terapi pijat


Keberhasilannya juga Bergantung pada Pasien

pijat pelangsingan

pijat pelangsingan

Ada terapi pijat di Poliklinik Obat Tradisional Indonesia (OTI) RSU dr Soetomo. Mulai pijat relaksasi sampai mengatasi pegal-pegal. Termasuk, pijat untuk melangsingkan tubuh. Hanya, tak banyak pasien yang melangsingkan tubuh di situ.

MAWAR ASTARI

RUANG tunggu Poli OTI RSU dr Soetomo tampak ramai. Tapi, mereka bukan pasien yang ingin terapi alternatif, melainkan berobat ke Onkologi. Poli OTI memang berdekatan dengan Onkologi.

Pasien Poli OTI relatif lebih sedikit dibanding Onkologi. Dalam sehari hanya ada 5–15 pasien. Berbagai pengobatan alternatif bisa dilakukan di poli tersebut. Mulai penyakit dalam sampai facial. ”Di Poli ini juga melayani terapi pijat. Untuk relaksasi atau pijat seluruh tubuh,” kata Yuni Nuryati, terapis pijat di Poli OTI.

Selain itu, ada juga pijat pelangsingan. ”Pijat sekarang bukan hanya berfungsi untuk relaksasi menghilangkan capai, tapi juga untuk mengobati penyakit dan memperbaiki penampilan,” papar wanita 30 tahun itu.

Pijat pelangsingan bisa dinikmati semua umur. ”Yang sering ya remaja sampai dewasa,” jelas wanita berkulit sawo matang itu. ”Paling banyak ibu-ibu berusia 30 tahun ke atas,” lanjutnya. Namun, tak banyak pasien yang menjalani pijat pelangsingan di situ. Sehari rata-rata hanya satu pasien.

Pemijatan biasanya berlangsung sekitar satu jam. ”Kalau ingin mendapatkan hasil maksimal, pemijatan harus diulang beberapa kali,” kata wanita bertubuh mungil itu. Idealnya, pijat pelangsingan dilakukan dalam satu paket, yang terdiri atas enam kali pijat. ”Pasien tak perlu setiap hari berkunjung, cukup dua kali satu minggu,” kata Yuni.

Hasilnya, sambung Yuni, baru tampak setelah enam kali pijat. Bagian yang berlemak bisa berkurang tiga hingga sepuluh sentimeter. Tapi, pengurangan lemak tersebut tidak didapat hanya dengan pijat. ”Diet dan olahraga tidak boleh ditinggalkan,” ujar Yuni. Misalnya, treadmill, jalan, berenang, atau yoga.

Jika ada pasien yang tidak mengalami perubahan, biasanya ada sesuatu yang dilanggar. Misalnya, tidak rajin olahraga, atau makan semaunya. ”Pernah ada pasien yang tidak bisa menjaga pola makan. Katanya banyak kondangan,” tuturnya sambil tersenyum.

Minuman ringan, goreng-gorengan, makanan yang banyak mengandung gula dan lemak harus dihindari. ”Itu kalau mau berhasil,” tegasnya. Pasien yang melakukan terapi pijat, memang harus menjalani berbagai saran yang diberikan. Termasuk diet dan olahraga tadi.

Selain dipijat, pasien juga mendapat obat-obatan tradisional, semisal daun jati Belanda. Daun itu dipercaya dapat menggelontor lemak. ”Minumnya tiga kali sehari selama kurang lebih tiga minggu selama pemijatan,” tuturnya.

Setelah dipijat, pasien akan sering ingin buang air kecil dan buang air besar (BAB). ”Bahkan waktu pijat masih separuh jalan ada yang sudah kebelet. Tapi kebanyakan ditahan,” katanya. Kotoran yang keluar setelah dipijat, tutur Yuni, biasanya lebih lembek. ”Itu bukan hanya karena pemijatan, bisa juga karena efek daun jati Belanda,” jelasnya.

Pasien yang mengambil satu paket, lanjut Yuni, jika dilakukan secara rutin bisa mengurangi lemak tubuh 3–10 cm. Pengurangan bisa bertambah jika pasien mengambil paket pemijatan lagi. ”Paling gemuk yang pernah saya tangani bobotnya 80 kg,” katanya.

Setelah tiga minggu, bobotnya turun jadi 77 kg. Tiap bagian tubuh mengalami penyusutan berbeda. ”Di perut bisa 5-10 cm, lengan dan kaki bisa 1-3 cm,” tuturnya. ”Pemijatan ini memang ditujukan untuk mengurangi lingkar lemak di lengan, perut dan paha,” lanjut wanita yang tinggal di Kapasan Lor itu.

Pemijatan itu, katanya, bukan untuk menurunkan berat badan. Tapi, ”Lebih membentuk badan inti,” ujar Yuni. Yang dikurangi hanya lemak di tempat tertentu. Hanya, secara tidak langsung hilangnya lemak itu akan menurunkan berat badan.

Yuni bergabung Poli OTI sejak 2003. Sebelumnya, dia menempuh kursus khusus mengenai akupresser dan aromaterapi. ”Beberapa pengajarnya dari Unair,” kata penghobi makan itu. Antara lain, drh RTS Adi Cara dan Dr Mangestuti Agil MS Apt. Sebelum jadi terapis pijat, Yuni menjalani training di Poli OTI.

Sampai saat ini hanya dia sendiri terapis pijat khusus pelangsingan di OTI. Untuk mengantisipasi membeludaknya pasien, setiap pasien harus membuat janji dulu. ”Karena itu, tidak pernah terjadi pasien bentrok pada waktu yang sama,” kata ibu satu anak itu.

Namun, karena pasien pelangsingan sekarang masih sepi, jika tiba-tiba ada pasien yang dating, ya tetap dilayani. ”Kan sepi, jadi tidak masalah,” kata Yuni.

Pemijatan di OTI itu menggunakan minyak tertentu yang dioleskan pada kulit. Minyak itu membuat lemak terbakar saat dipijat. ”Mekanisme obat memang bekerja dengan cara itu,” kata dr H.Arijanto Jonosewojo SpPD, kepala Poli OTI. ”Obat kan bisa bekerja dengan cara macam-macam. Kalau ini dengan cara dimasukkan lewat kulit,” lanjutnya.

Diakui, sumber daya di Poli OTI sangat terbatas. Dia berencana menambah tenaga, khususnys bidang terapi. ”Sudah ada yang mendaftar dari lulusan D3 Batra (pengobatan tradisional, Red.) FK Unair. Kemungkinan terapi akan bertambah dua orang lagi,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, ada penafsiran yang kurang tepat mengenai pengobatan alternatif di masyarakat. Banyak yang memandang alternatif itu tidak baik. Sesungguhnya pengobatan alternatif itu ya merupakan bagian dari pengobatan. Alternatif terbagi dua, tradisional dan modern. ”Alternatif modern itu contohnya hiperbarik,” katanya. RSU dr Soetomo mendapat kepercayaan menjalankan pengobatan komplementer-alternatif itu. ”SK-nya keluar tahun 2006,” kata Arijanto. (cfu)

Sumber : www.jawapos.co.id

pijat muka

pijat muka

Berikut adalah beberapa tips diadaptasi dari American Association Terapi Pijat untuk membantu Anda menikmati pijat.

* Jadilah reseptif. Jangan makan tepat sebelum sesi pijat.

* Jadilah tepat waktu. Jika Anda tiba di sebuah hiruk-pikuk, bergegas negara, itu akan memakan waktu lebih lama untuk bersantai.

* Jika Anda tidak ingin menghapus semua pakaian Anda, membicarakannya dengan terapis. Pakailah apa yang anda akan merasa nyaman dalam yang akan memungkinkan para terapis untuk bekerja di area tubuh Anda yang membutuhkannya.

* Komunikasi yang baik sangat penting. Sebelum sesi, memberikan informasi kesehatan yang akurat dan membiarkan terapis pijat tahu apa yang Anda inginkan dari pijat. Selama sesi pijat, Bicaralah jika Anda memiliki umpan balik pada jumlah tekanan, kecepatan gerakan, suhu kamar, volume musik, atau pencahayaan.

* Beberapa orang suka bicara selama sesi pijat, sementara yang lain tetap diam. Pada umumnya Anda harus melakukan apapun yang Anda merasa seperti, dan pijat terapis akan mengikuti memimpin Anda.

* Pernapasan membantu memfasilitasi relaksasi. Orang sering berhenti bernapas ketika mereka merasa cemas atau area yang sensitif dipijat. Jika Anda menyadari hal ini terjadi, ingatkan diri Anda untuk napas.

* Cobalah untuk tidak mengetatkan selama pijat. Biarkan ahli terapi pijat Anda tahu jika hal ini terjadi. Mereka mungkin perlu menyesuaikan teknik pijat yang digunakan. Mereka mungkin juga dapat membantu Anda rileks daerah yang terkena.

* Jika Anda menemukan pikiran anda berlomba-lomba selama pijat, salah satu cara untuk lebih “tubuh-berpusat” dan untuk menenangkan pikiran adalah mengikuti tangan terapis pijat dan berfokus pada bagaimana sentuhan terasa.

* Jika sesuatu terjadi selama pijatan yang tampaknya tidak Anda sukai atau yang tidak benar, Anda memiliki hak untuk meminta terapis pijat untuk berhenti. Jika perlu, Anda juga memiliki hak untuk mengakhiri sesi.

* Jika Anda pusing atau cahaya headed setelah pijat, jangan turun dari meja terlalu cepat.

* Minum air tambahan setelah pijat.

* Biarkan selama beberapa terbuka, waktu tenang setelah sesi pijat Anda jika mungkin. Kadang-kadang orang perlu sedikit waktu untuk mengintegrasikan atau menyerap hasil sesi pijat atau kebutuhan beberapa “re-entry” waktu.

Ingat, pijat memiliki keuntungan terbesar dari waktu ke waktu.Efek terapi pijat bersifat kumulatif, sehingga lebih sering seseorang mendapat pijat, semakin baik ia akan merasakan dan yang lebih cepat satu tubuh akan merespon. Jika Anda memperoleh alamat pijat ketegangan otot kronis atau pemulihan dari cedera jaringan lunak, lebih dari satu sesi biasanya diperlukan, jadi bersiaplah untuk menjadwalkan beberapa sesi.

terapi pijat

terapi pijat

ANDA pasti sudah sering mendengar terapi pijat. Atau, Anda sendiri mungkin telah mencobanya, baik memijat diri sendiri ataupun dengan bantuan terapis. Pijat telah lama diyakini bermanfaat bagi kesehatan. Anda bisa menikmati manfaat pijat mulai dari meredakan stres hingga mempercepat waktu pemulihan setelah sakit.

Dengan kehidupan serba sibuk dan tekanan yang harus dihadapi setiap harinya, tentunya Anda perlu cara untuk meredakan stres. Terapi pijat bisa menjadi pilihan Anda.

Berdasarkan studi ilimiah, seperti yang dikutip oleh massageenvy.com, terapi pijat bisa meningkatkan fungsi sistem kekebalan tubuh, mengurangi tingkat stres, dan mempersingkat jangka waktu dirawat akibat penyakit tertentu termasuk:

  • Alergi
  • Depresi dan cemas
  • Arthritis
  • Sindrom Carpal Tunnel
  • Asma dan bronkitis
  • Masalah pernapasan
  • Insomnia
  • Cedera saat olahraga
  • Fibromyalgia dan kelelahan kronis

Maih ada banyak lagi manfaat terapi pijat. Berikut adalah beberapa manfaat pijat secara umum:

Meredakan stres

Manajemen stres merupakan kunci utama untuk menjalankan gaya hidup sehat. Dan terapi pijat telah terbukti sebagai salah satu cara paling efektif untuk meredakan stres. Studi-studi telah menemukan, terapi pijat meningkatkan sistem kekebalan tubuh. Hal ini sekaligus juga akan meredakan stres. Pijat juga bisa meningkatkan energi, mengurangi rasa sakit, serta meningkatkan performa fisik dan mental.

Stres reda juga akan membawa manfaat lain seperti:

  • Menurunkan detak jantung
  • Menurunkan  tekana darah
  • Merilekskan otot-otot
  • Meningkatkan kadar hormon endorphin, hormon yang membuat pikiran tenang dan nyaman


Relaksasi

Segala kesibukan kita bisa menegangkan fisik dan mental. Karena itu, membiarkan tubuh tenang dan rileks menjadi kebutuhan yang sangat penting. Terapi pijat, bisa membantu kita untuk rileks. Pijat bisa membuat mental kita tenang, serta mendorong lahirnya pikiran-pikiran kreatif.

Selain itu, melalui pijat, kita juga akan lebih menyadari tingkat stres kita sehari-hari. Kenyamanan ini membuat kita sadar bagaimana rasa rileks yang sebenarnya. Dengan begitu, kita akan selalu berusaha menenangkan diri sebelum mengalami stres kronis.

Dengan rileks, Anda akan memperleh manfaat lain speerti:

  • Perbaikan kondisi mental
  • Lebih bisa mengatasi tekanan
  • Sikap yang lebih positif
  • Mendorong kreativitas

Memperlancar fungsi sirkulasi

Dalam jangka panjang, terapi pijat berfungsi untuk memperlancar aliran darah. Tekanan pijat bisa menggerakkan darah melalui area yang tersumbat. Pelepasan ini membuat darah baru mengalir ke dalam. Tekanan dan tarikan pada saat memijat juga bisa melepaskan asam laktat dai otot-otot dan meningkatkan aliran cairan limfe yang membawa sampah-sampah sisa metabolime dari otot-otot dan organ dalam. Hasilnya, tekanan darah akan turun dan fungsi tubuh semakin membaik.

Sirkulasi yang lancara akan:

  • memperlancar aliran darah
  • memindahkan sampah metabolisme dari otot dan organ dalam
  • Menurunkan tekanan darah
  • Meningkatkan fungsi tubuh

Menurunkan tekanan  darah

Salah satu cara terbaik untuk menurunkan tekanan darah adalah dengan terapi pijat. Sejumlah studi telah menunjukkan kalau terapi pijat yang dilakukan secara teratur bisa menurunkan tekanan darah sistolik dan diastolik, menurunkan kadar hormon stres cortisol, menurunkan sumber-sumber depresi dan kecemasan.

Keuntungan tekanan darah rendah:

  • Tingkat depresi dan kecemasan lebih rendah
  • Hormon stres akan terkontrol
  • Menurunkan risiko serangan jantung, gagal ginjal atau stroke

Menghilangkan rasa sakit

Anda ingin menghilangkan rasa sakit dengan cara alami? Terapi pijat merupakan jawabannya. Anda tidak perlu menggunkan obat-obatan pereda rasa sakit. Pijat bisa menyegarkan dan meremajakan pikiran. Selain itu, juga memperbaiki persendian dan meningkatkan aliran darah dan nutrisi ke otot-otot dan jaringan lainnya.

Pijat bisa mengatasi migrain dan sakit kepala akibat ketegangan dengan dua cara. Pertama, pijat membantu tubuh mempertahankan relaksasi dalam tahap yang optimal dan menurunkan stres. Cara ini bisa mengurangi frekuensi serangan migrain dan meredakan ketegangan. Kedua, pijat juga bisa meredakan tekanan selama mengalami migrain. Anda bisa mengurangi rasa sakit dengan melakukan pijatan di daerah leher, kepala, dan bahu.


Mempercepat pemulihan setelah sakit

Pemulihan setelah mengalami cedera bisa menjadi masa-masa yang melelahkan. Terapi pijat bisa berperan penting sebagai suplemen terhadap pengobatan standar. Dengan meningkatkan sirkulasi dan merilekskan otot-otot, pijat membantu tubuh memompa lebih banyak oksigen dan nutrisi ke jaringan dan organ-organ vital. Hal ini akan membuat area yang cidera lebih fleksibel dan mempercepat proses pemulihan.

Sumber : www.mediaindonesia.com

pijat shiatsu

pijat shiatsu

PIJAT merupakan salah satu terapi yang bisa membantu Anda meredakan stres. Pijat bisa merelakskan otot-otot yang tegang sehingga membuat Anda lebih nyaman. Pijat terdiri atas beberapa jenis dengan teknik dan variasi paduan yang agak berbeda sesuai dengan kebutuhan. Untuk membantu Anda menentukan pilihan yang sesuai dengan kondisi dan kebutuhan Anda, berikut 5 jenis pijat yang paling populer dan mungkin saja bisa menjadi pilihan awal yang tepat bagi Anda.

1) Swedish Massage Therapy

Ini merupakan jenis pijat yang digemari karena sangat lembut dan merelakskan. Jika Anda belum pernah melakukan pijat sebelumnya, ini merupakan tipe yang tepat untuk tahap awal. Dalam prakteknya, terapis akan menggunakan teknik seperti menekan, meremas dan membuat gerakan melingkar pada lapisan permukaan luar otot dengan menggunakan lotion atau minyak.

2. Aromatherapy Massage

Dalam terapi pijat ini, terapis akan menggunakan minyak wangi yang diambil dari ekstrak tumbuhan. Jenis minyak yang digunakan bergantung pada tujuan tertentu misalnya untuk merelakskan, mengurangi stres, menyeimbangkan energi tubuh atau tujuan lainnya. Salah satu jenis minyak yang paling sering digunakan adalah lavender.

Aromatherapy massage
khususnya paling tepat untuk kondisi yang berkaitan dengan stres atau gangguan emosi lainnya. Jadi, jika Anda merasa tertekan dengan segala rutinitas sehari-hari, jenis pijat satu ini bisa menjadi pilihan Anda.

3. Hot Stone Massage

Dalam pijat ini, terapis akan menempatkan batu halus yang telah dipanaskan di poin-poin tertentu di badan. Hal ini bertujuan untuk melenturkan otot-otot yang tegang dan menyeimbangkan pusat energi di dalam tubuh. Terapis juga bisa menekan dan menahan batu di area tertentu. Kehangatan dari batu juga akan membuat Anda merasa nyaman. Jenis terapi pijat satu ini sangat cocok bagi Anda yang menderita tegang otot tapi lebih menyukai pijat ringan.

4. Deep Tissue Massage

Pijat ini fokus pada lapisan otot bagian dalam dan jaringan penghubung. Terapis akan melakukan teknik tekan yang lebih lambat di sepanjang otot-otot yang menegang. Jenis pijat ini cocok bagi Anda yang menderita tegang otot kronis dan sakit otot. Setelah pijat, biasanya pasien masih merasakan sedikit sakit hingga 2 hari berikutnya.

5. Shiatsu

Dalam jenis pijat yang berasal dari Jepang ini, terapis akan menekan titik akupunktur di tubuh dengan menggunakan jari. Tekanan di setiap titik akan ditahan selama 2-8 detik untuk memperbaiki aliran energi dan membantu menyeimbangkan tubuh. Jenis pijat ini menggunakan teknik tekan yang cukup kencang tapi sangat merelakskan dan biasanya tanpa meninggalkan rasa sakit atau nyeri setelahnya.

Sumber : mediaindonesia.com

pijat sehat di kaki

pijat sehat di kaki

Pijat sudah dilakukan selama ribuan tahun. sekarang, jika anda ingin dipijat, Anda bisa memilih dari 80 jenis terapi pijat yang meliputi tekanan, gerakan, dan teknik yang bervariasi. Pijat ini ada yang dilakukan dengan menggunakan jari, siku, dan kaki.

Berdasarkan hasil survey Asosiasi Terapi Pijat Amerika tahun 2007, hampir seperempat warga dewasa Amerika melakukan paling sedikit sekali pijat pada tahun sebelumnya. Mereka memiliki banyak alasan untuk melakukan pijat tersebut.

Semakin banyak yang merasakan keuntungan dari pijat, terutama para generasi muda. Mereka bisa memilih jenis pijatan yang diinginkan untuk menyembuhkan penyakit tertentu atau sekedar untuk menjaga kesehatan badan.

Mana Yang Terbaik? Anda mungkin sudah menyadari bahwa jenis pijat yang populer berbeda dari waktu ke waktu. Hal ini mungkin akan membuat Anda bingung. Namun, yang lebih penting lagi adalah dengan memastikan, apakah jenis pijat yang terbaru dapat menyembuhkan Anda dari penyakit.

Sebelum memastikan pijatan mana yang terbaik untuk Anda. Putuskan dulu apa tujuan Anda melakukan pijat, apakah hanya untuk relaksasi atau untuk mengontrol stress. Untuk itu, sebelum melakukan pijat, beritahukan kepada pemijat tujuan dan jenis pijatan yang cocok untuk Anda.

Berikut adalah jenis pijatan yang lebih populer, empat jenis pertama adalah jenis pijat yang terpopuler.

Swedish Massage : Pijatan jenis ini adalah yang paling umum digunakan. Jenis ini bisa melenturkan otot-otot yang tegang sehingga cocok untuk relaksasi sekaligus menguatkan. Ini juga bisa membantu pemulihan setelah kecelakaan atau luka.

Deep Tissue Massage : Jenis ini paling baik untuk mengatasi rasa sakit tertentu atau kejang pada bagian tubuh tertentu.

Sports Massage : Jenis ini dikembangkan dengan sistem otot untuk digunakan pada jenis olahraga tertentu. Jenis ini mengembangkan teknik untuk membantu para atlet selama latihan, sebelum, sedang, dan pada saat mengikuti pertandingan.

Chair Massage : Pijatan ini dilakukan dengan Anda duduk berpakaian lengkap di atas kursi yang didesain khusus dan mudah di bawa. Mereka biasanya memijat leher, pundak, punggung, lengan, dan tangan Anda.

Thai Massage : Para ahli terapi menggunakan badannya untuk memindahkan pasien ke berbagai posisi.

Hot Stone Massage : Pada Jenis ini, para ahli terapi meletakkan batu yang telah dihangatkan di bagian tertentu tubuh pasien. Batu ini bisa digunakan sebagai alat pijat atau hanya di letakkan di bagian tubuh tertentu. Jenis pijatan ini bisa digunnakan dengan jenis lainnya dan akan membuat klien rileks karena memindahkan panas ke dalam tubuh.

Refleksology Massage : Refleksologi menggunakan teknik tangan, jempol, dan kaki untuk menstimulasi bagian tertentu pada kaki. Bagian ini dipercaya terhubung dengan bagian-bagian tubuh lainnya.

Pregnancy Massage : Selama masa kehamilan, tubuh anda mengalami perubahan-perubahan besar. Pijatan ini bisa membantu perubahan tersebut dengan mengurangi stress dan mengurangi ketegangan otot. Jenis ini khususnya membantu pada saat fasilitas penanganan medis terbatas.

Keuntungan Pijat dari Segi Kesehatan

Banyak pijatan yang berfungsi lebih dari sekadar relaksasi. Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa ditangani dengan pijatan.

Sakit Punggung : Lebih dari satu studi telah menunjukkan keefektifan terapi pijat untuk mengatasi sakit punggung. Satu studi tahun 2003 menunjukkan bahwa pijat bekerja lebih baik dari akupuntur. Terapi ini mengurangi 36% penggunaan obat penghilang rasa sakit.

Sakit Kepala : Sakit kepala juga merespon terapi pijat, sebagaimana ditunjukkan oleh lebih dari satu studi. Terapi ini bisa mengurangi frekuensi sakit kepala sebelah dan mengurangi masalah susah tidur.

Osteoarthritis : Pada uji klinis pertama untuk melihat keefektifan pijat jenis Swedia untuk mengatasi osteoarthritis pada lutut, pasien yang melakukan pijatan selama satu jam, sekali atau dua kali seminggu mengalami kemajuan dalam pengurangan rasa sakit, kekakuan, dan peningkatan fungsi tubuh.

Kanker : Digunakan sebagai pengobatan tradisional tambahan. Terapi pijat membuat rileks, mengurangi gejala kanker atau efek samping dari pengobatan. Terapi ini juga bisa mengurangi rasa sakit, depresi dan meningkatkan imunitas tubuh.

Kecemasan : Berdasarkan lebih dari 12 studi menunjukkan bahwa terapi pijat dapat membantu mengurangi depresi dan kecemasan. Terapi ini menurunkan level cortisol sampai 50% dan meningkatkan levelneutrotransmitter yang membantu mengurangi depresi.

Sumber : mediaindonesia.com

Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, pemijatan bayi tak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada cara dan rambu-rambu yang mesti diperhatikan. Berikut adalah cara atau pedoman pemijatan pada bayi.

* Pijatan di wajah untuk melemaskan otot wajah.
Tekan jari-jari pada kening bayi, pelipis, dan pipi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit daerah di atas alis. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung ke arah pipi bayi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit sekitar mulut, tarik hingga bayi tersenyum. Pijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

* Pijatan di dada untuk memperkuat paru-paru dan jantung.
Letakkan kedua tangan di tengah dada bayi dan gerakkan ke atas, kemudian ke sisi luar tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati. Lalu, dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.

* Pijatan pada perut untuk meningkatkan sistem pencernaan dan mengurangi sembelit.
Lakukan gerakan memijat di atas perut bayi seperti mengayuh sepeda dari atas ke arah bawah perut. Kemudian, angkat kedua kaki bayi dan tekan lututnya perlahan-lahan ke arah perut. Buatlah bulan separuh terbalik dengan tangan kanan, mulai dari kiri ke kanan searah jarum jam. Saat tangan kanan di atas, tangan kiri di bawah dan berputar mengikuti arah jarum jam membentuk lingkaran penuh seperti matahari.

* Pijatan tangan dan kaki untuk menghilangkan ketegangan dan memperkuat tulang.
Pegang lengan bayi dengan kedua telapak tangan seperti memegang pemukul softball. Dengan gerakan seperti memerah, pijat tangan bayi dari bahu ke pergelangan. Lakukan gerakan sebaliknya, dari pergelangan ke arah pangkal lengan. Tarik lembut jari-jari bayi dengan gerakan memutar. Dengan kedua ibu jari secara bergantian, pijat seluruh permukaan telapak tangan dan punggung tangan bayi. Gunakan kedua telapak tangan untuk membuat gerakan seperti menggulung. Untuk kaki, ikuti cara yang sama seperti teknik memijat tangan.

* Pijatan punggung untuk memperkuat otot yang menyangga tulang belakang. Pijat dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan di sepanjang punggung bayi, luncurkan salah satu telapak tangan dari leher sampai ke pantat bayi dengan sedikit tekanan. Buat gerakan melingkar dengan jari-jari, terutama pada otot di sebelah tulang belakang. Buat pijatan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kaki untuk mengakhiri pijatan.
(Idionline/RoL)

Dikutip dari : www.keluargasehat.com

Massage atau therapy pijat bisa di katakana sebagai salah satu tradisi penyembuhan yg tertua. Pada banyak kebudayaan diantaranya Yunani Kuno, Mesir, China dan India, meyakini bahwa therapy massage selalu digunakannya untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Kulit adalah organ tubuh terbesar dari manusia dan dipenuhi dengan ujung-ujung syaraf. Dimana selain kulit, therapy pijat / Massage juga bekerja dengan melembutkan otot dan menghasilkan relaksasi khususnya efektif dalam mengatasi keluhan gangguan sirkulasi,
misalnya, sakit kepala yang amat sangat biasanya terjadi berlarut-larut, oleh karena rasa sakit tersebut maka membuat penderita merasakan kaku pada otot yang terserang. Hal ini akhirnya akan menimbulkan lebih banyak lagi rasa sakit pada organ lainnya.
Tepat apabila pijatan dilakukan pada leher dan bahu secara perlahan dapat melepaskan tekanan pada otot dan mengurangi rasa sakit.
Macam-macam gangguan / keluhan
Penelitian modern menunjukkn bahwa massage dapat digunakan utk mengatasi berbagai macam gangguan, diantaranya :
Ancietas / Kegelisahan
Arthritis / Peradangan
Nyeri punggung ( Upper and Low Back Pain )
Rasa nyeri yang kronis
Konstipasi / sulit buang air besar
Depresi
Sakit Kepala
Tekanan Darah Tinggi
Insomnia

Relaksasi menyeluruh Salah satu manfaat yang langsung terasa dengan therapy massage adalah merasakan relaksasi yang menyeluruh dan ketenangan. Hal ini terjadi karena massage adalah sebagai pemicu terlepasnya Endorfin, Zat Kimia Otak ( Neuro Transmitter ) yang menghasilkan perasaan nyaman. Tingkat Hormon Stress, seperti : Adrenalin, Kortisol, Norephinefrine tentunya juga akan berkurang. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat hormon stress yang tinggi dapat menurunkan system immun pada tubuh.
Beberapa Keuntungan fisik dari terapi pijat diantaranya :
Mengurangi Tekanan pada Otot
Memperbaiki Sirkulasi Darah
Merangsang System Lymfatik
Mengurangi Hormon Stress
Meningkatkan Mobilitas Persendian & Kelenturan
Menyegarkan permukaan kulit agar terlihat cerah.
Mempercepat penyembuhan cederanya pada jaringan lunak.
Menambah kewaspadaan mental
Mengurangi kegelisahaan dan depresi.

Dikutip dari : tantric-massage.blogs.friendster.com

Pijat ala Kalimantan? Mungkin Anda baru dengar. Urat tersumbat yang menghambat peredaran darah adalah sasarannya. Makan ketan adalah pantangan utamanya.

Walaupun punya tampang lumayan untuk jadi pemain sinetron, H. Syahrudin lebih tertarik pada dunia pengobatan, khususnya pijat.

Selama ini orang mengenal pijat sebagai sarana termudah untuk mengembalikan kebugaran. Diyakini, bila dipijat, aliran darah bisa menjadi lancar kembali. Itu sebabnya, bila seseorang merasa pegal, setelah dipijat, dia akan bugar lagi. Bisa jadi aliran darahnya sudah lancar kembali.

Hal itu pula yang diyakini oleh H. Syahrudin (36 tahun), yang mengklaim dirinya sebagai ahli urat dari Kalimantan. Menurutnya, bila seseorang sering mengeluh sakit, bisa dipastikan saluran darahnya mengalami hambatan.

“Orang sering tidak memahami kalau ada hambatan di beberapa titik tubuhnya. Itu yang potensial memperburuk keadaannya hingga menjadi sakit,” ujar pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini.

Dari Kaki

Bagi Syahrudin, penggunaan istilah pijat, urut, atau nama lain yang sejenis, bukanlah masalah.
“Yang terpenting adalah penanganan sehingga orang itu kembali mendekati normal, walaupun belum sehat seratus persen,” tuturnya.

Seperti para pemijat kesehatan lainnya, Bang Syahrudin, begitu ia akrab disapa, menjadikan kaki sebagai sasaran pertama. Alasannya, kaki merupakan tempat berkumpulnya titik yang menghubungkan organ-organ penting dalam tubuh manusia, seperti jantung, pankreas, hati, dan lainnya.

Namun, tidak hanya titik saja, baginya, ada juga urat-urat pembuluh darah yang menyebabkan pembuluh darah tersumbat, “Selain akibat makanan tertentu, biasanya itu adalah angin. Ini yang saya benahi.”

Tidak jarang, bila urat yang sudah bertahun-tahun mengalami kekakuan dipijatnya, pasien akan meronta, bahkan menjerit kesakitan. Bagi Syahrudin, hal itu hal wajar saja, mengingat lamanya sakit yang diderita dan dibiarkan saja oleh pasiennya.

“Justru mereka harus lebih tahan kalau dipijat saya. Sebab, untuk melemaskan dan melancarkan kembali peredaran darah, tidak cukup hanya dipijat sekali, tapi bisa berkali-kali sampai badan terasa enak dan keluhan berkurang,” kata pria yang masih kagok bila berbicara dengan bahasa Indonesia itu.

Bagi Syahrudin, kesakitan itu justru merupakan tanda bahwa seseorang benar-benar mengalami sakit. Diumpamakan olehnya, sumber penyakit yang hanya sebesar biji beras pun akan tetap terasa menyakitkan bila sedang ia pijat.

Syahrudin pada saat memijat sering mengeluarkan angin lewat mulut (glegekan). Menurutnya, itu adalah pertanda bahwa sakit si pasien sedang dipindahkan atau bahkan dikeluarkan. Dan hanya dengan menggunakan tangan tanpa media apa pun, Syahrudin melakukan pemijatan.

Dilarang Makan Ketan

Dalam membantu kesembuhan, Syahrudin akan menetapkan pantangan yang harus dijalankan pasiennya.
Pantangan utama, menurutnya, setiap orang yang sedang menjalani pengobatan dilarang makan ketan.

“Biarpun sudah sepuluh kali dipijat oleh saya, kalau dia mencoba makan ketan satu biji saja, saya yakin pembuluh darahnya bakal tersumbat lagi. Lain halnya bila dia sudah merasa sehat. Silakan saja,” ucapnya.

Syahrudin tidak menampik kenyataan kalau selama ini ada saja pasiennya yang melanggar pantangan itu. Menurutnya, semua itu memang terpulang kepada diri pasien, apakah ingin sembuh atau tidak.

Bagi penderita penyakit asma, selain ketan, juga dilarang mengasup makanan yang banyak menggunakan cabai dan lada, ikan tongkol, ikan peda, dan rebung pohon bambu. Jenis makanan yang disebutnya itu berpotensi menyebabkan terjadinya rasa panas pada paru-paru penderita asma. Dan ini akan menyebabkan gangguan pernapasan.

Syahrudin bukan tidak memantau perkembangan yang terjadi pada diri pasiennya. Bila pasien rajin menaati pantangan yang diberikan, biasanya saat dipijat, urat-uratnya sudah lancar.

Bila para pengobat lain dalam melakukan upaya penyembuhan terkadang memberikan ramuan untuk dibawa pulang, tidak demikian halnya dengan Syahrudin. Diakuinya, dulu dia pernah berbuat hal yang sama, tetapi karena suatu hal, dia tidak melakukannya lagi.

“Bagi saya, ramuan tumbuhan yang ada di pedalaman hutan Kalimantan punya khasiat tertentu dalam pengobatan. Hanya saja, adat kami memerlukan ritual khusus walaupun hanya untuk mencabut satu jenis tanaman,” paparnya. “Ini yang membuat saya harus mempertimbangkan baik-baik saat harus mengolah tanaman obat. Dan untuk mengolahnya hingga siap dipakai, diperlukan waktu.”

Syahrudin pernah minta tolong kepada familinya di Kalimantan mengiriminya tanaman obat yang akan digunakan untuk mengobati pasien. Namun, ketika pesanan diterima, ternyata herba ramuan itu bukan yang diinginkannya.

“Jadi saudara saya tidak tahu kalau sudah ditipu. Bagi saya, kalau barang yang saya inginkan tidak asli, pasti ada halangan untuk mengolahnya,” ungkapnya. @ Suharso Rahman

No. HP. H. Syahrudin
0815 885 6842

Sumber : kompas.com

Senin, 15 Oktober 2007

LEBARAN sudah lewat, liburan sudah usai, setelah lebih kurang satu minggu berkumpul bersama keluarga dengan berbagai aktivitas. Saatnya untuk pulang kembali, kembali belajar dan kembali bekerja.
Dengan kegiatan yang begitu padat, tentunya banyak menguras energi, ditambah perjalanan pulang yang sangat melelahkan, kondisi tubuh menjadi lemah dan kurang bertenaga. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengembalikan kebugaran tubuh adalah dengan pijat.

PIJAT

Pijat merupakan pemberian energi yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk memperlancar peredaran darah. Sehingga dapat terhindar dari penyakit, bahkan mengobati penyakit.

Banyak orang mengira manfaat pijat hanya untuk menghilangkan rasa pegal-pegal pada tubuh, padahal pijat memberi manfaat yang lebih luas pada semua organ tubuh, dengan syarat menerapkan pijat yang benar pada seluruh tubuh.

PIJAT PADA ORANG DEWASA

Pada orang dewasa, pijat dapat dilakukan setiap hari dengan durasi 30 sampai dengan 45 menit. Pada dasarnya setiap orang bisa melakukan pijat, asal dilakukan sesuai dengan tehnik pemijatan yang benar.

Tahap awal pemijatan dapat dimulai dari kaki, sebab kaki merupakan bagian tubuh yang paling bersahabat terhadap sentuhan. Yaitu bisa dilakukan pengurutan dari kaki ke paha, juga gerakan memeras pada kedua kaki. Selain itu dapat dilakukan pijatan lembut di telapak kaki, lakukan juga pemijatan pada jari-jari kaki, sebab hal ini dapat melancarkan peredaran darah.

Selanjutnya naik kebagian perut, dari ulu hati ke pusar dengan gerakan lembut, karena perut berisi organ-organ intestinal yang sangat sensitif. Kemudian lakukan gerakan melingkari pusar searah jarum jam, termasuk gerakan samping, yaitu kiri kanan perut menuju ke tengah seperti mengangkat perut. Dibagian dada lakukan gerakan menyilang dari bahu.

Dari tengah dada dibuka ke samping menuju bawah sehingga gerakan tangan membentuk jantung hati. Pada kedua lengan tangan dapat dilakukan gerakan pengurutan seperti pemijatan kaki. Untuk wajah, dari tengah dahi menuju telinga yang dilakukan dengan kedua tangan. Hal serupa juga dilakukan pada hidung menuju telinga, juga dari dagu menuju telinga

Pada saat tubuh tengkurap, pemijatan dapat diawali dibagian leher dilanjutkan pemijatan pada kedua bahu dengan gerakan memeras. Selanjutnya pemijatan punggung dapat dilakukan pada kedua bagian punggung kanan kiri menuju bawah.

PIJAT PADA ANAK-ANAK/BAYI

Pijat pada anak dapat dilakukan setiap hari, bahkan sehari dapat dilakukan sampai dua kali. Durasinya cukup 10 sampai 15 menit, jangan terlalu lama, sebab dapat mengakibatkan tubuh menjadi memar. Pijat pada anak sebaiknya dilakukan pada seluruh tubuh.

Disamping itu, anak yang rutin dipijat, gelombang otaknya bisa berubah, yaitu menurunkan gelombang Alfa dan meningkatkan gelombang Beta dan Teta. Imbasnya bayi dapat tidur lebih pulas, juga dapat meningkatkan konsentrasi.

Pijat juga bisa membuat penyebaran nutrisi seluruh tubuh menjadi lebih baik, juga dapat merangsang saraf Vagus atau saraf otak nomor 10 yang dapat merangang Enzim Gastrin dan Insulin, sehingga pencernaan menjadi lancar, jadi dapat memicu peningkatan berat badan anak dan memacu sistim sirkulasi anak, denyut jantung, pernapasan, pencernaan dan sistim kekebalan tubuh.

Manfaat lain dari pijat pada anak adalah, terhadap pertumbuhan anak. Umumnya anak yang rutin dipijat akan mengalami pertumbuhan fisik Motorik dan Kognitif lebih baik dibandingkan dengan anak yang tidak dipijat.

Bagaimanapun sehat itu merupakan investasi kedepan yang harus benar-benar dijaga. Bila anda ingin melakukan perawatan tubuh agar sehat dan tetap tampil prima, mengapa tidak mencoba melakukan perawatan tubuh dengan pijat?.(sud/kpl)

Dikutip dari : www.metrobalikpapan.co.id

Beragam cara telah dilakukan untuk memelihara kesehatan manusia, tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak. Salah satu pengobatan tradisional yang terus berkembang hingga kini yaitu terapi pijat, yang terbukti cukup efektif, efisien, ekonomis, dan aman.

Ketersediaan darah di dalam tubuh harus seimbang dengan ketersediaan oksigen. Bila organ tubuh kekurangan suplai darah, berarti organ tersebut juga kekurangan oksigen, padahal tubuh memerlukan keduanya untuk menunjang kelangsungan kerja seluruh organ tubuh. Pada kondisi tertentu, aliran darah pada tubuh dapat mengalami gangguan sehingga memicu timbulnya penyakit, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Masalah kesehatan cenderung lebih sering terjadi pada anak-anak?akibat kondisinya yang rentan terhadap gangguan perkembangan dan kesehatannya. Pertahanan tubuh yang dimiliki oleh anak-anak adalah?lebih lemah jika dibandingkan orang dewasa. Untuk itu, dibutuhkan suatu jenis terapi yang tepat. Salah satunya adalah terapi pijat.

Terapi pijat telah menjadi bagian dari pediatri, yang memiliki efektivitas tinggi bila dilihat dari aspek fisiologis, klinis, dan biokimia. Terapi pijat memiliki mekanisme kerja yang sangat sederhana yaitu memperbaiki sirkulasi darah sehingga bermanfaat memperlancar distribusi oksigen dan nutrisi. Hal tersebut secara tidak langsung memberikan efek terhadap kerja saraf tubuh dan relaksasi sehingga tubuh tidak hanya dapat melakukan perbaikan kerja secara otomatis, tapi juga dapat melakukan perawatan secara menyeluruh. Terapi pijat menghasilkan tekanan pada area tubuh tertentu yang kemudian menghasilkan stimulasi ke sistem saraf secara refleks sehingga berdampak pada optimalisasi kerja organ tubuh.

Mekanisme kerja terapi pijat yang bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah yaitu dengan memperbaharui kelenjar-kelenjar, sel-sel, dan sebagainya. Bila aliran darah tidak lancar, maka kelenjar dan sel-sel akan mati karena kekurangan nutrisi. Sebaliknya, aliran darah yang lancar dapat meremajakan kelenjar dan sel-sel tubuh. Saat dilakukan pijatan pada suatu area tubuh, aliran darah akan terhenti sementara, namun setelah pijatan dilepaskan, tekanan aliran darah akan meningkat yang ditandai dengan timbulnya warna semu merah pada kulit. Secara bertahap, endapan-endapan yang ada di beberapa jaringan akan terdorong bersama dengan aliran darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar, termasuk distribusi nutrisi dan oksigen.

Dikutip dari : info-sehat.com

Halaman Berikutnya »