Monthly Archives: November 2007

Komentar Bapak Budi

Terapi pijatan-nya terasa mantap, kuat dan hasilnya badan saya terasa segar dan sehat serta kualitas tidur saya meningkat. Kayaknya, saya bakalan ketagihan nih…ha…ha…

Bapak Budi, Kuningan – Jakarta Selatan

Advertisements
Categories: pijat testimoni | Leave a comment

Komentar Mr. Michel

Taste of massage is very pleasure, relax and fresh. Thank you for your massage.

Mr. Michel, Kemang – Jakarta Selatan

Categories: pijat testimoni | Leave a comment

Tips Pijat # 06

TINGGINYA aktivitas kerja menyebabkan orang mudah stres dan lekas capek. Kondisi ini berakibat pada menurunnya potensi diri, sehingga akan berpengaruh pada turunnya produktivitas kerja, keceriaan hilang, wajah nampak lesu, dan lelah.

Untuk mengatasinya diperlukan istirahat cukup dan terapi kesehatan. Dan terapi refleksi kaki dan tangan ini sebagai salah satu solusi. Cara ini sudah terbukti sejak ribuan tahun lalu, seperti yang diajarkan para tabib dari bangsa China, India, Jepang, dan Arab.

Pada zaman Romawi dan Yunani, para dokter menganggap pijat sebagai bagian penting dalam proses penyembuhan dan menghilangkan rasa sakit. Sentuhan tangan memiliki keajaiban tersendiri. Setiap manusia membutuhkan sentuhan itu untuk merangsang saraf agar kembali seperti semula.

Categories: pijat tips | Leave a comment

Terapi Shiatsu Pulihkan Saraf Terjepit

Terapi shiatsu menenangkan sistem saraf somatik (saraf sadar} dan sistem saraf otonom (saraf tidak sadar). Terapi ini sukses mengobati gangguan saraf terjepit yang dialami Herry dan Sofyan.

Januari 1991, Herry Suhartono (56) mengalami gangguan saraf terjepit. Saat itu ia sedang membantu tukang bangunan mengangkat balok kayu ukuran 8 x 12 meter.

“Saat angkatan pertama, di punggung saya terdengar suara ‘kretek’. Tubuh terasa nyeri dan sakit sekali. Saya tak lagi bisa berdiri, apalagi bergerak secara normal. Saya lalu dibawa keluarga berobat pada seorang ahli patah tulang di daerah Sukabumi. Selama satu jam saya mendapat perawatan. Hasiinya, tubuh dapat digerakkan dan kembali ke posisi semula,” papar Herry.

Empat tahun kemudian, Herry kembali mengalami gangguan saraf. Saat sedang mengendarai mobil, tiba-tiba kaki kanannya tak bisa digerakkan untuk menginjak pedal rem. Mobilnya baru bisa berhenti setelah menabrak kendaraan yang berada di depannya.

Ketika itu ia merasa kedua kakinya panas dan susah digerakkan. Dari pinggang hingga betis terasa seperti ditarik-tarik. Anehnya, beberapa jam kemudian gangguannya hilang.

“Kejadian itu tak cuma sekali terjadi. Lebih dari 3 kali saya menabrak mobil gara-gara kaki tak mampu digerakkan untuk menginjak pedal rem. Ini membuat saya harus bolak-balik berurusan dengan polisi dan bengkel mobil. Gangguan ini datang dan pergi. Akhirnya, awal tahun 1995 saya pergi pada seorang dokter spesialis bedah tulang di Bogor,” tutur bapak dua anak ini.

Tiga Kapal

Dari pemeriksaan dokter, Herry dinyatakan mengalami gangguan saraf terjepit di lumbal nomor 4. la dianjurkan untuk menjalani operasi di daerah tulang ekor. Karena takut, ia tidak menjalani anjuran itu.

Sejak saat itu, pria sumringah ini hanya mengonsumsi obat antinyeri saraf. Ia pun mulai mencari pengobatan alternatif. Ia mengaku berbagai praktisi pengobatan pernah didatangi, dari Bogor, Sukabumi, Jakarta, hingga Cirebon. Mulai dari yang menggunakan terapi air putih, pijat, pemanasan, fisioterapi, hingga penyinaran dan terapi diet, pernah dijalani.

Sayangnya, semua itu belum membuahkan hasil maksimal, bahkan sakitnya makin sering kambuh. Selama empat tahun ia tak lagi bisa menggerakkan anggota tubuh.

“Untuk mandi dan buang air mesti dipapah. Makan dan minum hanya bisa dilakukan d atas tempat tidur. Ke mana-mana harus pakai kursi roda. Sudah tak terhitung biaya yang keluar. Tiga kapal pengangkut ikan, masing-masing seberat 580 ton, ikut terjual hanya untuk biaya pengobatan,” kenang mantan eksportir ikan ke Jepang, yang pernah mempunyai karyawan 150 orang ini.

Beruntung, tahun 2000 ia bertemu dengan Nina Radinah Taryaman di Gadog, Puncak, Bogor. Setelah diterapi shiatsu, kondisinya berangsur pulih.

Ceritanya, tiga kali ditangani Oma, demikian Herry memanggil Nina, ia sudah bisa makan sendiri di meja makan. Sebulan diterapi shiatsu, ia sudah bisa mengemudikan mobil sendiri. Hingga kini, gangguan saraf terjepit tak lagi menyerang tubuhnya.

Tiga Bulan

Pengalaman serupa dialami Sofyan (45), karyawan perusahaan Indosement. Menurut Sofyan, gangguan saraf terjepit di daerah tulang belakang dialami ketika sedang bertanding tenis meja di kantornya, media Agustus 2005,

“Saya salah langkah saat mengembalikan bola pingpong lawan. Tiba-tiba saja tubuh ini kaku dan sakit untuk digerakkan. Selama tiga bulan saya berbaring di rumah sakit. Keluar dari rumah sakit, tubuh terasa belum normal. Bila digerakkan ke kiri dan kanan masih sakit,” kenang Sofyan.

Beruntung Sofyan mengenal Nina di Klinik GHS. Perawatan shiatsu yang diberikan Nina mengembalikan kelenturan saraf-saraf di tulang belakangnya. Seperti halnya Herry, ia tak lagi mengalami sakit. Hingga kini Sofyan masih sering diterapi shiatsu.

Naluri Cegah Penyakit

Shiatsu, kata Nina Radinah Taryaman, berasal dari kata shi (jari) dan atzu (pijat).” Shiatsu yang dipraktikkan selama ini adalah teknik pijat yang dikembangkan Tokujiro Namikoshi, pendiri Nippon Shiatzu Shool di Jepang. Menurut teori shiatsu, titik utama dalam pemijatan mempunyai hubungan dengan titik bagian tubuh lainnya.

Dengan demikian, ketika memijat titik-titik utama akan terjadi kesembuhan pada bagian-bagian yang sakit,” ungkap pemilik pusat pendidikan dan pelatihan pengobatan tradisional di kawasan Gadog, Puncak, Ciawi, Bogor ini.

Pemijatan dengan shiatsu mempengaruhi fungsi seluruh tubuh, dari kelenjar hingga otot dan organ bagian dalam tubuh. Dijabarkan ketua II Asosiasi Penyembuh Alternatif Indonesia (Apali) ini, shiatsu bekerja atas dasar naluri manusia untuk mencegah penyakit.

Saat diterapi, tubuh akan dibuat sedemikian rupa, sehinnga gejala penyakit yang membutuhkan perawatan dokter tak jadi muncul.
Secara khusus, gangguan saraf terjepit bisa terjadi di berbagai tempat pada tubuh. Ada sejumlah titik perawatan untuk menyembuhkan gangguan saraf terjepit dengan menggunakan teknik shiatsu.

Hal yang paling baik, kata penghusada yang berpraktik di Klinik GHS ini, untuk gangguan saraf terjepit, lakukan pemijatan terlebih dahulu di titik-titik dekat daerah yang sakit. Setelah itu, pijat titik-titik lain yang lebih jauh dari lokasi yang sakit. Namun, pada praktiknya, pijatan di daerah yang lebih jauh dari sumber sakit justru lebih efektif dibandingkan dengan titik-titik yang dekat dengan lokasi sakit.

Berikut gambaran langkah-langkah untuk mengatasi gangguan saraf terjepit seperti yang dialami Herry dan Sofyan. Dengan menggunakan ibu jari atau tiga jari (manis, tengah dan telunjuk) dilakukan penekanan-penekanan awal.

Pertama, pijat di semua titik daerah wajah dan kepala. Dimulai dari titik ubun-ubun, lalu turun tiga titik di belakang kepala. Pemijatan pada lokasi ini diulang sebanyak tiga kali, masing-masing tiga sampai lima detik.

“Selanjutnya, selama 3 detik dilakukan pemijatan pada daerah kedua sisi belakang leher. Lalu pemijatan diarahkan pada bagian atas bahu kiri dan kanan, serta lima titik antara tulang punggung dan belikat. Turun kebawah, pijat 6 titik antara daerah punggung dan pinggang. Setelah itu pijatan dilakukan pada titik-titik kedua disisi luar pinggul.

Pijatan diakhiri di daerah ketiak, lalu pangkal lengan, dada dan perut. Untuk menyembuhkan gangguan saraf terjepit, terapi shiatsu bisa dilakukan seminggu dua kali,”kata perempuan kelahiran Bandung, 30 Agustus 1934 ini.

Alamat Praktek:
Klinik GHS
Jl. Palmerah Barat 33-37
Jakarta Pusat
telp. (021) 536778353
Ext. 4368

Sumber: Senior

Categories: pijat wirausaha | 3 Comments

Langsing Dengan Pijat Telinga

Memijat bagian-bagian tertentu telinga ternyata efektif untuk menurunkan berat badan bagi penderita obesitas, kata akupunturist dan ahli pijat telinga di Jakarta.
“Memijat pada empat titik telinga bagian dalam dapat dijadikan terapi untuk kegemukan dan relatif mudah dilakukan,” kata akupuntuist dan ahli pijat telinga, Oei Gin Djing, di Jakarta, Rabu (18/10/06).
Pijat untuk mengatasi kegemukan dapat dilakukan dengan cara memijat menggunakan biji-bijian di tulang telinga bagian dalam dan tulang batas telinga dengan bagian pipi.
Ia mengatakan, pemijatan tersebut sebaiknya dilakukan dengan teratur dan pasien harus menjauhi hal-hal yang dapat menyebabkan kegemukan, seperti makan berlemak yang berlebihan.
“Penderita obesitas juga harus tetap berolahraga secara teratur,” katanya.
Menurut dia, berat badan yang melebihi batas normal dapat mendatangkan berbagai macam penyakit berbahaya, seperti kencing manis, tekanan darah tinggi, peradangan sendi, penyakit jantung, dan penyempitan pembuluh darah otak.
Ia mengatakan, pijat telinga dapat djadikan terapi yang mudah dan murah untuk mengatasi kegemukan dan telah terbukti empiris pada beberapa pasien di kliniknya di Sunter, Jakarta Pusat.
Terapi ini dapat dilakukan sendiri dan mudah dipelajari bagi orang yang awam tentang titik-titik pijat akupuntur sekalipun, katanya.
Pijat telinga juga dapat menyembuhkan penyakit seperti gangguan mata, gangguan pencernaan, rematik, hipertensi, hipotensi, dan penyakit THT (telinga, hidung, dan tenggorokan).
Menurut Gin Djing, pada pijat telinga bila suatu organ atau anggota tubuh mengalami sakit, maka akan timbul titik atau kepingan pada daun telinga.
“Keadaan ini merupakan refleksi gangguan pada organ atau anggota tubuh terkait. Titik atau kepingan dari reaksi positif itu merupakan titik utama terapi,” katanya.
Pijat telinga atau disebut juga akupuntur telinga merupakan bagian dari pengobatan tradisional China dan telah dipraktekkan sejak ribuan tahun lalu.
Beberapa abad sebelum masehi, dalam buku Huang Ti Nei Cing atau buku Kedokteran Kaisar Kuning bagian Ling Su disebutkan, telinga bukan suatu organ yang berdiri sendiri, tetapi berhubungan dengan seluruh organ dalam dan seluruh anggota tubuh.
Oleh karena itu, dengan merangsang titik-titik tertentu pada telinga berbaga macam penyakit termasuk obesitas dapat disembuhkan, katanya. (*/rit)

Sumber : kapanlagi.com

Categories: Pijat Altenatif | 3 Comments

Relaks Sekaligus Sehat

Relaks Sekaligus Sehat Relaksasi untuk mengusir kepenatan pikiran dan fisik, banyak eksekutif yang melakukannya sambil berolahraga di pusat kebugaran. Sebelum berendam di whirpool atau bermandi keringat di ruang sauna, melakukan pemanasan dengan berlari di atas treadmill juga mampu membugarkan badan. Selain badan bugar juga akan sehat karena kalori yang berlebih akan terbakar.

Para eksekutif datang ke pusat kebugaran temyata tak hanya ingin melakukan relaksasi atau membugarkan diri untuk menjaga stamina badan. Tak jarang pula yang ingin membentuk tubuhnya agar lebih atletis. Mengurangi berat badan dan merampingkan perut yang men~elembung merupakan salah satu program yang banyak diminati pria.

Kegiatan setelah berolahraga, mengikuti kelas aerobik, dan melakukan latihan pembentukan badan itu biasanya,berlanjut relaksasi di spa. Dan sebagai pelengkapnya, dipijat seluruh badan akan memberikan relaksasi dan kebugaran sempurna.

Aroma sari bunga lavender yang ditebarkan dari mangkuk pembakaran semakin menciptakan suasana tenang dan santai. Musik instrumental yang mengalun lembut menambah kenyamanan saat sekujur tubuh dalam baluran minyak bunga lavender dipijat ala Swedia.

Pemijatan dengan terapi aroma seperti itu membuat pegal-pegal serta ocot yang menegang akan terusir. Saking nyamannya, tanpa terasa mata jadi cerlelap sejenak. Begitu terbangun, tubuh dan pikiran terasa lebih segar.

“Dengan dipijat bisa memperbaiki otot dan peredaran darah. Pikiran juga ikut relaks,” ungkap Hario Tilarso. Menurut ahli kebugaran ini, pijat siatsu, tusuk jarum dan pijat refleksi juga mampu menyegarkan kembali tubuh kita, sekaligus upaya recovery tubuh yang sangat letih akan lebih cepat pulih.

Banyak memang cara untuk melakukan relaksasi. Dan pijat refleksi pada kaki, selain untuk relaksasi dan membugarkan badan, juga diakui bisa menyembuhkan beberapa penyakit. Zen Living Center merupakan salah satu tempat yang memberikan terapi refleksologi, dan memadukannya dengan terapi oksigen.

Bagi mereka yang akan dipijat sekaligus terapi oksigen di sediakan ruang bernuansa biru. Sederet aquarium berisikan berbagai ikan dengan sistem pencahayaan melengkapi ruangan, dan menambah suasana kedamaian di tiap kursi terapi.

Sebelum dilakukan pemijatan, tamu disarankan untuk memilih minyak aromatik yang terdiri dari beberapa jenis seperti Tranquility, Pampering, Uplifting, Relaxing, Insomnia dan Rejuvenating. Setelah memilih minyak aromatik, kaki direndam dengan air hangat yang diberi semacam sabun antiseptik yang bisa mematikan kuman di kaki.

Saat kaki mulai dipijat, oksigen yang dihirup akan memompa paru-paru, dan mebersihkan kotoran yang dihirup selama seharian. Pikiran jadi benar-benar tenang, dan suasana santai itu semakin disejukkan oleh gemercik air aquarium dan alunan lembut musik karya Beethoven. Tak sampai 15 menit, suasana santai yang memberikan ketenangan jiwa tersebut membuat orang tertidur lelap.

Setelah satu jam 15 menit terapis akan membangunkan dan mengakhirinya dengan pijatan di bahu, yang bisa dilanjutkan dengan pijatan pada kepala. Usapan handuk hangat di wajah, seaa meneguk Energy Booster yang terbuat dari buahbuahan segar akan menyempurnakan kebugaran.

“Saya datang setelah jam makan siang ke tempat ini untuk mencari kebugaran dan kesehatan,” ungkap seorang pelanggan yang enggan disebut namanya. Profesinya sebagai pengacara sangat menuntut konsentrasi tinggi. “Bukan hanya fisik, tapi jiwa saya juga ikut capek,” katanya. Tertidur sejenak selama perawatan, menurutnya sudah bisa memulihkan tenaganya yang beberapa waktu lalu terkuras.

Dari hasil pemijatan tersebut, dapat diketahui seseorang mengalami gangguan pada bagian tubuh teaentu. Gangguan tersebut bisa dihilangkan dengan rutin dua kali seminggu menjalani terapi. Dengan biaya Rp 79 ribu, selama 1 jam 15 menit, bisa dinikmati pijatan refleksi, dan ditambah Rp 36 ribu untuk terapi hirup oksigen.

Gabungan relaksasi dengan terapi pemijatan dan ion ozon semacam itupun juga ditawarkan Galaxy Spa yang belum lama dibuka di Kompleks Ruko Golden Plaza, Jaksel. Saran kebugaran ini juga memadukan dengan sarana bersantai karaoke.

Untuk relaksasi spa dikenakan biaya rp 60 ribu. Paket penggunaan fasilitas ditambah terapi refleksologi, dan terapi ion ozon dikenakan biaya Rp 200 ribu. Jika hanya memilih terapi ion ozon atau refleksologi, berikut menggunakan fasilitas spa yang ada, dikenakan biaya Rp 135 ribu.

Sumber: Klinikpria.com

Categories: pijat wirausaha | Leave a comment

Segarkan Tubuh dengan Pijatan

PASTI anda sudah mengetahui bahwa pijat atau massage bisa menjadi salah satu alternatif untuk mengusir kelelahan dan stres. Tekanan yang dilakukan saat memijat pada titik-titik tertentu di otot (pressure point) memang mampu melancarkan peredaran darah hingga anda merasa fit kembali. Berbagai massage yang ditawarkan memiliki ciri khas yang berbagai. Jadi ada baiknya jika anda simak beberapa pilihan pijatan dibawah ini.
Thai Massage.

Thailand memang sangat terkenal dengan makanan dan sensasi pijatan yang khas tanpa dilumuri oleh minyak. Thai massage yang menggunakan kekuatan jempol untuk menekan titik lemah otot, lebih mengkonsentrasikan pijatan pada daerah punggung, kaki serta wajah. Untuk mendukung terapi yang banyak menggunakan gerakan tubuh dan peregangan ini, sebaiknya dilakukan diatas matras serta menggunakan busana longgar agar lebih relaks dan nyaman.

Warm Stone Massage.

Jenis massage ini memang sedang populer karena pijatannya menggunakan kekuatan batu alam yang dapat menghantarkan panas ke tubuh. Pijatan ini dapat mengurangi ketegangan otot dan membuat tubuh menjadi relaks. Untuk hasil maksimal sebaiknya anda pilih batu kali berkualitas yang berwarna hitam dan licin. Awali perawatan dengan pijatan ringan pada tubuh dengan olesan minyak aromatherapy untuk menyesuaikan tubuh anda. Lalu tempelkan batu yang telah dihangatkan mengikuti tulang punggung dengan sedikit penekanan agar panas terhantar dengan baik. Diamkan selama 15 menit lalu angkat.

Traditional Massage.

Perawatan ini yang paling sederhana dan menjadi favorit. Dengan menggunakan minyak aromatherapy yang menenangkan sebagai kombinasinya akan membuat anda betah berlama-lama melakukan perawatan ini. Gerakannya pun sederhana melalui pijatan ringan di seluruh tubuh yang melenturkan kembali otot-otot yang kaku. Anda pun dapat menggabungkannya dengan scrub untuk menghaluskan kulit badan.

Shiatsu.

Pijatan yang berasal dari Jepang ini menggunakan kekuatan jempol yang menelusuri otot. Shiatsu digemari oleh mereka yang sibuk dengan konsentrasi tinggi. Karena itu terapi ini disukai karena tidak menyita banyak waktu dan gerakannya pun lebih pada otot yang menghubungkan ke saraf otak. Yang penting lakukan peregangan ringan sebelum melakukan pijatan, agar otot-otot menjadi relaks lebih dulu.

Sebelum anda melakukan pijatan ini sebaiknya anda isi perut anda minimal 1 jam. Komunikasikan kepada therapist untuk mengetahui seberapa kuat tekanan pijatannya. Jika anda ingin lakukan pijatan ini di rumah maka anda harus sediakan tempat yang mampu memberi kenyamanan saat anda dipijat dan si therapis. (twp/net)

Dikutip dari : http://www.kaltengpos.com/

Categories: Pijat Altenatif | Leave a comment

Tips Pijat # 05

Secara umum, efek dan manfaat pemijatan akan membuat seseorang menjadi rileks, mengantuk dan terbebas dari stres.

Categories: pijat tips | Leave a comment

Mantan Mahasiswa ITB Jadi Pemijat Shiatsu

“MENJADI buta, bukanlah akhir dunia,” ujar Hikmat Firdaus (28), “mantan” mahasiswa ITB yang kini menjadi pemijat tunanetra spesialis pijat shiatsu. Lajang tampan lulusan Yayasan Wiyata Guna (YWG) Bandung itu mengaku, tak sedikit pun terbersit dalam benaknya menjadi pemijat.

HIKMAT Firdaus (28), sedang memijat ala “shiatsu” langganannya. Radang selaput otak yang menyerang saraf matanya hingga buta, membuat Hikmat berhenti kuliah dari Teknik Kimia ITB.*SATRYA/”PR”
Sebelumnya, Hikmat bisa menikmati indahnya dunia melalui kedua bola matanya. Namun, jalan hidup yang semula ia rencanakan, berubah total. Semuanya bermula di tahun 2000. Saat itu, Hikmat duduk di semester 6 jurusan Teknik Kimia Institut Teknologi Bandung (TK-ITB).

Saat akan memasuki semester 7, setiap mahasiswa yang sudah memenuhi seluruh SKS, mesti mengambil Kerja Praktik (KP). Biasanya KP dilakukan saat liburan panjang tiga bulan. Hikmat –oleh teman-temannya dipanggil Omeng– memilih perusahaan cat di Surabaya sebagai tempat KP. Ibunya semula melarang pergi jauh-jauh. Tapi, setelah Hikmat menjelaskan, ibunya merelakan ia pergi ke Surabaya.

Di tengah perjalanan dalam kereta api, tepatnya di Daerah Solo, tiba-tiba paru-paru Hikmat terasa sesak. “Anehnya, nggak ada rasa sakit sebelumnya,” tutur Hikmat mengenang. Tak sampai 5 menit, Hikmat muntah darah. Kondisi tubuh Hikmat kian drop.

Ia pun memilih pulang. Sampai di Bandung, ia dibawa ke rumah sakit. Dari diagnosis, Hikmat mengidap penyakit akibat virus. Dia menjalani operasi, dan sempat dinyatakan sembuh. Namun, sang virus lari menyerang otak. Hikmat divonis mengidap radang selaput otak. Penyakit itu menyerang saraf-saraf penting, salah satunya saraf mata. Akibatnya, kualitas pandangan mata Hikmat terus berkurang hingga batas minimal.

Selain itu, terjadi penyumbatan saluran cairan di otak. “Itu membikin kepala saya selalu pusing. Kalau pas kena serangan, sakitnya bukan main. Ngomong pun suka ngaco,” ucap alumni SMAN 4 Bandung itu. Solusi satu-satunya untuk mengeluarkan cairan tersebut, dengan “membuat” saluran dari otak yang disambung ke usus. “Selang” pun dipasang hingga saat ini.

**

SELAMA menderita sakit itu, Hikmat praktis tidak kuliah. Ia mengambil cuti setahun. Namun, karena tidak kunjung sembuh, Hikmat minta cuti satu tahun lagi. “Selama itu, banyak pengobatan alternatif di Pulau Jawa yang sudah saya coba agar bisa sembuh. Tapi, Alhamdulillah, hingga kini belum ada hasilnya. Tuhan masih menguji saya,” ujar Hikmat yang rajin minum jus wortel tiap hari itu.

Karena kelamaan cuti, Hikmat mulai terancam di drop out dari ITB. Pada bulan Oktober 2002, ia mengajukan keluar dari ITB. Sejak itu ia resmi menjadi “mantan” mahasiswa ITB.

Hari demi hari, Hikmat melewatinya banyak berdiam diri di rumah. Jika keluar rumah, hanya saat berobat. Rasa stres pun menghinggapi dirinya. Hingga akhirnya, di tahun 2003, muncul tekad kuat untuk melanjutkan hidup. “Saya bilang dalam hati, inilah saatnya saya berubah. Life goes on and the show must go on. Saya tidak boleh menyerah dengan keadaan,” ucapnya. Hikmat pun membuka lembaran baru dalam hidupnya. Ia memilih belajar di YWG. Hikmat belajar dari awal lagi, seperti membaca dan menulis huruf braille. Dengan cepat Hikmat menguasainya.

Hikmat lalu ikut seleksi kursus pijat shiatsu. “Sebenarnya, bisa juga daftar kuliah di beberapa universitas. Tapi, ngeliat teman-teman senasib yang susah cari kerja meskipun lulus kuliah, membuat saya milih kursus shiatsu,” tuturnya. Hikmat lulus akhir 2004 dengan nilai sangat baik. Ia praktik di YWG. Dari setiap pembayaran konsumen, pembagiannya 40%-60%.

Ia lalu membuka klinik pijat shiatsu di rumah orang tuanya di Jln. Artileri No. 32, Sangkuriang, Cimahi. “Baru buka tiga bulan lalu. Ruangannya mengambil bekas kamar ibu saya,” kata Omeng yang yatim sejak tahun 1997 itu.

Untuk modal, Hikmat merogoh tabungannya Rp 10 juta hasil praktik di YWG. Ia namakan klinik pijatnya dengan “Paradise” yang berasal dari namanya Firdaus. Di klinik itu, ia mengajak rekannya sesama alumni YWG, Aceng Mulyana asal Sukabumi. Dalam sebulan, rata-rata ada 80-90 konsumen yang datang. Untuk sekali pijat, tarifnya Rp 18.000,00.

Hikmat berharap melalui keahliannya itu, ia bisa mandiri.”Saya tidak mau terus menyusahkan orang tua. Sudah banyak biaya yang dikeluarkan orang tua saya selama ini. Dengan memijat, minimal saya bisa membiayai hidup saya sendiri, membantu orang tua atau untuk istri dan anak saya kelak,” tuturnya. (Satrya/”PR”)***

Dikutip dari : http://www.pikiran-rakyat.com

Categories: pijat story (cerita) | 5 Comments

Tips Pijat # 04

Secara fisiologi, manfaat yang diperoleh setelah pemijatan pada tiap organ tubuh berbeda-beda.Pada otot terjadi efek rileksasi, peningkatan kekencangan dan perangsangan kerja. Pada sirkulasi darah, terjadi peningkatan aliran darah vena dan arteri serta percepatan pembuangan sisa metabolisme yang tak berguna. Pada sistem saraf, kerja aksi dan reaksi refleks dipercepat.

Categories: pijat tips | Leave a comment