Terapi Batu Panas Menghapus Rasa Lelah

Kombinasi terapi batu panas dan refleksi Jepang memberikan rileksasi yang menyegarkan. Terapi batu panas alias hot stone therapy sudah lama dikenal masyarakat di negara-negara Eropa dan Amerika. Hingga kini, suku Indian di benua Amerika menggunakan terapi ini berbarengan dengan ritual mandi keringat. Tujuannya untuk membersihkan kulit dari unsur-unsur negatif.Menurut Tony Wijaya, pemilik Klinik Shogun Reflexology, layanan hot stone therapy menjanjikan rileksasi yang dalam. Terapi batu panas memberikan efek detoksifikasi bagi tubuh, yang tersalurkan lewat keringat. Selanjutnya, efek yang ditimbulkan atau dirasakan adalah badan bugar, segar, dan peredaran darah lebih lancar.

Batu yang digunakan dalam terapi ini adalah batu vulkanik berwarna hitam. Batu ini dikenal mengandung energi dan mineral, di antara zat besi, sehingga mampu menahan panas dalam waktu cukup lama. Efek panas timbul karena batu direndam air panas dan garam mineral.

Ketika “diaplikasikan” ke tubuh, panas yang tersimpan di dalam batu bisa merata diserap tubuh. Lebih lanjut, kata Tony, batu panas bisa melebarkan pembuluh darah dan mendorong pengeluaran racun atau sampah yang tidak berguna di dalam tubuh.

Terapi ini diyakini cocok bagi Anda yang jarang berolahraga. Selain itu, juga berguna bagi mereka yang peredaran darahnya kurang lancar. Manfaat terapi ini adalah melonggarkan sesak napas serta meredakan asma, stres, cemas, dan nyeri otot.

Tony tidak menyarankan ibu hamil melakukan terapi ini. Sebaliknya, mereka yang usai melahirkan bisa mencoba terapi ini karena membuat peredaran darah lebih lancar, merilekskan otot-otot yang kaku, dan meningkatkan metabolisme tubuh.

Pijat Tsubo
Terapi dengan batu panas harus dilakukan dengan benar dan penuh perasaan, serta ada harmonisasi antara batu, pasien, dan sang terapis. Kata Tony, ada beberapa tahapan sebelum batu-batu panas ditempelkan ke tubuh pasien. Tony dan para terapisnya selalu memulainya dengan melakukan pijat tsubo.

Pijat tsubo yang dimaksud adalah teknik pijat refleksi dari Jepang. “Secara harafiah, tsubo berarti raba. Karena itu, pijat tsubo berarti teknik penentuan titik-titik saraf vital manusia dengan cara meraba, mengusap-usap, atau menstimulasinya,” ungkap Tony.

Teknik ini berbeda dengan refleksi pada umumnya. Pijat tsubo dilakukan secara bertahap dan menyeluruh. Setelah diolesi lotion, pemijatan dilakukan mulai dari telapak kaki sampai ke betis. Kemudian naik ke punggung, pundak, dan kepala.

Setelah seluruh tubuh dipijat dengan teknik tsubo, Tony menempelkan batu-batu panas di beberapa titik tubuh. Penempelan batu disesuaikan dengan kondisi pasien. Setelah batu-batu tertempel di tubuh, Tony memijat bagian tubuh lain yang “bebas” dari batu. Tujuannya untuk merilekskan otot yang kaku, melancarkan proses metabolisme, serta menyegarkan tubuh pasien.

Saat batu dipindahkan ke bagian tubuh lain, bagian yang tidak ditempeli batu dipijat, begitu seterusnya. Rasa pegal akan sirna setelah dilakukan pemijatan. Lama terapi ini 1,5 jam. Setelah diterapi dengan batu panas, pasien disuguhi minuman herbal sebagai penutup terapi. Minuman ini berisi biji-bijian tanaman obat Cina, yaitu kici dan anco. “Kici dan anco berfungsi menyehatkan organ mata dan jantung,” kata Toni.

Selain hot stone therapy, Tony memberikan layanan lain, yakni steam pocket body herbal. Layanan ini adalah pijat menggunakan campuran rempah dari Thailand. Salah satunya daun sinamaki. Manfaat steam pocket body herbal adalah melegakan pernapasan, meredakan asma, dan membuang angin. Caranya, campuran rempah-rempah yang sudah dibungkus ditekan-tekankan ke tubuh pasien, yang sebelumnya juga menjalani pijat tsubo. Lama terapi ini sekitar 2 jam. Untuk mendapatkan hasil maksimal, ia menyarankan terapi batu panas seminggu dua kali. Tarif sekali terapi Rp 50.000, sedangkan steam pocket body herbal Rp 90.000. Ingin mencoba?

Sumber: Gaya Hidup Sehat

Advertisements
Categories: Pijat Altenatif | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: