Canthing : Terapi Jus untuk Diabetes Mellitus

Bagi penderita diabetes mellitus, jika pengobatan kimiawi sudah tak ampuh lagi sebagai terapi penyembuhan, kini jus menjadi cara ampuh yang mampu membantu penyembuhan.

Bila terjadi perubahan dalam metabolisme tubuh Anda, seperti minum lebih banyak, buang air kecil lebih sering, berat badan terus menurun, berlangsung cukup lama dan biasanya cenderung tidak terperhatikan, sampai kemudian ke dokter memeriksakan kadar gula darahnya, kemungkinan Anda terkena diabetes mellitus (DM).

Dr. Prapti Utami, salah seorang ahli herbal mengatakan, DM merupakan suatu keadaan di mana kadar gula dalam darah tinggi, yang penyebabnya ada berbagai macam; faktor genetik, pola makan yang sembarang, dan ketidakseimbangan dalam tubuh, sehingga terjadi penurunan metabolisme dalam tubuh. Ada juga karena kadar glukosa dalam tubuh tinggi. Glukosa tidak bisa terserap semua dan tidak mengalami metabolisme dalam sel, sehingga akan kekurangan energi, badan cepat lelah, dan berat badan terus turun.
Gangguan ini banyak terjadi pada pria usia paruh baya yang salah satunya disebabkan oleh faktor ketidakseimbangan pola makan dan pola kerja. “Tubuh kita perlu 3 hal; bekerja, istirahat, dan nutrisi. Bila ketiganya dalam kondisi yang tidak seimbang, organ pankreas akan mengalami kerusakan dan sistem metabolisme akan kacau,” ujar anggota Pehimpunan Dokter Pengembang Kedokteran Tradisional Timur (PDPKT).

Ada banyak terapi yang cukup membantu dalam pencegahan DM. Salah satu langkah terbaik penyembuhan adalah terapi jus, dengan meminum sari buah-buahan dan sayuran-sayuran. “Caranya dengan dilumatkan, diremas, atau disaring, baik dengan blender maupun manual. Sari tersebut sebaiknya langsung diminum agar kesegarannya tetap terjaga,” saran penulis buku Terapi Jus untuk Diabetes mellitus ini.

Lalu, buah dan sayur apa saja yang mampu membantu terapi penyembuhan bagi pederita DM? Buah-buahan yang utama untuk terapi jus diantaranya; alpokat, wortel, belimbing, bayam, mentimun, pisang, ubi jalar, semangka, dan pepaya. Serta jenis sayuran, diantaranya kacang panjang, buncis, tomat, kentang, dan jagung. Sementara jeruk nipis, daun sendok, dan jahe dapat dicampurkan untuk bahan tambahan pelengkap jus.

Buah-buahan dan sayur-sayuran itu mengandung vitamin A, thiamin (vitamin B1), niasin, asam folat, vitamin C, vitamin E, dan serat. “Misalnya semangka, pisang, dan belimbing adalah buah yang kaya Vitamin B1, di mana vitamin ini sangat bagus untuk penderita DM. Untuk sekali minum cukup 100-200 mg setiap hari. Sedikitnya membantu terapi penyembuhan,” ujar wanita kelahiran 30 April 1970 ini.

Terapi jus ini bukan bentuk penyembuhan yang berdiri sendiri. Di samping terapi jus, perlu juga adanya penyembuhan dari dalam dengan terapi holistik. Terapi ini berkaitan dengan kedekatan dan perhatian keluarga, dan orang terdekat si penderita DM. “Memerhatikan penderita, mau mendengarkan keluhannya. Sehingga penderita tidak tenggelam dalam alam pikirannya sendiri. Itu dapat mengurangi berkembangnya penyakit ini,” ujar lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang ini.
Selain itu ada juga hal yang harus lebih diperhatikan, seperti konsumsi gula harus ditekan seminimal mungkin. Bila mau, ganti gula pasir dengan madu, gula murni, dan gula aren. Menjaga keseimbangan asupan gizi dan pola hidup teratur. Jangan terlalu banyak beban kerja dan istirahatlah bila sudah terlalu lelah bekerja.

Theresia Andayani; Foto : Heru

Sumber : kabare.jogja.com/?UHV5L0ZlWjNWRi9JblVkUmhOIHk%3D=

Advertisements
Categories: terapi penyakit | Leave a comment

Post navigation

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: