terapi pijat


pijat sehat di kaki

pijat sehat di kaki

Pijat sudah dilakukan selama ribuan tahun. sekarang, jika anda ingin dipijat, Anda bisa memilih dari 80 jenis terapi pijat yang meliputi tekanan, gerakan, dan teknik yang bervariasi. Pijat ini ada yang dilakukan dengan menggunakan jari, siku, dan kaki.

Berdasarkan hasil survey Asosiasi Terapi Pijat Amerika tahun 2007, hampir seperempat warga dewasa Amerika melakukan paling sedikit sekali pijat pada tahun sebelumnya. Mereka memiliki banyak alasan untuk melakukan pijat tersebut.

Semakin banyak yang merasakan keuntungan dari pijat, terutama para generasi muda. Mereka bisa memilih jenis pijatan yang diinginkan untuk menyembuhkan penyakit tertentu atau sekedar untuk menjaga kesehatan badan.

Mana Yang Terbaik? Anda mungkin sudah menyadari bahwa jenis pijat yang populer berbeda dari waktu ke waktu. Hal ini mungkin akan membuat Anda bingung. Namun, yang lebih penting lagi adalah dengan memastikan, apakah jenis pijat yang terbaru dapat menyembuhkan Anda dari penyakit.

Sebelum memastikan pijatan mana yang terbaik untuk Anda. Putuskan dulu apa tujuan Anda melakukan pijat, apakah hanya untuk relaksasi atau untuk mengontrol stress. Untuk itu, sebelum melakukan pijat, beritahukan kepada pemijat tujuan dan jenis pijatan yang cocok untuk Anda.

Berikut adalah jenis pijatan yang lebih populer, empat jenis pertama adalah jenis pijat yang terpopuler.

Swedish Massage : Pijatan jenis ini adalah yang paling umum digunakan. Jenis ini bisa melenturkan otot-otot yang tegang sehingga cocok untuk relaksasi sekaligus menguatkan. Ini juga bisa membantu pemulihan setelah kecelakaan atau luka.

Deep Tissue Massage : Jenis ini paling baik untuk mengatasi rasa sakit tertentu atau kejang pada bagian tubuh tertentu.

Sports Massage : Jenis ini dikembangkan dengan sistem otot untuk digunakan pada jenis olahraga tertentu. Jenis ini mengembangkan teknik untuk membantu para atlet selama latihan, sebelum, sedang, dan pada saat mengikuti pertandingan.

Chair Massage : Pijatan ini dilakukan dengan Anda duduk berpakaian lengkap di atas kursi yang didesain khusus dan mudah di bawa. Mereka biasanya memijat leher, pundak, punggung, lengan, dan tangan Anda.

Thai Massage : Para ahli terapi menggunakan badannya untuk memindahkan pasien ke berbagai posisi.

Hot Stone Massage : Pada Jenis ini, para ahli terapi meletakkan batu yang telah dihangatkan di bagian tertentu tubuh pasien. Batu ini bisa digunakan sebagai alat pijat atau hanya di letakkan di bagian tubuh tertentu. Jenis pijatan ini bisa digunnakan dengan jenis lainnya dan akan membuat klien rileks karena memindahkan panas ke dalam tubuh.

Refleksology Massage : Refleksologi menggunakan teknik tangan, jempol, dan kaki untuk menstimulasi bagian tertentu pada kaki. Bagian ini dipercaya terhubung dengan bagian-bagian tubuh lainnya.

Pregnancy Massage : Selama masa kehamilan, tubuh anda mengalami perubahan-perubahan besar. Pijatan ini bisa membantu perubahan tersebut dengan mengurangi stress dan mengurangi ketegangan otot. Jenis ini khususnya membantu pada saat fasilitas penanganan medis terbatas.

Keuntungan Pijat dari Segi Kesehatan

Banyak pijatan yang berfungsi lebih dari sekadar relaksasi. Berikut adalah beberapa masalah kesehatan yang bisa ditangani dengan pijatan.

Sakit Punggung : Lebih dari satu studi telah menunjukkan keefektifan terapi pijat untuk mengatasi sakit punggung. Satu studi tahun 2003 menunjukkan bahwa pijat bekerja lebih baik dari akupuntur. Terapi ini mengurangi 36% penggunaan obat penghilang rasa sakit.

Sakit Kepala : Sakit kepala juga merespon terapi pijat, sebagaimana ditunjukkan oleh lebih dari satu studi. Terapi ini bisa mengurangi frekuensi sakit kepala sebelah dan mengurangi masalah susah tidur.

Osteoarthritis : Pada uji klinis pertama untuk melihat keefektifan pijat jenis Swedia untuk mengatasi osteoarthritis pada lutut, pasien yang melakukan pijatan selama satu jam, sekali atau dua kali seminggu mengalami kemajuan dalam pengurangan rasa sakit, kekakuan, dan peningkatan fungsi tubuh.

Kanker : Digunakan sebagai pengobatan tradisional tambahan. Terapi pijat membuat rileks, mengurangi gejala kanker atau efek samping dari pengobatan. Terapi ini juga bisa mengurangi rasa sakit, depresi dan meningkatkan imunitas tubuh.

Kecemasan : Berdasarkan lebih dari 12 studi menunjukkan bahwa terapi pijat dapat membantu mengurangi depresi dan kecemasan. Terapi ini menurunkan level cortisol sampai 50% dan meningkatkan levelneutrotransmitter yang membantu mengurangi depresi.

Sumber : mediaindonesia.com

Untuk mendapatkan manfaat yang optimal, pemijatan bayi tak bisa dilakukan secara sembarangan. Ada cara dan rambu-rambu yang mesti diperhatikan. Berikut adalah cara atau pedoman pemijatan pada bayi.

* Pijatan di wajah untuk melemaskan otot wajah.
Tekan jari-jari pada kening bayi, pelipis, dan pipi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit daerah di atas alis. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung ke arah pipi bayi. Gunakan kedua ibu jari untuk memijit sekitar mulut, tarik hingga bayi tersenyum. Pijat lembut rahang bawah bayi dari tengah ke samping seolah membuat bayi tersenyum. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

* Pijatan di dada untuk memperkuat paru-paru dan jantung.
Letakkan kedua tangan di tengah dada bayi dan gerakkan ke atas, kemudian ke sisi luar tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk hati. Lalu, dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.

* Pijatan pada perut untuk meningkatkan sistem pencernaan dan mengurangi sembelit.
Lakukan gerakan memijat di atas perut bayi seperti mengayuh sepeda dari atas ke arah bawah perut. Kemudian, angkat kedua kaki bayi dan tekan lututnya perlahan-lahan ke arah perut. Buatlah bulan separuh terbalik dengan tangan kanan, mulai dari kiri ke kanan searah jarum jam. Saat tangan kanan di atas, tangan kiri di bawah dan berputar mengikuti arah jarum jam membentuk lingkaran penuh seperti matahari.

* Pijatan tangan dan kaki untuk menghilangkan ketegangan dan memperkuat tulang.
Pegang lengan bayi dengan kedua telapak tangan seperti memegang pemukul softball. Dengan gerakan seperti memerah, pijat tangan bayi dari bahu ke pergelangan. Lakukan gerakan sebaliknya, dari pergelangan ke arah pangkal lengan. Tarik lembut jari-jari bayi dengan gerakan memutar. Dengan kedua ibu jari secara bergantian, pijat seluruh permukaan telapak tangan dan punggung tangan bayi. Gunakan kedua telapak tangan untuk membuat gerakan seperti menggulung. Untuk kaki, ikuti cara yang sama seperti teknik memijat tangan.

* Pijatan punggung untuk memperkuat otot yang menyangga tulang belakang. Pijat dengan gerakan maju mundur menggunakan kedua telapak tangan di sepanjang punggung bayi, luncurkan salah satu telapak tangan dari leher sampai ke pantat bayi dengan sedikit tekanan. Buat gerakan melingkar dengan jari-jari, terutama pada otot di sebelah tulang belakang. Buat pijatan memanjang dengan telapak tangan dari leher ke kaki untuk mengakhiri pijatan.
(Idionline/RoL)

Dikutip dari : www.keluargasehat.com

Massage atau therapy pijat bisa di katakana sebagai salah satu tradisi penyembuhan yg tertua. Pada banyak kebudayaan diantaranya Yunani Kuno, Mesir, China dan India, meyakini bahwa therapy massage selalu digunakannya untuk menyembuhkan berbagai macam penyakit.
Kulit adalah organ tubuh terbesar dari manusia dan dipenuhi dengan ujung-ujung syaraf. Dimana selain kulit, therapy pijat / Massage juga bekerja dengan melembutkan otot dan menghasilkan relaksasi khususnya efektif dalam mengatasi keluhan gangguan sirkulasi,
misalnya, sakit kepala yang amat sangat biasanya terjadi berlarut-larut, oleh karena rasa sakit tersebut maka membuat penderita merasakan kaku pada otot yang terserang. Hal ini akhirnya akan menimbulkan lebih banyak lagi rasa sakit pada organ lainnya.
Tepat apabila pijatan dilakukan pada leher dan bahu secara perlahan dapat melepaskan tekanan pada otot dan mengurangi rasa sakit.
Macam-macam gangguan / keluhan
Penelitian modern menunjukkn bahwa massage dapat digunakan utk mengatasi berbagai macam gangguan, diantaranya :
Ancietas / Kegelisahan
Arthritis / Peradangan
Nyeri punggung ( Upper and Low Back Pain )
Rasa nyeri yang kronis
Konstipasi / sulit buang air besar
Depresi
Sakit Kepala
Tekanan Darah Tinggi
Insomnia

Relaksasi menyeluruh Salah satu manfaat yang langsung terasa dengan therapy massage adalah merasakan relaksasi yang menyeluruh dan ketenangan. Hal ini terjadi karena massage adalah sebagai pemicu terlepasnya Endorfin, Zat Kimia Otak ( Neuro Transmitter ) yang menghasilkan perasaan nyaman. Tingkat Hormon Stress, seperti : Adrenalin, Kortisol, Norephinefrine tentunya juga akan berkurang. Penelitian menunjukkan bahwa tingkat hormon stress yang tinggi dapat menurunkan system immun pada tubuh.
Beberapa Keuntungan fisik dari terapi pijat diantaranya :
Mengurangi Tekanan pada Otot
Memperbaiki Sirkulasi Darah
Merangsang System Lymfatik
Mengurangi Hormon Stress
Meningkatkan Mobilitas Persendian & Kelenturan
Menyegarkan permukaan kulit agar terlihat cerah.
Mempercepat penyembuhan cederanya pada jaringan lunak.
Menambah kewaspadaan mental
Mengurangi kegelisahaan dan depresi.

Dikutip dari : tantric-massage.blogs.friendster.com

Pijat ala Kalimantan? Mungkin Anda baru dengar. Urat tersumbat yang menghambat peredaran darah adalah sasarannya. Makan ketan adalah pantangan utamanya.

Walaupun punya tampang lumayan untuk jadi pemain sinetron, H. Syahrudin lebih tertarik pada dunia pengobatan, khususnya pijat.

Selama ini orang mengenal pijat sebagai sarana termudah untuk mengembalikan kebugaran. Diyakini, bila dipijat, aliran darah bisa menjadi lancar kembali. Itu sebabnya, bila seseorang merasa pegal, setelah dipijat, dia akan bugar lagi. Bisa jadi aliran darahnya sudah lancar kembali.

Hal itu pula yang diyakini oleh H. Syahrudin (36 tahun), yang mengklaim dirinya sebagai ahli urat dari Kalimantan. Menurutnya, bila seseorang sering mengeluh sakit, bisa dipastikan saluran darahnya mengalami hambatan.

“Orang sering tidak memahami kalau ada hambatan di beberapa titik tubuhnya. Itu yang potensial memperburuk keadaannya hingga menjadi sakit,” ujar pria kelahiran Banjarmasin, Kalimantan Selatan ini.

Dari Kaki

Bagi Syahrudin, penggunaan istilah pijat, urut, atau nama lain yang sejenis, bukanlah masalah.
“Yang terpenting adalah penanganan sehingga orang itu kembali mendekati normal, walaupun belum sehat seratus persen,” tuturnya.

Seperti para pemijat kesehatan lainnya, Bang Syahrudin, begitu ia akrab disapa, menjadikan kaki sebagai sasaran pertama. Alasannya, kaki merupakan tempat berkumpulnya titik yang menghubungkan organ-organ penting dalam tubuh manusia, seperti jantung, pankreas, hati, dan lainnya.

Namun, tidak hanya titik saja, baginya, ada juga urat-urat pembuluh darah yang menyebabkan pembuluh darah tersumbat, “Selain akibat makanan tertentu, biasanya itu adalah angin. Ini yang saya benahi.”

Tidak jarang, bila urat yang sudah bertahun-tahun mengalami kekakuan dipijatnya, pasien akan meronta, bahkan menjerit kesakitan. Bagi Syahrudin, hal itu hal wajar saja, mengingat lamanya sakit yang diderita dan dibiarkan saja oleh pasiennya.

“Justru mereka harus lebih tahan kalau dipijat saya. Sebab, untuk melemaskan dan melancarkan kembali peredaran darah, tidak cukup hanya dipijat sekali, tapi bisa berkali-kali sampai badan terasa enak dan keluhan berkurang,” kata pria yang masih kagok bila berbicara dengan bahasa Indonesia itu.

Bagi Syahrudin, kesakitan itu justru merupakan tanda bahwa seseorang benar-benar mengalami sakit. Diumpamakan olehnya, sumber penyakit yang hanya sebesar biji beras pun akan tetap terasa menyakitkan bila sedang ia pijat.

Syahrudin pada saat memijat sering mengeluarkan angin lewat mulut (glegekan). Menurutnya, itu adalah pertanda bahwa sakit si pasien sedang dipindahkan atau bahkan dikeluarkan. Dan hanya dengan menggunakan tangan tanpa media apa pun, Syahrudin melakukan pemijatan.

Dilarang Makan Ketan

Dalam membantu kesembuhan, Syahrudin akan menetapkan pantangan yang harus dijalankan pasiennya.
Pantangan utama, menurutnya, setiap orang yang sedang menjalani pengobatan dilarang makan ketan.

“Biarpun sudah sepuluh kali dipijat oleh saya, kalau dia mencoba makan ketan satu biji saja, saya yakin pembuluh darahnya bakal tersumbat lagi. Lain halnya bila dia sudah merasa sehat. Silakan saja,” ucapnya.

Syahrudin tidak menampik kenyataan kalau selama ini ada saja pasiennya yang melanggar pantangan itu. Menurutnya, semua itu memang terpulang kepada diri pasien, apakah ingin sembuh atau tidak.

Bagi penderita penyakit asma, selain ketan, juga dilarang mengasup makanan yang banyak menggunakan cabai dan lada, ikan tongkol, ikan peda, dan rebung pohon bambu. Jenis makanan yang disebutnya itu berpotensi menyebabkan terjadinya rasa panas pada paru-paru penderita asma. Dan ini akan menyebabkan gangguan pernapasan.

Syahrudin bukan tidak memantau perkembangan yang terjadi pada diri pasiennya. Bila pasien rajin menaati pantangan yang diberikan, biasanya saat dipijat, urat-uratnya sudah lancar.

Bila para pengobat lain dalam melakukan upaya penyembuhan terkadang memberikan ramuan untuk dibawa pulang, tidak demikian halnya dengan Syahrudin. Diakuinya, dulu dia pernah berbuat hal yang sama, tetapi karena suatu hal, dia tidak melakukannya lagi.

“Bagi saya, ramuan tumbuhan yang ada di pedalaman hutan Kalimantan punya khasiat tertentu dalam pengobatan. Hanya saja, adat kami memerlukan ritual khusus walaupun hanya untuk mencabut satu jenis tanaman,” paparnya. “Ini yang membuat saya harus mempertimbangkan baik-baik saat harus mengolah tanaman obat. Dan untuk mengolahnya hingga siap dipakai, diperlukan waktu.”

Syahrudin pernah minta tolong kepada familinya di Kalimantan mengiriminya tanaman obat yang akan digunakan untuk mengobati pasien. Namun, ketika pesanan diterima, ternyata herba ramuan itu bukan yang diinginkannya.

“Jadi saudara saya tidak tahu kalau sudah ditipu. Bagi saya, kalau barang yang saya inginkan tidak asli, pasti ada halangan untuk mengolahnya,” ungkapnya. @ Suharso Rahman

No. HP. H. Syahrudin
0815 885 6842

Sumber : kompas.com

Senin, 15 Oktober 2007

LEBARAN sudah lewat, liburan sudah usai, setelah lebih kurang satu minggu berkumpul bersama keluarga dengan berbagai aktivitas. Saatnya untuk pulang kembali, kembali belajar dan kembali bekerja.
Dengan kegiatan yang begitu padat, tentunya banyak menguras energi, ditambah perjalanan pulang yang sangat melelahkan, kondisi tubuh menjadi lemah dan kurang bertenaga. Salah satu hal yang bisa dilakukan untuk mengembalikan kebugaran tubuh adalah dengan pijat.

PIJAT

Pijat merupakan pemberian energi yang dimasukkan ke dalam tubuh untuk memperlancar peredaran darah. Sehingga dapat terhindar dari penyakit, bahkan mengobati penyakit.

Banyak orang mengira manfaat pijat hanya untuk menghilangkan rasa pegal-pegal pada tubuh, padahal pijat memberi manfaat yang lebih luas pada semua organ tubuh, dengan syarat menerapkan pijat yang benar pada seluruh tubuh.

PIJAT PADA ORANG DEWASA

Pada orang dewasa, pijat dapat dilakukan setiap hari dengan durasi 30 sampai dengan 45 menit. Pada dasarnya setiap orang bisa melakukan pijat, asal dilakukan sesuai dengan tehnik pemijatan yang benar.

Tahap awal pemijatan dapat dimulai dari kaki, sebab kaki merupakan bagian tubuh yang paling bersahabat terhadap sentuhan. Yaitu bisa dilakukan pengurutan dari kaki ke paha, juga gerakan memeras pada kedua kaki. Selain itu dapat dilakukan pijatan lembut di telapak kaki, lakukan juga pemijatan pada jari-jari kaki, sebab hal ini dapat melancarkan peredaran darah.

Selanjutnya naik kebagian perut, dari ulu hati ke pusar dengan gerakan lembut, karena perut berisi organ-organ intestinal yang sangat sensitif. Kemudian lakukan gerakan melingkari pusar searah jarum jam, termasuk gerakan samping, yaitu kiri kanan perut menuju ke tengah seperti mengangkat perut. Dibagian dada lakukan gerakan menyilang dari bahu.

Dari tengah dada dibuka ke samping menuju bawah sehingga gerakan tangan membentuk jantung hati. Pada kedua lengan tangan dapat dilakukan gerakan pengurutan seperti pemijatan kaki. Untuk wajah, dari tengah dahi menuju telinga yang dilakukan dengan kedua tangan. Hal serupa juga dilakukan pada hidung menuju telinga, juga dari dagu menuju telinga

Pada saat tubuh tengkurap, pemijatan dapat diawali dibagian leher dilanjutkan pemijatan pada kedua bahu dengan gerakan memeras. Selanjutnya pemijatan punggung dapat dilakukan pada kedua bagian punggung kanan kiri menuju bawah.

PIJAT PADA ANAK-ANAK/BAYI

Pijat pada anak dapat dilakukan setiap hari, bahkan sehari dapat dilakukan sampai dua kali. Durasinya cukup 10 sampai 15 menit, jangan terlalu lama, sebab dapat mengakibatkan tubuh menjadi memar. Pijat pada anak sebaiknya dilakukan pada seluruh tubuh.

Disamping itu, anak yang rutin dipijat, gelombang otaknya bisa berubah, yaitu menurunkan gelombang Alfa dan meningkatkan gelombang Beta dan Teta. Imbasnya bayi dapat tidur lebih pulas, juga dapat meningkatkan konsentrasi.

Pijat juga bisa membuat penyebaran nutrisi seluruh tubuh menjadi lebih baik, juga dapat merangsang saraf Vagus atau saraf otak nomor 10 yang dapat merangang Enzim Gastrin dan Insulin, sehingga pencernaan menjadi lancar, jadi dapat memicu peningkatan berat badan anak dan memacu sistim sirkulasi anak, denyut jantung, pernapasan, pencernaan dan sistim kekebalan tubuh.

Manfaat lain dari pijat pada anak adalah, terhadap pertumbuhan anak. Umumnya anak yang rutin dipijat akan mengalami pertumbuhan fisik Motorik dan Kognitif lebih baik dibandingkan dengan anak yang tidak dipijat.

Bagaimanapun sehat itu merupakan investasi kedepan yang harus benar-benar dijaga. Bila anda ingin melakukan perawatan tubuh agar sehat dan tetap tampil prima, mengapa tidak mencoba melakukan perawatan tubuh dengan pijat?.(sud/kpl)

Dikutip dari : www.metrobalikpapan.co.id

Beragam cara telah dilakukan untuk memelihara kesehatan manusia, tidak hanya pada orang dewasa tetapi juga pada anak-anak. Salah satu pengobatan tradisional yang terus berkembang hingga kini yaitu terapi pijat, yang terbukti cukup efektif, efisien, ekonomis, dan aman.

Ketersediaan darah di dalam tubuh harus seimbang dengan ketersediaan oksigen. Bila organ tubuh kekurangan suplai darah, berarti organ tersebut juga kekurangan oksigen, padahal tubuh memerlukan keduanya untuk menunjang kelangsungan kerja seluruh organ tubuh. Pada kondisi tertentu, aliran darah pada tubuh dapat mengalami gangguan sehingga memicu timbulnya penyakit, baik pada anak-anak maupun orang dewasa.

Masalah kesehatan cenderung lebih sering terjadi pada anak-anak?akibat kondisinya yang rentan terhadap gangguan perkembangan dan kesehatannya. Pertahanan tubuh yang dimiliki oleh anak-anak adalah?lebih lemah jika dibandingkan orang dewasa. Untuk itu, dibutuhkan suatu jenis terapi yang tepat. Salah satunya adalah terapi pijat.

Terapi pijat telah menjadi bagian dari pediatri, yang memiliki efektivitas tinggi bila dilihat dari aspek fisiologis, klinis, dan biokimia. Terapi pijat memiliki mekanisme kerja yang sangat sederhana yaitu memperbaiki sirkulasi darah sehingga bermanfaat memperlancar distribusi oksigen dan nutrisi. Hal tersebut secara tidak langsung memberikan efek terhadap kerja saraf tubuh dan relaksasi sehingga tubuh tidak hanya dapat melakukan perbaikan kerja secara otomatis, tapi juga dapat melakukan perawatan secara menyeluruh. Terapi pijat menghasilkan tekanan pada area tubuh tertentu yang kemudian menghasilkan stimulasi ke sistem saraf secara refleks sehingga berdampak pada optimalisasi kerja organ tubuh.

Mekanisme kerja terapi pijat yang bermanfaat untuk melancarkan peredaran darah yaitu dengan memperbaharui kelenjar-kelenjar, sel-sel, dan sebagainya. Bila aliran darah tidak lancar, maka kelenjar dan sel-sel akan mati karena kekurangan nutrisi. Sebaliknya, aliran darah yang lancar dapat meremajakan kelenjar dan sel-sel tubuh. Saat dilakukan pijatan pada suatu area tubuh, aliran darah akan terhenti sementara, namun setelah pijatan dilepaskan, tekanan aliran darah akan meningkat yang ditandai dengan timbulnya warna semu merah pada kulit. Secara bertahap, endapan-endapan yang ada di beberapa jaringan akan terdorong bersama dengan aliran darah sehingga aliran darah menjadi lebih lancar, termasuk distribusi nutrisi dan oksigen.

Dikutip dari : info-sehat.com

Pentingnya Pijat Bayi (1)12-Maret-2007Pijat secara umum untuk siapa saja memiliki banyak manfaat. Terutama untuk melancarkan sirkulasi dan peredaran oksigen.Berbagai keuntungan pijat ini lantas digunakan untuk mendukung terapi bagi bayi. Rina Poerwadi, APDHA, praktisi aromaterapi holistic memaparkan, pijat juga sangat penting dan bermanfaat bagi bayi. Lancarnya sirkulasi darah berkat pijat akan membuat kulit bayi menjadi sehat, makan lebih banyak, dan bayi menjadi lebih aktif. “Pijat untuk bayi sangat baik untuk mencegah kolik. Saya menganjurkan pada para ibu yang baru melahirkan untuk belajar teknik-teknik dasar pijat untuk mencegah bayi kolik. Selain itu ibu juga perlu belajar mengenali gejala-gejala awal timbulnya kolik agar sebelum terjadi hal tersebut dapat dicegah,” kata Rina.

Mafaat Pijatan
Umumnya bayi yang mendapat pijatan secara teratur akan lebih rileks dan tenang. Dengan sirkulasi darah dan oksigen yang lancar otomatis membuat imunitas tubuh bayi lebih baik. Bukan hanya secara fisik, menurut Rina, pijat juga sangat mempengaruhi emosional, karena aktivitas pijat akan menjalin bonding antara anak dan orangtua. “Unsur utama pijat bayi adalah sentuhan (touch), bukan tekanan (pressure),” ujarnya. Oleh sebab itu selain oleh terapis spesialis, pijat bayi sangat baik dilakukan oleh ibu atau ayah. “Sejujurnya saya lebih senang mengajarkan teknik pijat pada orangtua untuk selanjutnya mereka sendiri yang mengaplikasikan pada anak,” ungkapnya.

Rina menyarankan, pijat bayi sebaiknya dilakukan saat berusia diatas 1 bulan, mengingat kulit bayi belum terbentuk sempurna. “Selain itu secara emosi dan mental pun bayi sudah lebih stabil” jelas Rina. Menurutnya, berbagai sarana pendukung yang perlu diperhatikan saat melakukan aktivitas pijat anak antara lain penggunaan essential oil sesuai kebutuhan anak, temperatur ruangan, selimut (terutama saat pijat bayi), iringan musik, situasi dan mood. Beberapa contoh essential oil yang baik untuk anak-anak ialah sweet almond, eucalyptus smithii, roman chamomile, serta mandarine.

Berdasarkan penelitian T. Field & Scafidi dari Universitas Miami, AS,terapi sentuhan (pijat) bisa memberikan efek positif secara fisik, antara lain kenaikan berat badan bayi dan peningkatan produksi air susu ibu (ASI). Telah diamati perubahan berat badan 20 bayi prematur setelah mendapat pijatan secara teratur. Bayi mengalami kenaikan berat badan 20 – 47% per hari setelah dipijat 3 x 15 menit selama 10 hari. Sedangkan bayi berusia 1 – 3 bulan yang dipijat 15 menit dua kali seminggu selama enam minggu mengalami kenaikan berat badan lebih tinggi dari kelompok bayi yang tidak dipijat.

Ini disebabkan bayi yang dipijat mengalami peningkatan kadar enzim penyerapan dan insulin sehingga penyerapan terhadap sari makanan pun menjadi lebih baik. Alhasil bayi menjadi cepat lapar dan karena itu lebih sering menyusu sehingga meningkatkan produksi ASI. Rene Spitz, dokter anak dan psikiater dari Amerika, melaporkan, bayi yang banyak memperoleh sentuhan, khususnya dari ibu, jarang mengalami gejala hospitalismus seperti radang telinga tengah, campak, gangguan usus, dll. Terapi pijat 30 menit per hari bisa mengurangi depresi dan kecemasan. Tidurnya pun bertambah tenang.

Dikutip dari : www.sahabatnestle.co.id

1. Detoksifikasi
Melalui proses detoksifikasi, toksin atau racun di dalam tubuh lebih cepat disaring dan kemudian dibuang. Selain membersihkan hati dan ginjal, juga memperbaiki sistem metabolisme. Organ pencernaan jadi besih, sehingga vita-min lebih mudah diserap tubuh. Akibatnya, zat-zat yang bersifat antioksidan akan memperbaiki sel-sel kulit sehing-ga wajah tampak lebih halus dan segar. Cara detoksifikasi
yang sederhana adalah mengkonsumsi buah-buahan, bisa dibuat menjadi jus atau dimakan begitu saja. Sebaiknya, mengkonsumsi buah dilakukan secara teratur. Bisa seminggu sekali (dilakukan sehari penuh) atau setiap 6 bulan (dilakukan selama 5 hari berturut-turut). Caranya, setiap 2 jam sekali Anda mengkonsumsi berbagai macam buah, tanpa gula.
2. Pijat
Pijat teratur membantu melancarkan peredaran darah dan oksigen ke dalam otak. Hasilnya, kulit tubuh dan wajah tampak segar dan tidak layu. Pernapasan juga lebih lancar. Selain postur tubuh akan lebih baik, badan terasa segar setelah otot tubuh ‘dijinakkan’ hingga siap untuk kembali beraktivitas. Sebaiknya, pijat aromaterapi atau pijat refleksi dilakukan seminggu sekali.
Mencium aromaterapi bisa membantu menenangkan tubuh setelah
seharian beraktivitas. Pilih wewangian yang tepat, misalnya lavender,
sandalwood, eucalyptus atau geranium.
3. Meditasi
Menenangkan pikiran sangat membantu Anda bebas dari stres. Caranya bisa de-ngan yoga atau berlatih meditasi. Ini akan menenangkan jiwa dan pikiran. Lebih baik meditasi dilakukan pagi atau malam. Ada jenis yoga yang memerlukan gera-kan berputar hingga kepala di bawah. Jenis gerakan seperti ini membuat darah mengalir ke kepala sehingga wajah berwarna merah jambu. Hal ini bisa membuat wajah terlihat awet muda.
(Sumber : Majalah Femina No. 37/XXXII

Masih bayi kok sudah dipijat? Ya, meski tampak sepele, pijat bayi punya banyak manfaat.

Ada beberapa hal yang harus diperhatikan sebelum dan selama melakukan pijat bayi.

Nutrisi, kasih sayang, dan stimulasi dini pada bayi dan balita sangat tak bisa dipandang dengan sebelah mata. “Pasalnya, faktor-faktor ini berperan besar dalam mendongkrak kecerdasan multipel dan kreativitas anak,” kata dr. Soedjatmiko, Sp.A(K), MSi. dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM.

Kebutuhan fisik-biologis berguna untuk pertumbuhan otak, sistem sensorik, dan motorik, kebutuhan emosi kasih sayang untuk memengaruhi kecerdasan emosi, inter dan intrapersonal, sementara stimulasi dini untuk merangsang kecerdasan-kecerdasan lain. “Kebutuhan stimulasi meliputi rangsangan yang terus menerus dengan berbagai cara untuk merangsang semua sistem sensorik dan motorik,” lanjut Soedjatmiko. Salah satunya adalah dengan pijat bayi, atau yang dikenal dengan stimulasi sentuh (touch).

Pengaruh positif atau manfaat pijat bayi sendiri bagi tumbuh kembang anak telah lama diketahui. “Manfaatnya antara lain mengembangkan sistem imun, membantu bayi berlatih relaksasi, membantu mengatasi gangguan tidur dan membuat bayi tidur lebih lelap dan lama, memperkuat ikatan (bonding) bayi dengan ibu/orangtua,” jelas dr. Rini Sekartini, Sp.A dari Departemen Ilmu Kesehatan Anak FKUI-RSCM. Selain itu, pijat bayi juga bisa membantu mengatur sistem pencernaan, sistem respirasi dan sirkulasi, membantu meredakan ketidaknyamanan (kolik, tumbuh gigi), serta menurunkan produksi hormon stressor yang membuat stres bayi.

Tak hanya bayi. Bagi orangtua, memijat bayi mereka juga membantu mengetahui bahasa nonverbal bayi, meningkatkan komunikasi, serta membantu menciptakan suasana yang menyenangkan.

Pijat bayi dapat dilakukan kapan pun. Yang paling baik adalah pada 6 atau 7 bulan pertama usia bayi. Sementara waktu untuk memijat yang paling baik adalah pagi hari saat orangtua dan bayi siap memulai hari, dan malam hari untuk membantu bayi tidur lebih nyenyak. Yang harus diperhatikan, jangan langsung memijat bayi usai ia makan/disusui. Jangan pula membangunkan bayi hanya untuk dipijat, atau memijat bayi saat ia sakit, memijat paksa, dan memaksakan posisi saat memijat. Nah, bagaimana cara memijat yang benar?

Wajah
1. Tekan jari-jari Anda pada kening, pelipis, dan pipi bayi.
2. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat daerah di atas alis.
3. Dengan tekanan lembut, tarik garis dengan ibu jari dari hidung bayi ke arah pipinya.
4. Gunakan kedua ibu jari untuk memijat sekitar mulut bayi, tarik hingga ia tersenyum.
5. Pijat lembut rahang bawah bayi Anda dari tengah ke samping, seolah-olah membuat bayi tersenyum.
6. Pijat secara lembut daerah di belakang telinga ke arah dagu.

Dada
1. Letakkan kedua tangan Anda di tengah dada si kecil. Perlahan, gerakkan ke atas, kemudian ke sisi luar tubuh dan kembali ke ulu hati tanpa mengangkat tangan seperti membentuk gambar hati.
2. Dari tengah dada bayi, pijat menyilang dengan telapak tangan ke arah bahu seperti membentuk kupu-kupu.

Dikutip dari : www.kompas.co.id

« Halaman Sebelumnya