PASCA-PIJAT REFLEKSI

Dan, Racun pun Keluar Lewat Keringat atau Kotoran
posted by kontan on 09/25/07

SAKIT, bahkan sampai menjerit. Begitulah yang biasanya dirasakan seseorang yang sedang melakukan pijat refleksi. Memang, sebagian orang sepakat, pijatan pada titik saraf di kaki atau tangan ini menimbulkan nyeri dan sakit yang terasa menghentak sampai ke dada.
Seperti telah disinggung di tulisan sebelumnya, pijat refleksi adalah terapi untuk melancarkan peredaran darah dalam tubuh dengan merangsang titik-titik simpul saraf yang terletak pada telapak kaki dan tangan.
Kalau darah sudah lancar, organ tubuh akan bekerja normal kembali. Bahkan, racun yang selama ini menumpuk dalam tubuh pun akan keluar. Inilah sebabnya, pijat refleksi tak melulu untuk orang sakit, tapi bagus pula untuk orang yang belum jatuh sakit.
Selepas merasakan pijatan yang menghadirkan sensasi nyeri sekaligus sedap di telapak kaki atau tangan, ada beberapa hal yang harus perhatikan
Pertama, jangan kaget jika setelah mengikuti terapi pijat refleksi, suhu tubuh naik, badan terasa amat gerah, dan mengeluarkan banyak keringat.
Tak usah panik. Bersikaplah santai dan segeralah minumlah segelas air putih. Tujuannya untuk menurunkan suhu tubuh dan membuang sisa-sisa racun yang terdapat dalam saluran pencernaan.
Kedua, sebagian terapis alias refleksiolog menyarankan agar pasien yang baru melakukan pijat refleksi jangan mandi dulu setidaknya sejam pertama. Ini lantaran pijat refleksi membuat peredaran darah mulai terbuka. Jika pasien mandi, air yang mengenai tubuhnya dikhawatirkan akan membekukan atau menghambat proses metabolisme yang tengah berlangsung.
Namun, ada pula terapis yang tetap mengizinkan pasiennya langsung mandi selepas mengikuti pijat refleksi. Tapi, dengan catatan: pasien harus menggunakan air hangat. “Tujuannya untuk menyesuaikan dengan suhu tubuh dan tidak mengganggu metabolisme,” ujar Aloysius Budi Santoso, Bendahara Asosiasi Praktisi Pemijat Pengobatan Indonesia.
Ketiga, jangan kaget setelah pijat refleksi kotoran Anda ketika buang air besar berwarna hitam. “Ini tidak apa-apa, hanya proses detoksifikasi saja,” ujar Yudono Fundigiri, refleksiolog yang berpraktek di Klinik Gaya Hidup Sehat.
Hal ini terkait proses detoksifikasi sebagai akibat pijat refleksi tadi. Biasanya, setelah melalui proses detoksifikasi, tubuh akan terasa lebih segar dan sehat.
Tentunya, itu dengan catatan Anda tak sembarangan dalam memilih terapis. Lalu, apa efeknya jika Anda salah memilih terapis? “Biasanya jika salah titik, pasien malah banyak kencing atau mengantuk,” kata Aloysius.
Yuwono T., Dwin Sitohang

Categories: Pijat Altenatif | Tags: | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: