Leo Talar Salim, Teknik Pijat Jaripuntur Gravitasi

Saat ini dikenal berbagai macam teknik pijat. Satu metode baru yang bisa disebut adalah jaripuntur gravitaso. Diyakini mampu mengatasi organ tubuh yang bengkak dan meningkatkan sel darah merah.

Pijat adalah metode pengobatan yang mudah lagi murah, hanya butuh dua tangan untuk mengatasi gangguan penyakit. Leo Talar Salim (74), memperkenalkan metode pijat jaripuntur gravitasi (JP) yang memanfaatkan unsur bioelectric dan bioheat di tubuh manusia.

Bila kita sudah mempunyai kekuatan tenaga dalam, metode ini dapat mengonversinya menjadi energi penyembuhan. Metode ini dapat pula mengisi ulang tenaga dalam diri sendiri.
Sebaliknya, bila Anda belum memilikinya, metode ini mampu membangkitkan tenaga dalam yang tidur. Pada akhirnya tenaga dalam ini dapat digunakan untuk penyembuhan atau memelihara kesehatan.

Secara khusus, JP membantu membangunkan sel-sel yang tidur, meningkatkan sel darah merah, mengurangi efek pembiusan pasca operasi, memberikan pencapaian gelombang alfa, mengempiskan organ yang bengkak, menormalkan kelumpuhan saraf, serta meredakan cedera olahraga.

Bila boleh membandingkan, JP adalah pengganti terapi tusuk jarum plus. Metode ini menggunakan 10 jari tangan untuk menyentuh dan mengoprek (manipulasi) titik-titik akupuntur, ditambah menyalurkan tenaga kembar (bioelectric dan bioheat) yang terpancar lewat telapak tangan ke bagian tubuh yang sakit.

“Sentuhan dan oprekan dalam metode ini ditujukan untuk otot, urat, dan tulang yang bermasalah, pada garis lintasan gravitasi tubuh atau center of gravity,” ujar Leo.

Gravitasi tubuh adalah titik pusat berat tubuh yang berpindah-pindah sesuai dengan posisi tubuh. Umpamanya, saat Anda berdiri tegak, garis gravitasinya adalah tegak lurus membelah tubuh menjadi dua, kiri dan kanan. Jika sedang membonceng sepeda motor, garis gravitasi tegak lurus 90 derajat, tidak ikut gravitasi tubuh.

Menurutnya, tubuh sehat adalah tubuh yang mempunyai daya apung atau antigaya tarik bumi. Kemampuan mengentengkan tubuh (daya apung), dapat diperoleh bila tubuh telah menghasilkan tenaga kembar.

“Tubuh punya tujuh segmen yang berfungsi mengentengkan tubuh untuk melawan gaya tarik bumi atau g-force. Tujuh segmen itu terdiri atas lima titik, satu di leher, dua di tangan, dan dua di kaki, disebut juga penggerak dinamik, yang menghasilkan energi ekstrinsik. Ada lagi dua segmen penggerak statis, yang menghasilkan energi intrinsik,” paparnya.

Ketujuh segmen itu harus segar agar dapat memproduksi energi dalam satu kesatuan 7 x g-force. Tujuannya untuk menetralkan g-force, sehingga tubuh mampu meloncat, berjalan, berlari. Dalam terapi jaripuntur gravitasi, sentuhan (S) dan oprekan (0) ringan jari maupun telapak tangan pada otot-otot segmen dan organ tubuh secara benar, menghasilkan tenaga penolak g-force. S dan 0 pada terapi ini juga merupakan garis gravitasi tubuh, yang jika dihubungkan membentuk lingkaran angka delapan. Pusat simpulnya ada di pinggang dan titik pusar.

“Saat menerapi, S dan 0 selalu di pusat lingkaran, pada arah serabut otot dan persilangan tulang. Di daerah perut, S dan 0 gerak putarannya searah jarum jam,” ujarnya.,

Bosan Dokter

Ketika S dan 0 menyasar tubuh, akan terasa hawa hangat. Demikian yang GHS rasakan saat tangan Leo menyentuh wilayah perut. Saat itu tenaga kembar mulai tersalur di tubuh GHS. Selanjutnya, ketika GHS menggerak-gerakkan kedua telapak tangan yang saling berhadapan, terasa ada aliran medan magnet yang tarik menarik.

Kata Leo, pasien yang datang adalah mereka yang sudah bosan berobat ke dokter. Selain serangkaian tanya jawab, di awal terapi Leo mendiagnosis penyakit dengan menyentuhkan jari tangannya ke jari-jari kaki pasien. Setiap jari kaki disentuh sesuai jari tangannya, semisall ibu jari kaki disentuh dengan jempol tangannya, kelingking kaki dengan kelingking tangannya.

Dalam hitungan detik, hasilnya sudah dapat diketahui. “Reaksinya ada di tangan. Bila tangan dingin dan bergetar, berarti ada kelainan di organ tubuh. Gangguannya terwakili pada titik akupuntur dan refleksi di kaki. Sebaliknya, jika tangan hangat, berarti pasien tak mengalami gangguan,” paparnya.

Selanjutnya, dari ujung jari kaki, tangan Leo terus menyasar. ke daerah kaki, tangan, perut, dan leher. Seolah-olah tangannya mempunyai mata yang bergerak mencari pusat penyakit. Bila ditemukan, ia menekan titik tersebut lebih lama hingga tercipta hawa hangat.

Leo tak perlu menggunakan mesin TDP atau pemanas moksa dalam terapi akupuntur, karena tenaga kembar keluar sebagai man to man charge atara dirinya dengan pasien. Leo menganjurkan pasien datang seminggu 2-3 kali, hingga 6 kali terapi.

Leo juga mengajarkan pasien cara membangkitkan tenaga kembarnya sendiri, yakni dengan melakukan pernapasan dada. Gerakannya cukup sederhana, yakni mengulum air saat mandi sambil menarik dan membuang napas lewat hidung.

Leo yakin, gerakan ini mampu menghadirkan dan melancarkan energi vital di tubuh (chi), yang memengaruhi kesehatan. Ketika aliran ini terhambat atau berkurang, Anda akan sakit. Bila sebaliknya, Anda pun sehat.

Saat mengulum air, sebisa mungkin air ditahan atau baru dibuang hingga proses mandi selesai. Cara lain, dengan teknik menggeliat. Gerakannya sama dengan mengulum, hanya ditambah tambah dengan menggerakkan badan ke kiri dan ke kanan.

“Teknik ini bisa untuk penyembuhan diri sendiri. Caranya, lakukan gerakan berlawanan dengan daerah yang saki. Bila tubuh bagian kanan kram, lakukan teknik menggeliat dengan menggerakkan badan ke arah kiri. Saat itu badan harus tegak,” sebutnya.

Lama latihan pernapasan dada dengan mengulum maupun menggeliat, tergantung kesanggupan, semakin lama semakin baik. Bila badan sudah hangat, sebaiknya proses mengulum maupun menggeliat segera dihentikan. Sebab, jika dibiarkan, akan terjadi kelebihan energi dalam tubuh.

Katanya lagi, dengan sesering mungkin melakukan gerakan mengulum dan menggeliat, tubuh akan terasa lebih’rileks.

Sumber: Senior

Categories: Pijat Altenatif | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s