Kangkung, Sayur ”Obat” bagi Berbagai Jenis Penyakit

AKARTA – Kangkung (Ipomoea aquatica), sayuran yang selalu hadir di menu-menu restoran chinese food ataupun sea food sebagai tumis kangkung, ternyata punya banyak kegunaan sebagai penyembuh beberapa penyakit.
Tanaman menjalar dengan batang bulat, beruas-ruas, dan berlubang di tengahnya ini mempunyai sifat khas mendinginkan. Ia memiliki kandungan kimia antara lain karotena, hentriakontan dan sitosterol. Zat-zat tersebut berfungsi sebagai antiinflamasi, diuretik dan hemostatik.
Beberapa khasiat dari tanaman ini antara lain untuk mengurangi haid yang terlalu banyak, mengatasi keracunan makanan, kencing darah, anyang-anyangan (kencing sedikit-sedikit dan rasanya nyeri), mimisan, sulit tidur, dan wasir berdarah. Sebagai obat luar, kangkung digunakan untuk mengobati bisul, kapalan dan radang kulit bernanah.
Untuk mengurangi haid dan wasir berdarah digunakan kangkung segar 500 gram yang ditumbuk halus dan diberi air sedikit lalu disaring. Sari kangkung hasil saringan dibubuhi satu sendok makan madu. Ramuan ini diminum sehari sekali dan diulang paling sedikit enam hari.
Sementara untuk mengatasi keracunan makanan digunakan kangkung segar 500 gram dan kacang hijau 120 gram. Kedua bahan tersebut diberi air sedikit lalu dihaluskan lalu disaring. Hasil saringan diaduk bersama satu sendok makan madu. Setengah dari ramuan diminum pagi dan setengahnya lagi pada sore hari. Ulangi pengobatan paling sedikit selama tiga hari.
Bagi penderita kapalan, oleskan getah kangkung pada kulit yang tebal. Lakukan hal berkali-kali, paling tidak selama tiga jam sekali sampai sembuh. Sedangkan untuk mengatasi mimisan, seikat kecil daun kangkung segar ditumbuk halus dan dibubuhi sedikit gula. Lalu diseduh dengan air panas. Setelah dingin, disaring, lalu diminum dua kali sehari.
Untuk mengobati eksim ada dua cara. Yang pertama, seikat kangkung direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Diamkan sampai hangat-hangat kuku. Air ini dipakai untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan ini paling tidak sehari sekali. Sedangkan cara yang kedua dengan melumatkan batang dan akar kangkung segar lalu dikompreskan ke bagian yang gatal.
Untuk mengatasi sakit kepala juga ada dua cara, cara pertama segenggam daun kangkung ditumbuk halus, beri sedikit garam dan air lalu disaring dan diaduk bersama satu sendok makan madu. Satu ramuan diminum sekaligus sehari sekali. Cara yang kedua dengan merebus seikat kangkung lalu air rebusannya diminum.
Untuk penderita wasir bisa meminum rebusan akar kangkung. Kurang lebih segenggam akar kangkung yang sudah dicuci bersih direbus dengan tiga gelas air sampai airnya tinggal separuhnya. Setelah dingin air rebusan tersebut diminum dua kali sehari sebanyak masing-masing setengah gelas.
Bagi yang menderita insomnia atau susah tidur disarankan untuk sering makan tumis daun kangkung. Lebih baik lagi jika tanpa batangnya. Hal ini juga dapat mengurangi rasa sakit bagi penderita sembelit dan mengurangi mual-mual pada ibu hamil.
Bisul dapat disembuhkan dengan mengompreskan 15-20 helai daun kangkung yang ditumbuk halus. Dilakukan dua kali sehari. Untuk penderita sakit gigi dapat berkumur dengan rebusan segenggam akar kangkung yang dibubuhi setengah sendok teh cuka dengan satu gelas air.
Untuk melancarkan air seni, segenggam akar kangkung direbus dengan dua gelas air hingga menjadi satu gelas. Air rebusannya diminum sekaligus satu kali sehari. Untuk menghilangkan ketombe kangkung segar direndam semalaman sampai airnya berwarna kebiruan. Air tersebut kemudian digunakan untuk keramas sampai ketombenya hilang.
Sedangkan untuk sakit sariawan dan gusi bengkak disarankan untuk berkumur-kumur menggunakan perasan air dari seikat daun kangkung yang dilumatkan bersama satu gelas air.
Berdasarkan penelitian, nilai nutrisi 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam adalah air 91,2 gr, energi 28 kcal, protein 1,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 5,63 gr, serat 2 gr, dan ampas 0.87 gram.Ia juga memiliki kandungan mineral, sejumlah vitamin —termasuk vitamin C— dan asam amino.
Namun bagi penderita asam urat dan gangguan mag sebaiknya berhati-hati saat mengonsumsi kangkung karena bisa menimbulkan nyeri pada bagian yang sakit. (nat)

Advertisements
Categories: ramuan herbal alami | 5 Comments

Post navigation

5 thoughts on “Kangkung, Sayur ”Obat” bagi Berbagai Jenis Penyakit

  1. okh,alangkah enaknya makan kangkung, tapi abis itu ngantuk,trims

  2. Ok, deh thank’s

  3. good deh

  4. kikuk

    he…he..he…
    ternyata banyak juga khsiat kangkung, ya…

  5. betapa kayanya alam INDONESIA….
    SUBAHANALLOH…

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out / Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out / Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out / Change )

Google+ photo

You are commenting using your Google+ account. Log Out / Change )

Connecting to %s

Create a free website or blog at WordPress.com.

%d bloggers like this: