.

Sukoto salah satu pasien mengungkapkan terapi pijat dengan strum dan kunci ring merupakan barang baru bagi dirinya. Namun dibanding terapi pijat lainnya pijat ini lebih merasakan kesembuhan dan kebugaran.

“Selain mampu menyembuhkan penyakit diabetes terapi pijat tersebut juga mampu menyembuhkan penyakit lainnya seperti migran dan pegal-pegal,”tegasnya.

Hal yang sama juga di tegaskan oleh Bagiono pencipta metode pijat listrik, bahwa aliran listrik memiliki energi khusus yang bisa dimanfaatkan untuk kesehatan manusia.

Dengan melakukan terapi aliran listrik maka peredaran darah akan selalu lancar sehingga pasien akan selalu nampak sehat dan bugar. (*/cax)

Manusia yang ingin sehat harus selalu bergerak. Namun, gerakan seperti apa yang dapat membuat manusia selalu sehat secara jasmani dan mental?
Senam ergonomik adalah salah satu bentuk rangkaian gerak yang sangat efektif, efisien, dan logis karena rangkaian gerakannya merupakan rangkaian gerak yang dilakukan sejak dulu kala sampai kini.
Gerakan senam ergonomik merupakan gerakan dasar alamiah yang dapat membangkitkan energi positif dan sekaligus membakar dan menghancurkan energi negatif yang ada dalam tubuh manusia. Oleh karena itu, apabila rangkaian gerakan ini dilakukan secara rutin, setiap manusia akan terbebas dari segala macam penyakit dan memiliki daya tahan tubuh yang prima.
Teknik pijat getar saraf dapat digunakan untuk membongkar pengapuran, membongkar sumbatan kelenjar keringat, dan membuang energi negatif.
Gerakan senam ergonomik yang digabung dengan teknik pijat getar saraf akan menjadi kombinasi teknik kesehatan mandiri yang sangat bagus karena merupakan teknik pencegahan, perawatan, dan peningkatan kesehatan.
Beberapa tombol untuk memperbaiki keperkasaan, menurut A.M. ISRAN, BSC, MBA, PhD, banyak terdapat di bagian paha bagian dalam, pangkal lutut, dan lutut bagian dalam, cekungan antara betis dan tulang kering, pinggir mata kaki bawah atas tumit, pinggir telapak kaki lewat atas cekungan terus ke jempol kaki. Pengetahuan ini berguna untuk mengobati sakit gula, hernia, prostat, dan memperbaiki keperkasaan. Jadi tidak perlu makan obat kuat atau Viagra segala yang bisa membuat orang kejang jantung. Keperkasaan dapat dioptimalkan kalau mau memanfaatkan teknik pijat getar saraf dengan cara menekankan tumit sekeras mungkin pada titik-titik saraf keperkasaan mulai dari pangkal paha terus ke pangkal lutut, terus digegser sambil ditekan sampai ke jempol kaki. Dalam melakukan tekanan, cari bagian atau titik yang linu, tekan dan geser sedikit pelan-pelan sampai tidak linu lagi. Dijamin perabot akan keras seperti kayu. Untuk meningkatkan daya tahan waktu bersenggama, dengan melakukan duduk simpuh perkasa, dengan menekankan pangkal siku ke pangkal paha atas dan digeser ke arah lutut sangat efektif, di samping untuk menghindari pengapuran yang menyebabkan cairan pelumas lutut menjadi kering.
Pedoman pijat Balita. Pada dasarnya balita sarafnya masih sangat lentur, namun umumnya terdapat banyak benjolan kista pada saluran memori,bagian leher, pangkal leher. Kista ini jika nantinya mengeras nyaris seperti tulang akan sangat berbahaya apalagi bila menyaluti saraf motorik, saraf paru-paru, kelenjar thyroid, akan mengakibatkan sakit asma, leher kaku, kecerdasan berkurang, gampang lupa, kepala panas, bahkan sering marah-marah seperti pada anak autis.
Kista ini juga dapat terjadi di pangkal dalam ketiak, sehingga mengganggu motorik nadi ketiak. Balita akan gampang sakit flu, pilek, panas. Bila ada saraf yang memerlukan pijatan yang agak keras pada pangkal leher, dalam ketiak, lutut dalam, pangkal tangan, lakukan secepatnya. Biarkan balita teriak, sambil menangis. Ini berguna untuk membuka klep suara, saraf bicara yang kaku, membuka rongga dada sehingga paru-parunya dapat mengembang optimal, motorik dan sistem keringatnya akan berfungsi normal pula. —adv./swa

Dikutip dari : www.cybertokoh.com

Saat ini dikenal berbagai macam teknik pijat. Satu metode baru yang bisa disebut adalah jaripuntur gravitaso. Diyakini mampu mengatasi organ tubuh yang bengkak dan meningkatkan sel darah merah.

Pijat adalah metode pengobatan yang mudah lagi murah, hanya butuh dua tangan untuk mengatasi gangguan penyakit. Leo Talar Salim (74), memperkenalkan metode pijat jaripuntur gravitasi (JP) yang memanfaatkan unsur bioelectric dan bioheat di tubuh manusia.

Bila kita sudah mempunyai kekuatan tenaga dalam, metode ini dapat mengonversinya menjadi energi penyembuhan. Metode ini dapat pula mengisi ulang tenaga dalam diri sendiri.
Sebaliknya, bila Anda belum memilikinya, metode ini mampu membangkitkan tenaga dalam yang tidur. Pada akhirnya tenaga dalam ini dapat digunakan untuk penyembuhan atau memelihara kesehatan.

Secara khusus, JP membantu membangunkan sel-sel yang tidur, meningkatkan sel darah merah, mengurangi efek pembiusan pasca operasi, memberikan pencapaian gelombang alfa, mengempiskan organ yang bengkak, menormalkan kelumpuhan saraf, serta meredakan cedera olahraga.

Bila boleh membandingkan, JP adalah pengganti terapi tusuk jarum plus. Metode ini menggunakan 10 jari tangan untuk menyentuh dan mengoprek (manipulasi) titik-titik akupuntur, ditambah menyalurkan tenaga kembar (bioelectric dan bioheat) yang terpancar lewat telapak tangan ke bagian tubuh yang sakit.

“Sentuhan dan oprekan dalam metode ini ditujukan untuk otot, urat, dan tulang yang bermasalah, pada garis lintasan gravitasi tubuh atau center of gravity,” ujar Leo.

Gravitasi tubuh adalah titik pusat berat tubuh yang berpindah-pindah sesuai dengan posisi tubuh. Umpamanya, saat Anda berdiri tegak, garis gravitasinya adalah tegak lurus membelah tubuh menjadi dua, kiri dan kanan. Jika sedang membonceng sepeda motor, garis gravitasi tegak lurus 90 derajat, tidak ikut gravitasi tubuh.

Menurutnya, tubuh sehat adalah tubuh yang mempunyai daya apung atau antigaya tarik bumi. Kemampuan mengentengkan tubuh (daya apung), dapat diperoleh bila tubuh telah menghasilkan tenaga kembar.

“Tubuh punya tujuh segmen yang berfungsi mengentengkan tubuh untuk melawan gaya tarik bumi atau g-force. Tujuh segmen itu terdiri atas lima titik, satu di leher, dua di tangan, dan dua di kaki, disebut juga penggerak dinamik, yang menghasilkan energi ekstrinsik. Ada lagi dua segmen penggerak statis, yang menghasilkan energi intrinsik,” paparnya.

Ketujuh segmen itu harus segar agar dapat memproduksi energi dalam satu kesatuan 7 x g-force. Tujuannya untuk menetralkan g-force, sehingga tubuh mampu meloncat, berjalan, berlari. Dalam terapi jaripuntur gravitasi, sentuhan (S) dan oprekan (0) ringan jari maupun telapak tangan pada otot-otot segmen dan organ tubuh secara benar, menghasilkan tenaga penolak g-force. S dan 0 pada terapi ini juga merupakan garis gravitasi tubuh, yang jika dihubungkan membentuk lingkaran angka delapan. Pusat simpulnya ada di pinggang dan titik pusar.

“Saat menerapi, S dan 0 selalu di pusat lingkaran, pada arah serabut otot dan persilangan tulang. Di daerah perut, S dan 0 gerak putarannya searah jarum jam,” ujarnya.,

Bosan Dokter

Ketika S dan 0 menyasar tubuh, akan terasa hawa hangat. Demikian yang GHS rasakan saat tangan Leo menyentuh wilayah perut. Saat itu tenaga kembar mulai tersalur di tubuh GHS. Selanjutnya, ketika GHS menggerak-gerakkan kedua telapak tangan yang saling berhadapan, terasa ada aliran medan magnet yang tarik menarik.

Kata Leo, pasien yang datang adalah mereka yang sudah bosan berobat ke dokter. Selain serangkaian tanya jawab, di awal terapi Leo mendiagnosis penyakit dengan menyentuhkan jari tangannya ke jari-jari kaki pasien. Setiap jari kaki disentuh sesuai jari tangannya, semisall ibu jari kaki disentuh dengan jempol tangannya, kelingking kaki dengan kelingking tangannya.

Dalam hitungan detik, hasilnya sudah dapat diketahui. “Reaksinya ada di tangan. Bila tangan dingin dan bergetar, berarti ada kelainan di organ tubuh. Gangguannya terwakili pada titik akupuntur dan refleksi di kaki. Sebaliknya, jika tangan hangat, berarti pasien tak mengalami gangguan,” paparnya.

Selanjutnya, dari ujung jari kaki, tangan Leo terus menyasar. ke daerah kaki, tangan, perut, dan leher. Seolah-olah tangannya mempunyai mata yang bergerak mencari pusat penyakit. Bila ditemukan, ia menekan titik tersebut lebih lama hingga tercipta hawa hangat.

Leo tak perlu menggunakan mesin TDP atau pemanas moksa dalam terapi akupuntur, karena tenaga kembar keluar sebagai man to man charge atara dirinya dengan pasien. Leo menganjurkan pasien datang seminggu 2-3 kali, hingga 6 kali terapi.

Leo juga mengajarkan pasien cara membangkitkan tenaga kembarnya sendiri, yakni dengan melakukan pernapasan dada. Gerakannya cukup sederhana, yakni mengulum air saat mandi sambil menarik dan membuang napas lewat hidung.

Leo yakin, gerakan ini mampu menghadirkan dan melancarkan energi vital di tubuh (chi), yang memengaruhi kesehatan. Ketika aliran ini terhambat atau berkurang, Anda akan sakit. Bila sebaliknya, Anda pun sehat.

Saat mengulum air, sebisa mungkin air ditahan atau baru dibuang hingga proses mandi selesai. Cara lain, dengan teknik menggeliat. Gerakannya sama dengan mengulum, hanya ditambah tambah dengan menggerakkan badan ke kiri dan ke kanan.

“Teknik ini bisa untuk penyembuhan diri sendiri. Caranya, lakukan gerakan berlawanan dengan daerah yang saki. Bila tubuh bagian kanan kram, lakukan teknik menggeliat dengan menggerakkan badan ke arah kiri. Saat itu badan harus tegak,” sebutnya.

Lama latihan pernapasan dada dengan mengulum maupun menggeliat, tergantung kesanggupan, semakin lama semakin baik. Bila badan sudah hangat, sebaiknya proses mengulum maupun menggeliat segera dihentikan. Sebab, jika dibiarkan, akan terjadi kelebihan energi dalam tubuh.

Katanya lagi, dengan sesering mungkin melakukan gerakan mengulum dan menggeliat, tubuh akan terasa lebih’rileks.

Sumber: Senior

Mata indah belum tentu sehat. Lalu, bagaimana agar mata sehat lagi indah? Salah satunya dengan penekanan secara intensif beberapa titik tubuh yang berhubungan dengan saraf mata.

Filosofi pengobatan tradisional Cina menyatakan, suasana hati dapat mengendalikan fungsi mata. Sebaliknya, suasana hati yang sedang tidak baik dapat menyebabkan gangguan pada mata.

Menurut Iskandar AIi, praktisi pijat telinga dan mata, bila Anda terus memikirkan gangguan mata tetapi kesembuhan tak kunjung datang, Anda pasti akan bertambah sedih. Kesedihan itu tentu bakal memperkeruh suasana hati. Akibatnya, gangguan pada mata akan bertambah parah.

Dijelaskan Iskandar, gangguan mata bisa terjadi bila seseorang memiliki penyakit pemicunya. Sebut saja diabetes melitus, kolesterol tinggi, asam urat, gangguan fungsi lever, lambung, ginjal, serta gangguan psikologis.

Salah satu gangguan di atas pernah dialami Iskandar sendiri pada tahun 2000. Ia menderita penyakit kencing manis yang menyebabkan gangguan mata minus. Akupunturis yang berpraktik di Klinik Gaya Hidup Sehat ini lalu memeriksakan diri ke dokter. Ketika itu ia hanya diberi vitamin mata.

Namun, setelah beberapa kali perawatan, matanya tidak juga menunjukkan tanda-tanda perbaikan. “Saya pun bertanyatanya, apakah mata minus tak bisa disembuhkan?” katanya.

Kenyataannya, setelah rutin menjalani pemijatan di daerah mata serta minum ramuan herbal, mata Iskandar bisa kembali normal. la pun tak lagi menggunakan kacamata.

“Pengalaman itu lalu saya coba bagikan kepada pasien yang mengalami gangguan mata. Puji Tuhan, lewat pijat dan ramuan herbal, banyak pasien yang sembuh dari gangguan katarak, glaukoma, kebutaan akibat DM, hingga gangguan pada retina, juga mata minus dan berair,” tuturnya.

Ramuan Pegagan
Pengalaman lain dituturkan Sunyoto, warga Harapan Indah, Bekasi. la menderita mata minus sejak kanak-kanak. la pernah ditertawakan pegawai apotek, saat bertanya obat untuk mata minus. Sunyoto bare menyadari bahwa pengobatan medis belum mampu menghilangkan gangguan mata minus maupun plus.

Beruntung, ia bertemu dengan Iskandar Ali saat jalanjalan di Gajah Mada Plaza, Juni 2003 silam. Kebetulan Iskandar sedang pameran di gedung itu. Sunyoto dipijat dan diberi ramuan pegagan, daun sendok, mengkudu, dan temulawak dalam bentuk kapsul. Alhasil, mata minus 13-nya berkurang, kini tinggal minus 2.

Selain mengonsumsi obatobatan, pengobatan mata secara holistik dapat dilakukan dengan pemijatan di wilayah saraf mata, yakni di tangan, kaki, wajah, dan telinga. Pijatan itu bertujuan memperlancar aliran darah, mengendurkan saraf mata yang tegang, menyegarkan perasaan yang penat, dan membantu membuka sumbatan-sumbatan pada saraf mata.

Kata Iskandar lagi, sebelum melakukan pemijatan, ia selalu mendeteksi jenis penyakit mata lewat wajah dan telinga, serta riwayat penyakit pasien. Riwayat penyakit diperlukan untuk menyembuhkan penyakit pemicunya terlebih dahulu. Alasannya, penyakit itu adalah pangkal dari gangguan mata.

Jenis penyakit pemicu gangguan mata, katanya, antara lain DM, kolesterol tinggi, dan gangguan ginjal. Hendra Priantono

PEMIJATAN DI WILAYAH MATA ATAU WAJAH

Selain menyembuhkan gangguan mata, pemijatan di wilayah mata atau wajah bisa membantu meredakan gangguan kesehatan lainnya.

1. Untuk memperbaiki kerja lambung
Pemijatan dilakukan dengan cara mengurut wajah (di bawah mata) ke arah luar.

2. Untuk memperbaiki kerja ginjal
Pemijatan dilakukan dengan cara mengurut wajah (di bawah mata) ke arah luar.

3. Untuk memperbaiki kerja hati
Pemijatan dilakukan dengan cara menekan-nekan hidung bagian atas.

4. Untuk gangguan glukoma
Pemijatan dilakukan dari titik yang bersangkutan ke arah samping pelipis. Lama pemijatan 5 menit.

5. Untuk gangguan mata minus atau plus
a. Pemijatan dilakukan mengikuti arah anak panah. Lama pemijatan 5 menit.
b. Pemijatan dilakukan dengan cara menekan-nekan bagian mata. Lama pemijatan 5 menit.
c. Pemijatan dilakukan dengan cara mengepalkan tangan, kemudian mengurut bagian mata sesuai anak panah. Lama pemijatan 5 menit.

6. Untuk menurunkan kelopak mata
Pemijatan dilakukan dengan cara meletakkan permukaan telapak ibu jari di dekat hidung dan menekan titik tersebut dengan ujung ibu jari selama 3-4 menit.

7. Untuk gangguan mata katarak
Titik 3 dan 4 dicubit dan ditarik-tarik ke atas.
Lakukan sebanyak 20 kali. Titik 1,2,5 dan 6 ditekan atau dipijat sebanyak 30 kali.

Sumber: Senior

Halaman Berikutnya »