Monthly Archives: October 2010

Pijat Tingkatkan Kekebalan Tubuh

SETELAH diteliti lebih jauh, diketahui ternyata selain mampu membuat tubuh lebih bugar, pemijatan secara tidak langsung dapat mencegah penyakit dengan cara meningkatkan sistem kekebalan tubuh kita.

Pemijatan merupakan pemberian energi yang dimasukan ke tubuh untuk memperlancar peredaran darah sehingga dapat terhindar dari penyakit bahkan dapat pula mengobati penyakit. Sudah banyak diakui bahwa pijat dapat membantu mengatasi berbagai masalah kesehatan.

Jenis pijat pun kini makin bervariasi, di antaranya pijat tradisional atau pijat yang paling dikenal di Indonesia, biasa dikenal dengan istilah urut. Pijat refleksi yang mempelajari pijat di titik-titik tubuh tertentu dan berasal dari China. Kemudian shiatsu yang merupakan teknik memijat yang berasal dari Jepang. Lalu ada hot stone massage atau pijat batu panas dengan menggunakan batu vulkanik yang sebelumnya dipanaskan terlebih dahulu.

Swedish massage atau pijat Swedia dengan teknik memijat yang tidak terlalu keras dan menggunakan telapak tangan memberi tekanan pada otot dan tulang. Thai massage atau pijat Thai dengan menggunakan energi tubuh dan lembut, manfaatnya adalah untuk relaksasi bahkan mampu membangkitkan gairah terhadap pasangan. French massage atau pijat Prancis yang bermanfaat menambah kecantikan.

Dalam sebuah uji coba terhadap orang dewasa yang sehat, pemijatan baik yang ringan ataupun berat mampu memicu perubahan bermanfaat pada sel imun yang dikenal berperan melindungi tubuh dari penyakit.

Untuk mengujinya, sebanyak 29 sukarelawan diminta mengikuti sesi pemijatan selama 45 menit. Sebelum dimulai, tubuh mereka dipasangi dengan kateter intravena untuk mengambil sampel darah selama pemijatan. Sampel darah diambil saat 5 menit dan 1 menit sebelum pemijatan dan 1, 5, 10, 15, 30, dan 60 setelah pemijatan.

Setelah sampel darah dianalisis, para ilmuwan menemukan bahwa para sukarelawan mengalami perubahan yang signifikan pada sel imun yang mampu mencegah penyakit. Para sukarelawan juga mengalami penurunan kadar hormon kortisol pemicu stres begitu juga penurunan arginin vasopressin )hormon yang memengaruhi perilaku agresif.

Sumber : mediaindonesia.com

Advertisements
Categories: terapi pijat | Tags: | Leave a comment

Spa Kaktus, Pemijatan ala Meksiko

BAGAIMANA ya rasanya dipijat dengan menggunakan kaktus? Yang terbayang pastinya adalah rasa ngeri karena kaktus merupakan tumbuhan yang berduri tajam. Bukannya relaks, nantinya kita malah terluka karena duri kaktus. Tapi tak begitu halnya dengan warga Punta Mita, Meksiko, daerah asal pemijatan unik ini.

Namun, jangan khawatir, di Punta Mita memang ada pemijatan kaktus, tapi tak akan membuat Anda sakit. Pemijatan ini menggunakan kaktus yang durinya telah dilepas dari daunnya. Dalam pemijatan ini, digunakan kaktus jenis nopal yang sebelumnya telah direndam dalam air hangat. Ketika sudah lembut dan lunak, kaktus dibelah menjadi dua lalu digosokkan ke kulit.

Daging kaktus ini sekilas mirip dengan lidah buaya. Daging nopal kaktus diketahui ampuh melembapkan, mendetoks, dan membatu mnbgobati luka bakar pada kulit. Tak seperti jenis pemijatan lain yang mesti menggunakan minyak, pemijatan ini dilakukan dengan air kaktus nopal yang cepat menyerap ke kulit. Air ini juga tak berlendir atau lengket sehingga Anda pun tak akan merasa harus mandi setelah dipijat. Salah satu tempat di Meksiko yang menyediakan layanan pijat kaktus adalah Four Seasons Punta Mita Hakali Massage. Dengan membayar US$177, Anda akan mendapat pemijatan kaktus selama 50 menit.

Tahukah Anda, selain untuk kulit, kaktus nopal juga biasa digunakan dalam masakan sepeti salad. Kaktus nopal juga kaya akan serat sehingga Anda akan depat merasa kenyang dan sistem pencernaan pun lancar. Bila dimakan, rasanya seperti jeli konyaku yang ada di Jepang.

Sumber : mediaindonesia.com

Categories: terapi pijat | Tags: , | Leave a comment

Blog at WordPress.com.