Monthly Archives: November 2009

Pemijat Itu Bisa Bangun Masjid dan Kampungnya

 

SURABAYA – Menjadi tukang pijat belumlah cukup. Sumirah nyambi jadi tukang sol sepatu, penjahit, dan pekerja pabrik. Sebagian hasil keringatnya itu ia gunakan untuk membangun madrasah, masjid, mushala, dan mengurus anak yatim. Ternyata, beramal tidak harus menunggu kaya.

Penolakan halus langsung diucapkan Sumirah, pimpinan Panti Asuhan Yatim Piatu Amanah, Rungkut, Surabaya, saat akan diwawancarai Surya untuk tulisan ini. “Saya ini apalah mbak, kok pakai diwawancarai. Masih banyak yang lebih bagus, lebih pintar, dan lebih hebat,” elaknya saat ditemui di Panti Asuhan Amanah sekaligus rumahnya di Jalan Pandugo Gg II Nomor 30 B, Rungkut, Senin (15/9).

Secara materi, Sumirah memang belum bisa dibandingkan dengan pengusaha sukses. Namun, kekayaan hati Sumirah mungkin hanya dimiliki segelintir orang pada abad ini.

Perempuan kelahiran 3 April 1965 ini tak cukup mengelola panti asuhan. Ia mendirikan madrasah, masjid, dan mushala di kampungnya, Pacitan. Mungkin juga sulit dipercaya, Sumirah menghidupi anak-anak yatim dengan menjadi tukang pijat panggilan.

Rasa empati Sumirah sudah terpupuk sejak kecil. Ia terbiasa bergaul dengan anak-anak yatim asuhan almarhum Atmorejo, ayahnya. “Saat itu ada 100 anak yatim dan anak-anak lain yang berlatih ilmu kanuragan (kebatinan) di rumah. Mereka semua tinggal di rumah,” kata ibu lima anak ini.

Secara materi Sumirah kecil tercukupi, tetapi didikan ayahnya tidak membuatnya manja. Bahkan, sejak kelas II SD ia sudah menjadi tukang pijat alternatif, warisan keahlian turun temurun. Duitnya “ditabung” di mushala di Desa Kembang, Kecamatan Pacitan.

“Saat itu saya masih ingat nasihat ayah, ‘Kalau kamu punya rezeki, 50 persen untuk kamu dan 50 persen lagi untuk mushala. Pasti rezeki itu akan barokah’,” ujarnya.

Pesan almarhum ayahnya terus diingat Sumirah. Setiap rupiah yang dihasilkan selalu disisihkan untuk mushala. Begitu pula ketika orderan memijat merambah hingga Madiun, bahkan Semarang.

Saat SMP Sumirah dan kakaknya hijrah ke Jakarta. Di kota megapolitan ini Sumirah tidak tertarik mencicipi pekerjaan lain. Kebetulan, kemampuan memijatnya tersohor hingga ke Jawa Barat. Pada 1986 Sumirah dan suami mencari peruntungan di Surabaya. Di kota ini selain tetap memijat, ia bekerja di pabrik PT Horison Sintex (sekarang Lotus). Ia hanya masuk pabrik hari Selasa, Rabu, dan Kamis.

Namun, dua profesi itu belum cukup. Merasa waktunya masih senggang, Sumirah mencari pekerjaan sampingan. Ia menjadi tukang sol sepatu, menjahit baju, dan tukang keriting rambut. “Karena pekerjaan banyak, rata-rata saya hanya tidur dua jam sehari. Mijat saja sehari hingga 20 kali,” katanya sambil tersenyum.

Kerja keras itu impas dengan hasilnya. Sehari, tidak kurang ia mengantongi Rp 2 juta. Namun, limpahan uang itu tidak membuatnya mabuk. Uang itu dialirkan untuk membangun madrasah, mushala-mushala, dan masjid di desanya. Sumirah enggan menyebut nama mushala itu. “Nanti saya ndak diridaikalau pamer,” katanya.

Suatu ketika, Sumirah pulang kampung. Jalan di desanya tidak bisa dilewati karena rusak berat. Prihatin, ia dan suaminya memperkeras seluruh jalan itu dengan paving blok. Walhasil, rencana naik haji seketika batal karena simpanan Rp 60 juta habis untuk ongkos paving.

“Saya tidak pernah menyimpan uang di bank. Bukan apa-apa, tapi karena tanda tangan saya tidak pernah sama. Itu tentu tidak boleh kan?” katanya.

Hidup Sumirah teruji saat dia melihat banyak anak telantar di sekitar kampungnya. Dia nekat menampung 54 anak yatim itu di rumahnya yang berukuran 2,5 meter x 13 meter. “Sebagian dari mereka saya koskan di depan rumah. Saya sewa tiga kamar,” katanya.

Masalah datang ketika anak asuhnya ndableg dengan menghabiskan air dan sabun milik ibu kos. Sekitar pukul 21.00 anak-anak itu diusir. “Mereka saya tampung di rumah saya. Jadi, mereka tidur sambil duduk,” kata Sumirah.

Esoknya, Sumirah mencari kontrakan untuk mereka. Tawaran kontrakan Rp 4 juta ditolak karena Sumirah tak punya duit. Di tengah kesulitan ia berdoa. Mendadak ada semacam dorongan untuk menghubungi Pak Triyono, dermawan dari Barata Jaya, Surabaya. Sumirah kaget, Pak Triyono memberinya zakat maal (zakat kekayaan) sejumlah Rp 4 juta. “Agar tidak mengganggu penduduk kampung, pagi-pagi sekali kami pindahan,” katanya.

Panti Asuhan Amanah kini menampung 60 anak yatim, dibangun Sumirah pada 1996. Mereka kanak-kanak hingga remaja. Belum lama ini Sumirah mengasuh balita yang ditinggal mati bapaknya. Amelia, balita itu, sekarang berumur sembilan bulan. “Oh ya, Saya sudah menikahkan 13 anak di sini, 16 Oktober nanti saya mantu lagi,” ujarnya dengan mata berbinar.

Untuk mencukupi hidup anak asuhnya, Sumirah tidak mengandalkan bantuan donatur yang sebagian adalah pelanggan pijatnya. Selepas subuh, anak yatim itu berdagang kelapa kupas, sayuran, dan bumbu. Sumirah dan suami juga membuka toko kelontong.

Mengakhiri kisahnya, Sumirah sempat bilang, “Pergunakanlah mata hati. Banyak orang pintar yang belum tentu mengerti.” (MUSAHADAH)


ABI

Sumber : kompas.com

Advertisements
Categories: pijat story (cerita) | Tags: | 3 Comments

Belajar Pijat Praktis Hanya 4 Jam?…Pasti Bisa !

belajar pijat praktis

Anda ingin belajar pijat praktis di kaki hanya dalam waktu 4 jam serta biaya Rp 200.000  ? Dan pasti bisa ! Mengapa tidak !

Anda bisa mengikuti pelatihan pijat praktis di kaki yang diadakan Pijat Keluarga Sehat pada :

  • Hari : Sabtu
  • Tanggal : 28 November 2009
  • Waktu : 08.00 s/d 12.00
  • Tempat : Graha Mustika Ratu Lt. 5, Jl. Gatot Subroto Kav. 74-75 Jakarta Selatan
  • Peserta : Pria atau Wanita, usia antara 18 – 50 tahun
  • Fasilitas : Buku, Alat Pijat, Cream Massage
  • Cara Daftar : cukup sms ke 0819 3265 8331

Atas perhatiannya, saya sampaikan terima kasih.

Salam hangat dan sehat selalu,

Pijat Keluarga Sehat

Categories: pijat pelatihan | Tags: | Leave a comment

Aneka Resep untuk Memelihara Mata

 

 

 

 

 

 

 

Berikut ini berbagai bahan alami yang bermanfaat untuk mengatasi berbagai keluhan pada mata. Beberapa di antaranya bersumber pada buku Perawatan Tubuh dan Pengobatan Tradisional karya R. Sartono.

Mata Lelah
Gunakan alpukat untuk mendinginkan dan menyegarkan mata yang lelah atau sembab. Alpukat bermanfaat karena banyak mengandung vitamin A, C, E, zat besi, potasium, niasin, asam pantatenik, dan protein.

Caranya : Kupas sebuah alpukat lalu dipotong tipis-tipis menyerupai lempengan. Tempelkan pada mata yang lelah atau sembab, lalu diamkan selama 20 menit. Bersihkan sisa alpukat dengan air dingin.

Mata yang letih juga bisa diatasi dengan mengusapkan es batu di sekeliling mata selama beberapa menit. Tindakan ini akan mengembalikan kelancaran peredaran darah dan menyegarkan mata.

Lingkaran Hitam
Masalah lingkaran hitam yang sering muncul di bawah mata, bisa ditangani dengan mentimun yang murah dan mudah didapat. Dalam sayuran ini terkandung banyak mineral dan air.

Caranya : Ambil mentimun dan diiris tipis. Gunakan irisan mentimun untuk mengompres mata selama 15 menit.

Mata Merah
Mata yang memerah dan lelah bisa diatasi dengan merambang dengan air rebusan daun sirih.

Caranya : Segenggam daun sirih beserta batangnya yang muda dan tangkai daunnya direbus dengan 3 gelas air hingga mendidih. Setelah dingin, gunakan air rebusannya untuk merambang bola mata. Boleh juga dengan cara meneteskan air tersebut pada mata.

Untuk mengatasi mata merah akibat kurang tidur, lakukan kompres mata dengan air teh hitam yang sudah diendapkan satu malam.

Mata Bengkak
Untuk menghilangkan bengkak di mata, sekaligus menyejukkan bisa dicoba masker yang mengandung hazelnut, bunga mawar atau bunga jagung.

Pencuci Mata
Untuk membersihkan mata yang keruh, ambil segenggam bunga melati, lalu dibersihkan. Rendam bunga melati dengan segelas penuh air matang yang sudah dingin dan biarkan semalam. Esoknya air tersebut disaring, lalu digunakan untuk merambang atau merendam biji mata.

Membuat Bola Mata Bening
1 sendok teh diseduh dengan segelas air. Biarkan semalam dan esok paginya baru disaring. Gunakan air ini untuk mencuci mata dengan merambang mata selama 3-5 menit. Semula akan terasa perih, namun perlahan akan terasa dingin dan mata pun terasa nyaman. @  Endang Saptorini

Sumber : www.gayahidupsehatonline.com


Categories: tip sehat | Tags: | Leave a comment

Cantik Luar & Dalam dengan Totok Aura

 

totok aura

totok aura

HIDUP di kota besar, khususnya Jakarta, dengan aktivitas yang padat serta kondisi kota yang macet dan berpolusi, sampai masalah hidup yang silih berganti membuat siapapun mengalami stres dan memacu emosi. Makan yang tidak teratur, kurang tidur dan stres yang luar biasa juga membuat sirkulasi oksigen dalam tubuh tidak lancar. Tanpa disadari, hal ini akan menumpuk energi negatif yang menjadi tidak sehat. Aura kecantikan pun tidak terpancar lagi.

Sebenarnya, apa itu aura? Aura adalah elektromagnetik tubuh yang berfungsi sebagai pelindung, yang biasanya “tak kasat Mata“, tetapi dapat “dirasa mata”. Untuk menyehatkan energi, biasanya orang melakukan totok aura.

Jenis totok ini sebetulnya merupakan bagian dari ilmu totok darah yang merupakan warisan Tiongkok kuno yang telah terkenal hingga jauh ke luar China. Totok darah dilakukan dengan pijatan tertentu disekujur tubuh dan dapat mengatifkan aliran darah seluruh anggota tubuh.

Seiring berjalannya waktu, penggunanaan totok darah tidak hanya dimanfaatkan untuk kesehatan tubuh, namun juga terus dikembangkan hingga bisa memiliki banyak fungsi. Tidak hanya dari segi kesehatan, namun juga untuk mempercantik Wajah.

Teknik ini membantu memperlancar peredaran darah, menyeimbangkan metabolisme hormon tubuh, dan meredakan stres. Teknik totok darah juga membantu mengurangi keriput sekaligus mengencangkan Kulit wajah, membantu mengurangi produksi sebum atau minyak dari dalam tubuh.

Teknik ini juga bisa meringankan penyakit susah tidur, meringankan sakit kepala, migran, vertigo, mengeluarkan dan membuang energi negatif, atau aura buruk dari wajah. Fungsi lain yang belakangan semakin digali adalah, menampakkan energi positif atau aura baik dari wajah. Dengan demikian, wajah tampak lebih putih bercahaya dan awet muda.

Diungkapkan Dian, pemilik Dian Kenanga Totok Aura di kawasan Ampera, Jakarta Selatan, totok aura sebetulnya tidak hanya diperuntukkan bagi orang-orang yang memiliki keluhan saja, tetapi juga bagi orang-orang yang ingin mencegah suatu penyakit.

“Jenis totok ini dilakukan dengan cara memberikan pijatan pada titik-titik tertentu dengan teknik khusus di sekujur wajah. Aliran darah di wajah akan diaktifkan dengan menggunakan sentuhan tangan pada titik-titik penting di wajah. Hasilnya, wajah terlihat cerah, segar, dan halus dalam seketika,” katanya.

Sumber : Okezone.com

Categories: terapi pijat | Tags: | Leave a comment

Cerah Berkat Totok Wajah

 

totok wajah

totok wajah

 

 

Totok Wajah banyak dilakukan untuk membuat wajah menjadi lebih cerah. Lakukan dengan tepat dan rutin, supaya hasilnya maksimal.

Totok wajah dilakukan dengan cara memberikan pijatan dengan teknik khusus di sekujur wajah dengan mengaktifkan titik aura wajah. Pijatan di wajah tersebut berfungsi untuk merelakskan wajah sehingga mengurangi kerutan, memperlancar peredaran darah, mempercerah wajah, serta menghilangkan noda-noda coklat di wajah.

Sebelum melakukan totok, pastikan wajah telah dibersihkan terlebih dahulu. Lalu pijat wajah dengan minyak aromaterapi atau baby oil hingga Anda merasa santai. Kemudian barulah wajah bisa ditotok. Tempat-tempat yang ditotok antara lain garis senyum, pangkal hidung, pelipis, atas alis. Setelah selesai wajah di masker. Pengerjaannya memakan waktu kurang lebih 1 jam.

TIPS TOTOK

– Totok sebaiknya dilakukan untuk usia minimum 17 tahun.

– Jangan lakukan jika wajah berjerawat.

– Setelah totok, tunggu selama tujuh hari, baru Anda bisa totok lagi.

– Mintalah ahli yang sudah berpengalaman untuk melakukan totok pada wajah Anda.

Sumber : Nova

Categories: terapi pijat | Tags: | Leave a comment

Konsumsi Tomat Bikin Cepat Langsing

tomato

tomato

LANGSING tidak harus identik dengan diet dan olahraga ketat. Kunci langsing cukup sederhana, yaitu memperbanyak konsumsi tomat. Menurut hasil studi yang dilakukan Dr Julie Lovegrove dari Reading University, makan tomat akan membuat Anda kenyang. Karena itu, Anda tidak terpancing untuk mengonsumsi kudapan.

Apa rahasia dibaliknya? Menurut Lovegrove, tomat kaya akan komponen-komponen yang bisa mengubah kadar hormon pengatur selera makan. Salah satu hormon yang dipengaruhi adalah ghrelin.”Kadar ghrelin rendah akan membuat Anda merasa lebih kenyang,” tutur Lovegrove, seperti dikutip situs dailymail.

Selain itu, lanjut Lovegrove, lycopene (pemberi warna merah pada tomat) juga turut menumpulkan selera makan. Lycopene merupakan komponen yang sebelumnya telah diklaim sangat bermanfaat bagi kesehatan, termasuk berperan dalam melawan kanker dan  meningkatkan kesuburan. Elemen penting satu ini diklaim efektif mencegah, memerangi, serta memperlambat perkembangan kanker prostat.

Rekaman konsumsi

Dalam studi ini, peneliti melibatkan sekelompok perempuan berusia antara 18 dan 35 dengan berat badan normal. Mereka diberikan cream cheese sandwiches yang terbuat dari roti putih, roti yang telah diperkaya dengan wortel atau roti yang diperkaya dengan tomat. Sandwiches diberikan dengan urutan yang berbeda dan peneliti merekam tingkat kekenyangan para partisipan tersebut.

Sebelumnya, peneliti menduga kalau kandungan serat di dalam wortel akan membuat roti tersebut paling membuat kenyang. Akan tetapi studi menemukan kalau roti tomat merupakan roti yang paling mengenyangkan.”Ini adalah studi kecil, kami belum bisa menyatakan kalau tomat merupakan bahan yang sangat penting. Tapi, hasil studi sangat signifikan.”

Studi-studi sebelumnya telah menemukan kalau tomat membantu menjaga kesehatan jantung dengan cara menurunkan kadar kolesterol. Selain itu, makanan dari tomat juga dinyatakan bisa melindungi kulit dari sinar matahari dan menjaga agar kulit tetap terlihat sehat di usia tua. Tomat juga kaya vitamin C, yang berfungsi membantu penyembuhan luka dan penyerapan zat besi oleh tubuh. (OL-08)

Sumber : mediaindonesia.com

Categories: ramuan herbal alami, tip sehat | Tags: , | 1 Comment

Pijat Pelangsingan di Poliklinik OTI RSU dr Soetomo

Keberhasilannya juga Bergantung pada Pasien

pijat pelangsingan

pijat pelangsingan

Ada terapi pijat di Poliklinik Obat Tradisional Indonesia (OTI) RSU dr Soetomo. Mulai pijat relaksasi sampai mengatasi pegal-pegal. Termasuk, pijat untuk melangsingkan tubuh. Hanya, tak banyak pasien yang melangsingkan tubuh di situ.

MAWAR ASTARI

RUANG tunggu Poli OTI RSU dr Soetomo tampak ramai. Tapi, mereka bukan pasien yang ingin terapi alternatif, melainkan berobat ke Onkologi. Poli OTI memang berdekatan dengan Onkologi.

Pasien Poli OTI relatif lebih sedikit dibanding Onkologi. Dalam sehari hanya ada 5–15 pasien. Berbagai pengobatan alternatif bisa dilakukan di poli tersebut. Mulai penyakit dalam sampai facial. ”Di Poli ini juga melayani terapi pijat. Untuk relaksasi atau pijat seluruh tubuh,” kata Yuni Nuryati, terapis pijat di Poli OTI.

Selain itu, ada juga pijat pelangsingan. ”Pijat sekarang bukan hanya berfungsi untuk relaksasi menghilangkan capai, tapi juga untuk mengobati penyakit dan memperbaiki penampilan,” papar wanita 30 tahun itu.

Pijat pelangsingan bisa dinikmati semua umur. ”Yang sering ya remaja sampai dewasa,” jelas wanita berkulit sawo matang itu. ”Paling banyak ibu-ibu berusia 30 tahun ke atas,” lanjutnya. Namun, tak banyak pasien yang menjalani pijat pelangsingan di situ. Sehari rata-rata hanya satu pasien.

Pemijatan biasanya berlangsung sekitar satu jam. ”Kalau ingin mendapatkan hasil maksimal, pemijatan harus diulang beberapa kali,” kata wanita bertubuh mungil itu. Idealnya, pijat pelangsingan dilakukan dalam satu paket, yang terdiri atas enam kali pijat. ”Pasien tak perlu setiap hari berkunjung, cukup dua kali satu minggu,” kata Yuni.

Hasilnya, sambung Yuni, baru tampak setelah enam kali pijat. Bagian yang berlemak bisa berkurang tiga hingga sepuluh sentimeter. Tapi, pengurangan lemak tersebut tidak didapat hanya dengan pijat. ”Diet dan olahraga tidak boleh ditinggalkan,” ujar Yuni. Misalnya, treadmill, jalan, berenang, atau yoga.

Jika ada pasien yang tidak mengalami perubahan, biasanya ada sesuatu yang dilanggar. Misalnya, tidak rajin olahraga, atau makan semaunya. ”Pernah ada pasien yang tidak bisa menjaga pola makan. Katanya banyak kondangan,” tuturnya sambil tersenyum.

Minuman ringan, goreng-gorengan, makanan yang banyak mengandung gula dan lemak harus dihindari. ”Itu kalau mau berhasil,” tegasnya. Pasien yang melakukan terapi pijat, memang harus menjalani berbagai saran yang diberikan. Termasuk diet dan olahraga tadi.

Selain dipijat, pasien juga mendapat obat-obatan tradisional, semisal daun jati Belanda. Daun itu dipercaya dapat menggelontor lemak. ”Minumnya tiga kali sehari selama kurang lebih tiga minggu selama pemijatan,” tuturnya.

Setelah dipijat, pasien akan sering ingin buang air kecil dan buang air besar (BAB). ”Bahkan waktu pijat masih separuh jalan ada yang sudah kebelet. Tapi kebanyakan ditahan,” katanya. Kotoran yang keluar setelah dipijat, tutur Yuni, biasanya lebih lembek. ”Itu bukan hanya karena pemijatan, bisa juga karena efek daun jati Belanda,” jelasnya.

Pasien yang mengambil satu paket, lanjut Yuni, jika dilakukan secara rutin bisa mengurangi lemak tubuh 3–10 cm. Pengurangan bisa bertambah jika pasien mengambil paket pemijatan lagi. ”Paling gemuk yang pernah saya tangani bobotnya 80 kg,” katanya.

Setelah tiga minggu, bobotnya turun jadi 77 kg. Tiap bagian tubuh mengalami penyusutan berbeda. ”Di perut bisa 5-10 cm, lengan dan kaki bisa 1-3 cm,” tuturnya. ”Pemijatan ini memang ditujukan untuk mengurangi lingkar lemak di lengan, perut dan paha,” lanjut wanita yang tinggal di Kapasan Lor itu.

Pemijatan itu, katanya, bukan untuk menurunkan berat badan. Tapi, ”Lebih membentuk badan inti,” ujar Yuni. Yang dikurangi hanya lemak di tempat tertentu. Hanya, secara tidak langsung hilangnya lemak itu akan menurunkan berat badan.

Yuni bergabung Poli OTI sejak 2003. Sebelumnya, dia menempuh kursus khusus mengenai akupresser dan aromaterapi. ”Beberapa pengajarnya dari Unair,” kata penghobi makan itu. Antara lain, drh RTS Adi Cara dan Dr Mangestuti Agil MS Apt. Sebelum jadi terapis pijat, Yuni menjalani training di Poli OTI.

Sampai saat ini hanya dia sendiri terapis pijat khusus pelangsingan di OTI. Untuk mengantisipasi membeludaknya pasien, setiap pasien harus membuat janji dulu. ”Karena itu, tidak pernah terjadi pasien bentrok pada waktu yang sama,” kata ibu satu anak itu.

Namun, karena pasien pelangsingan sekarang masih sepi, jika tiba-tiba ada pasien yang dating, ya tetap dilayani. ”Kan sepi, jadi tidak masalah,” kata Yuni.

Pemijatan di OTI itu menggunakan minyak tertentu yang dioleskan pada kulit. Minyak itu membuat lemak terbakar saat dipijat. ”Mekanisme obat memang bekerja dengan cara itu,” kata dr H.Arijanto Jonosewojo SpPD, kepala Poli OTI. ”Obat kan bisa bekerja dengan cara macam-macam. Kalau ini dengan cara dimasukkan lewat kulit,” lanjutnya.

Diakui, sumber daya di Poli OTI sangat terbatas. Dia berencana menambah tenaga, khususnys bidang terapi. ”Sudah ada yang mendaftar dari lulusan D3 Batra (pengobatan tradisional, Red.) FK Unair. Kemungkinan terapi akan bertambah dua orang lagi,” katanya.

Lebih lanjut dia menjelaskan, ada penafsiran yang kurang tepat mengenai pengobatan alternatif di masyarakat. Banyak yang memandang alternatif itu tidak baik. Sesungguhnya pengobatan alternatif itu ya merupakan bagian dari pengobatan. Alternatif terbagi dua, tradisional dan modern. ”Alternatif modern itu contohnya hiperbarik,” katanya. RSU dr Soetomo mendapat kepercayaan menjalankan pengobatan komplementer-alternatif itu. ”SK-nya keluar tahun 2006,” kata Arijanto. (cfu)

Sumber : http://www.jawapos.co.id

Categories: terapi pijat | Tags: | 2 Comments

Tips Pijat Dari American Association Terapi Pijat (AMTA)

pijat muka

pijat muka

Berikut adalah beberapa tips diadaptasi dari American Association Terapi Pijat untuk membantu Anda menikmati pijat.

* Jadilah reseptif. Jangan makan tepat sebelum sesi pijat.

* Jadilah tepat waktu. Jika Anda tiba di sebuah hiruk-pikuk, bergegas negara, itu akan memakan waktu lebih lama untuk bersantai.

* Jika Anda tidak ingin menghapus semua pakaian Anda, membicarakannya dengan terapis. Pakailah apa yang anda akan merasa nyaman dalam yang akan memungkinkan para terapis untuk bekerja di area tubuh Anda yang membutuhkannya.

* Komunikasi yang baik sangat penting. Sebelum sesi, memberikan informasi kesehatan yang akurat dan membiarkan terapis pijat tahu apa yang Anda inginkan dari pijat. Selama sesi pijat, Bicaralah jika Anda memiliki umpan balik pada jumlah tekanan, kecepatan gerakan, suhu kamar, volume musik, atau pencahayaan.

* Beberapa orang suka bicara selama sesi pijat, sementara yang lain tetap diam. Pada umumnya Anda harus melakukan apapun yang Anda merasa seperti, dan pijat terapis akan mengikuti memimpin Anda.

* Pernapasan membantu memfasilitasi relaksasi. Orang sering berhenti bernapas ketika mereka merasa cemas atau area yang sensitif dipijat. Jika Anda menyadari hal ini terjadi, ingatkan diri Anda untuk napas.

* Cobalah untuk tidak mengetatkan selama pijat. Biarkan ahli terapi pijat Anda tahu jika hal ini terjadi. Mereka mungkin perlu menyesuaikan teknik pijat yang digunakan. Mereka mungkin juga dapat membantu Anda rileks daerah yang terkena.

* Jika Anda menemukan pikiran anda berlomba-lomba selama pijat, salah satu cara untuk lebih “tubuh-berpusat” dan untuk menenangkan pikiran adalah mengikuti tangan terapis pijat dan berfokus pada bagaimana sentuhan terasa.

* Jika sesuatu terjadi selama pijatan yang tampaknya tidak Anda sukai atau yang tidak benar, Anda memiliki hak untuk meminta terapis pijat untuk berhenti. Jika perlu, Anda juga memiliki hak untuk mengakhiri sesi.

* Jika Anda pusing atau cahaya headed setelah pijat, jangan turun dari meja terlalu cepat.

* Minum air tambahan setelah pijat.

* Biarkan selama beberapa terbuka, waktu tenang setelah sesi pijat Anda jika mungkin. Kadang-kadang orang perlu sedikit waktu untuk mengintegrasikan atau menyerap hasil sesi pijat atau kebutuhan beberapa “re-entry” waktu.

Ingat, pijat memiliki keuntungan terbesar dari waktu ke waktu.Efek terapi pijat bersifat kumulatif, sehingga lebih sering seseorang mendapat pijat, semakin baik ia akan merasakan dan yang lebih cepat satu tubuh akan merespon. Jika Anda memperoleh alamat pijat ketegangan otot kronis atau pemulihan dari cedera jaringan lunak, lebih dari satu sesi biasanya diperlukan, jadi bersiaplah untuk menjadwalkan beberapa sesi.

Categories: terapi pijat, tip sehat | Tags: | Leave a comment

Blog at WordPress.com.