Kangkung, Sayur ”Obat” bagi Berbagai Jenis Penyakit

AKARTA – Kangkung (Ipomoea aquatica), sayuran yang selalu hadir di menu-menu restoran chinese food ataupun sea food sebagai tumis kangkung, ternyata punya banyak kegunaan sebagai penyembuh beberapa penyakit.
Tanaman menjalar dengan batang bulat, beruas-ruas, dan berlubang di tengahnya ini mempunyai sifat khas mendinginkan. Ia memiliki kandungan kimia antara lain karotena, hentriakontan dan sitosterol. Zat-zat tersebut berfungsi sebagai antiinflamasi, diuretik dan hemostatik.
Beberapa khasiat dari tanaman ini antara lain untuk mengurangi haid yang terlalu banyak, mengatasi keracunan makanan, kencing darah, anyang-anyangan (kencing sedikit-sedikit dan rasanya nyeri), mimisan, sulit tidur, dan wasir berdarah. Sebagai obat luar, kangkung digunakan untuk mengobati bisul, kapalan dan radang kulit bernanah.
Untuk mengurangi haid dan wasir berdarah digunakan kangkung segar 500 gram yang ditumbuk halus dan diberi air sedikit lalu disaring. Sari kangkung hasil saringan dibubuhi satu sendok makan madu. Ramuan ini diminum sehari sekali dan diulang paling sedikit enam hari.
Sementara untuk mengatasi keracunan makanan digunakan kangkung segar 500 gram dan kacang hijau 120 gram. Kedua bahan tersebut diberi air sedikit lalu dihaluskan lalu disaring. Hasil saringan diaduk bersama satu sendok makan madu. Setengah dari ramuan diminum pagi dan setengahnya lagi pada sore hari. Ulangi pengobatan paling sedikit selama tiga hari.
Bagi penderita kapalan, oleskan getah kangkung pada kulit yang tebal. Lakukan hal berkali-kali, paling tidak selama tiga jam sekali sampai sembuh. Sedangkan untuk mengatasi mimisan, seikat kecil daun kangkung segar ditumbuk halus dan dibubuhi sedikit gula. Lalu diseduh dengan air panas. Setelah dingin, disaring, lalu diminum dua kali sehari.
Untuk mengobati eksim ada dua cara. Yang pertama, seikat kangkung direbus dengan air secukupnya sampai mendidih. Diamkan sampai hangat-hangat kuku. Air ini dipakai untuk mencuci bagian yang gatal. Lakukan ini paling tidak sehari sekali. Sedangkan cara yang kedua dengan melumatkan batang dan akar kangkung segar lalu dikompreskan ke bagian yang gatal.
Untuk mengatasi sakit kepala juga ada dua cara, cara pertama segenggam daun kangkung ditumbuk halus, beri sedikit garam dan air lalu disaring dan diaduk bersama satu sendok makan madu. Satu ramuan diminum sekaligus sehari sekali. Cara yang kedua dengan merebus seikat kangkung lalu air rebusannya diminum.
Untuk penderita wasir bisa meminum rebusan akar kangkung. Kurang lebih segenggam akar kangkung yang sudah dicuci bersih direbus dengan tiga gelas air sampai airnya tinggal separuhnya. Setelah dingin air rebusan tersebut diminum dua kali sehari sebanyak masing-masing setengah gelas.
Bagi yang menderita insomnia atau susah tidur disarankan untuk sering makan tumis daun kangkung. Lebih baik lagi jika tanpa batangnya. Hal ini juga dapat mengurangi rasa sakit bagi penderita sembelit dan mengurangi mual-mual pada ibu hamil.
Bisul dapat disembuhkan dengan mengompreskan 15-20 helai daun kangkung yang ditumbuk halus. Dilakukan dua kali sehari. Untuk penderita sakit gigi dapat berkumur dengan rebusan segenggam akar kangkung yang dibubuhi setengah sendok teh cuka dengan satu gelas air.
Untuk melancarkan air seni, segenggam akar kangkung direbus dengan dua gelas air hingga menjadi satu gelas. Air rebusannya diminum sekaligus satu kali sehari. Untuk menghilangkan ketombe kangkung segar direndam semalaman sampai airnya berwarna kebiruan. Air tersebut kemudian digunakan untuk keramas sampai ketombenya hilang.
Sedangkan untuk sakit sariawan dan gusi bengkak disarankan untuk berkumur-kumur menggunakan perasan air dari seikat daun kangkung yang dilumatkan bersama satu gelas air.
Berdasarkan penelitian, nilai nutrisi 100 gram kangkung yang direbus tanpa garam adalah air 91,2 gr, energi 28 kcal, protein 1,9 gr, lemak 0,4 gr, karbohidrat 5,63 gr, serat 2 gr, dan ampas 0.87 gram.Ia juga memiliki kandungan mineral, sejumlah vitamin —termasuk vitamin C— dan asam amino.
Namun bagi penderita asam urat dan gangguan mag sebaiknya berhati-hati saat mengonsumsi kangkung karena bisa menimbulkan nyeri pada bagian yang sakit. (nat)

Categories: ramuan herbal alami | 5 Comments

Wortel, Penjernih Mata dan Pemutih Kulit

JAKARTA – Seorang karyawati yang biasa bekerja dengan komputer lebih delapan jam sehari merasakan matanya selalu basah berair dan perih. Oleh seorang ahli pengobatan alternatif, ia disarankan minum jus wortel dari seperempat kilogram wortel segar, sehari dua kali. Dua bulan kemudian matanya kembali sehat bahkan menurutnya pandangan terasa lebih bening. Ia lalu membiasakan diri untuk minum jus satu batang wortel setiap pagi.
Wortel (Daucus carota L.) sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Ia berasal dari negeri yang beriklim sedang (sub-tropis) yaitu berasal dari Asia Timur Dekat dan Asia Tengah. Ia ditemukan tumbuh liar sekitar 6.500 tahun lalu. Budidaya wortel pada mulanya terjadi di daerah sekitar Laut Tengah, menyebar luas ke kawasan Eropa, Afrika, Asia dan akhirnya ke seluruh dunia.
Tanaman yang masuk dalam ordo Umbelliferales ini banyak ragamnya. Bila dilihat bentuk umbinya ada tiga tipe, yaitu tipe chantenay (berbentuk bulat panjang dengan ujung tumpul), tipe imperator (berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing) dan tipe nantes (merupakan gabungan tipe imperator dan chantenay). Jus kombinasi dari wortel nantes dan chantenay, dipercaya memiliki khasiat terbaik, selain juga memberi cita rasa yang enak.

Khasiat
Daun wortel juga berguna untuk mengobati batu ginjal dan radang selaput lendir kandung kemih. Sedangkan rimpang atau akarnya dapat mengobati cacing kremi, memelihara kesehatan mata, pencernaan, dan sebagai obat luar untuk luka bakar. Biji wortel dapat mengobati batu ginjal, disentri dan mencret.
Warna oranye tua pada wortel menandakan kandungan beta karoten yang tinggi. Makin jingga warna wortel, makin tinggi kadar beta-karotennya. Kadar beta-karoten yang terkandung dalam wortel lebih banyak dibanding kangkung, caisim dan bayam.
Beta karoten ini dapat mencegah dan mengatasi kanker, darah tinggi, menurunkan kadar kolesterol dan mengeluarkan angin dari dalam tubuh. Kandungan tinggi antioksidan karoten juga terbukti dapat memerangi efek polusi dan perokok pasif.
Beta karoten yang menyebabkan warna oranye pada wortel bisa juga menimbulkan warna kekuningan pada kulit manusia yang kebanyakan minum jus atau perasan wortel. Meskipun demikian warna kuningnya berbeda dengan yang menderita sakit kuning demikian pula warna matanya tidak kuning. Bahkan ada juga yang memanfaatkan perasan wortel sebagai minuman pemutih kulit.
Kandungan potasiumnya yang tinggi bisa menetralkan keasaman darah yang kelewat tinggi pada pecandu rokok, alkohol dan pemakai obat-obatan berbahaya. Potasium yang terkandung dalam wortel juga berpotensi untuk membantu menjinakkan racun, terutama logam berat yang ditimbulkan polusi udara. Untuk itu jus wortel dapat dikombinasikan dengan kacang polong, kentang, kol dan tomat.
Wortel mengandung enzim pencernaan dan berfungsi diuretik. Meminum segelas sari daun wortel segar ditambah garam dan sesendok teh sari jeruk nipis berkhasiat untuk mengantisipasi pembentukkan endapan dalam saluran kencing, memperkuat mata, paru-paru, jantung dan hati. Sementara mengunyah daun wortel dapat menyembuhkan luka-luka dalam mulut dan menghilangkan napas bau, gusi berdarah dan sariawan.
Menurut Noviana Yaniar (1993) dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Untuk Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Unit Materia Medica, Malang, wortel dapat mengatasi masalah-masalah seperti hipertensi, rabun senja, mata minus, demam pada anak, cacingan, luka bakar, batuk, nyeri haid, sembelit dan menghaluskan wajah.
Beberapa penelitian menunjukkan, orang-orang yang makan wortel secara teratur, memiliki kemungkinan terkena kanker paru-paru lebih kecil, meskipun ia perokok. Sebuah percobaan di Skotlandia sekitar tahun 1979 menunjukkan orang sehat yang makan 7 ons wortel mentah setiap hari, kadar kolesterol darah mereka turun sampai 11 persen.
Mengonsumsi wortel selama tiga minggu juga menurunkan risiko serangan jantung sekitar 22 persen. Makan wortel paling sedikit lima kali setiap minggu dapat menurunkan risiko terkena stroke sebesar 68 persen.
Bagi yang sudah terserang stroke, vitamin A dapat mencegah kematian atau cacat pascastroke. Seperti diketahui, dalam setiap 100 gram wortel diketahui mengandung 12.000 S.I vitamin A.
Bagi penderita penyakit Lupus atau System Lupus Erythematosus (SLE) juga dianjurkan untuk mengkonsumsi wortel karena kandungan vitamin A, garam mineral dan karbohidrat alami yang tinggi.
Seorang sinse juga menganjurkan konsumsi dua ons wortel dicampur setengah ons lobak sangat baik untuk pengobatan gangguan mata. Kombinasi wortel dan lobak itu juga sangat bermanfaat untuk penderita sakit jantung koroner dan ginjal. Sedangkan kombinasi wortel, tomat, nanas, akan memperbaiki sistem metabolisme tubuh, menurunkan kolesterol darah dan asam urat.
Untuk meningkatkan kesuburan bagi perempuan dan meningkatkan kualitas sperma pria, digunakan jus campuran satu buah apel, tiga ons wortel dan setengah kilogram taoge yang minum sekali bersama suami-istri. Ramuan ini diminum setiap pagi-sore, hasilnya dapat dilihat dalam satu minggu.(nat)

Sumber : http://www.sinarharapan.co.id/iptek/kesehatan/2003/034/kes4.html

Categories: ramuan herbal alami | 5 Comments

Perlambat Pikun dengan Latihan Otak

Salah satu cara menjaga kebugaran otak adalah dengan senam otak sehat atau GLO.

Saat hendak bepergian, Asri (42) sibuk mencari kunci mobil. Pencariannya ke kamar, ke meja kerja, dan beberapa tempat lain tak membuahkan hasil. Barulah, setelah beberapa saat, ia teringat bahwa sang kunci ”bertengger” di tas yang ia jinjing sedari tadi. Inikah tanda-tanda pikun? Pikun atau demensia memang biasa terjadi pada lanjut usia (lansia).

Demensia menyebabkan kualitas hidup penderitanya jelek dan hubungan sosial menjadi terganggu. Tak hanya itu, penderita juga menjadi beban keluarga dan negara, kata dr Astuti SpS dari SMF (Staf Medik Fungsional) Saraf di RS Dr Sardjito, Yogyakarta.

Proses menua dan usia lanjut memang proses alami. Fenomena menua ini juga terjadi pada otak. Hal yang paling dirasakan adalah kemunduran daya ingat (memori) dan ini bisa secara normal dan tidak normal. Inilah yang kemudian menyebabkan demensia. Padahal, kepikunan pun bisa diperlambat lho! Seperti Asri, misalnya, ada baiknya ia melakukan berbagai latihan khusus memperlambat pikun, sebelum usia terlanjur lanjut.

Kemampuan daya ingat yang menurun secara normal pada lansia disebabkan oleh proses berpikir menjadi lamban, kurang menggunakan strategi memori yang tepat, dan kesulitan untuk pemusatan perhatian dan konsentrasi. Ia juga memerlukan lebih banyak waktu untuk belajar hal yang baru, memerlukan lebih banyak isyarat untuk mengingat kembali apa yang pernah diingatnya. Orang yang mengalami kepikunan yang tidak normal, ia bisa lupa makan, lupa nama pasangan, benda, angka, atau keterampilan yang pernah dikuasai. Terkadang, ia pun lupa dengan aturan-aturan sosial.

Untuk itu Astuti pun memberikan beberapa kiat mengatasi kemunduran daya ingat atau memperlambat kepikunan. Intinya, jangan biarkan otak Anda berhenti bekerja. Berikut kiatnya:

– Selalu belajar, berarti aktifkan otak Anda. Bangkitkan minat memakai pikiran dengan cara misalnya membiasakan membaca buku-buku yang bermanfaat, seperti membaca Al-Qur’an rutin, matematika, berhitung, merancang, atau memasak.
– Ulangi informasi yang baru untuk disimpan dalam ingatan
– Melatih memusatkan perhatian/konsentrasi, misalnya: dengan berdzikir, shalat yang khusuk, yoga, dan lain-lain.
– Rekreasi.
– Ikut kegiatan sosial.
– Konseling ke spesilis saraf, untuk deteksi dini demensia.
– Membuat catatan atau biografi merupakan aktifitas lansia yang paling baik dan sangat berharga.
– Menjaga kesehatan tubuh dengan pola hidup sehat seperti makan-makanan sehat, istirahat/tidur cukup, hindari rokok dan alkohol.
– Gerak Latih Otak (senam otak) dan olahraga lain sesuai kemampuan.

Gerak dan Latih Otak
Pada prinsipnya dasar latihan otak adalah ingin otak tetap bugar dan mencegah pikun. Otak adalah satu-satunya organ yang kecanggihannya menurut para peneliti lebih canggih dari tata surya di alam lain. Seumur hidup manusia menurut penelitian, otak hanya terpakai 20 persen dan 80 persen lainnya belum terungkap, kata dr Astuti SpS.

Astuti memberi contoh, tersumbatnya di bagian otak sebelah kiri di atas telinga kita itu pusat berbahasa. Akibatnya, orang akan sulit bicaranya. Jika yang terjadi lesi di atas puncak kepala, pas pusat penggerakan jari tangan atau bibir, bisa cadel, lumpuh, dan sebagainya.

”Kita harus memberi edukasi pada masyarakat untuk memelihara otak tetap bugar. supaya kualitas hidupnya tetap terjaga baik. Karena sedikit lesi (luka), jaringan otak tidak berfungsi sehingga dengan sendiri aktivitas/kualitas hidup seseorang menjadi jelek,”kata Astuti.

Salah satu latihan untuk otak adalah dengan senam otak sehat atau yang diciptakan oleh Asosiasi Alzheimer Indonesia disebut Gerak dan Latih Otak (GLO).

GLO ini bisa dilakukan oleh semua usia. Pada penderita epilepsi anak, anak dengan cerebral palsy, anak yang gerak tangannya tidak terkoordinasi selain difisioterapi, mereka juga bisa dilatih otaknya lewat GLO.

GLO ini gerakannya mudah dan dapat dilakukan saat duduk atau berdiri. dilakukan dengan perasaan senang, rileks, serta tidak menahan napas. ”Bila sedang berada di bus kota, sedang di depan meja komputer, gerakan ini bisa saja dilakukan dalam hanya dalam lima menit.

Biasanya latihan yang dianjurkan tiga kali seminggu, masing-masing sekitar 15-20 menit, harus selalu membayangkan gerak fisiknya, supaya tersambung sirkuit otak dengan gerakan-gerakan yang sedang dilakukan.

1. Latih peregangan leher
Posisi badan menghadap lurus ke depan, dengan telapak tangan kanan pada sisi kanan kepala. Tekan kepala ke arah kiri, sementara kepala menghadap lurus ke depan. Otot-otot leher akan terasa teregang melawan dorongan tangan. Lakukan delapan kali hitungan dengan tidak menahan nafas. Lakukan secara bergantian dengan telapak tangan kiri.

2. Peregangan bahu dan lengan atas
a. Luruskan tangan kanan ke atas (di samping telinga), telapak tangan menghadap ke depan. Tangan kiri melewati belakang di bawah siku tangan kanan. Tangan yang lurus digerakkan ke belakang, sedangkan tangan yang satunya menahan ke depan.
Akan terasa regangan pada bahu dan lengan atas. Hembuskan nafas pada saat otot diaktifkan atau tegang. Kemudian lakukan bergantian dengan tangan yang kiri, masing-masing dua kali.
b. Luruskan tangan kanan ke atas, di samping telinga dengan telapak tangan menghadap ke dalam. Tangan yang lurus digerakkan ke kanan, sedangkan tangan yang satu lagi menarik tangan kanan ke arah dalam. Lakukan bergantian dengan tangan yang kiri, masing-masing dua kali.
c. Posisi tangan kanan lurus menekan ke arah telinga kanan dan tangan yang satu lagi mendorong ke arah keluar. Lakukan bergantian dengan tangan kiri, masing-masing dua kali.

3. Pemanasan sakelar otak
Gosoklah dua lekukan kiri dan kanan di bawah pertemuan tulang selangka kiri dan kanan dengan tulang dada. Dengan tangan lain gosok daerah perut. Usahakan mata bergerak ke kiri dan ke kanan, ke atas, ke bawah dan memutar dari kiri atas ke kanan atas. Lakukan enam kali pernapasan dengan tangan bergantian.

4. Latihan inti
a. Delapan tidur
Berdiri tegak, kepala lurus ke depan, tangan kanan lurus ke depan, ibu jari menghadap ke atas di depan hidung. Gerakkan tangan ke kiri atas, kiri bawah, kembali ke tengah, lalu ke ke kanan atas, kanan bawah dan kembali ke tengah. Gerakan ini membentuk angka delapan tidur dan lakukan tanpa diikuti gerakan bola mata.
b. Untuk variasi delapan tidur, gerakkan ibu jari sama seperti gerakan delapan tidur, tetapi gerakan ibu jari diikuti dengan gerakan bola mata. Lakukan latihan ini bergantian dengan tangan kanan, kiri, dan kedua tangan saling berkaitan. Masing-masing dalam hitungan dua kali delapan.
(idionline/RoL)

Sumber : http://www.keluargasehat.com/tipsisi.php?news_id=953

Categories: terapi penyakit | Leave a comment

Cepat Atasi Cegukan

Cegukan terjadi ketika diafragma, otot di dasar paru-paru mengalami kejang. Kekejangan itu menyebabkan pita suara menutup dengan cepat dan terdengarlah suara keras cegukan.

National Library of Medicine di Amerika Serikat mengatakan bahwa makanan pedas dan berbumbu serta asap tebal adalah pemicu cegukan. Pneumonia, radang selaput dada, atau kerusakan daerah tertentu di otak yang mengontrol pusat cegukan bertanggung jawab pada terjadinya cegukan.

Cara mudah menyembuhkan cegukan adalah menahan napas, minum segelas air dingin, atau makan sesendok gula.

Anda juga dapat mencoba menghentikannya dengan meletakkan kantong kertas di depan mulut dan mencoba bernapas dari kantong kertas itu selama beberapa menit.

Jarang terjadi cegukan lebih dari beberapa menit. Jika cegukan berlangsung selama beberapa hari, langkah yang bijak yakni berkonsultasi ke dokter.
(idionline/KCM)

Categories: terapi penyakit | Leave a comment

Rileksasi Bantu Pasien Diabetes

Anda penderita diabetes? kalau ya sebaiknya hindari stres. Sebuah studi menemukan mengatasi stress dengan rileksasi dan teknik pernapasan bisa memberikan dampak seefektif obat pengontrol diabetes.

Stres menurut studi ini bisa meningkatkan kadar glukosa darah bahkan memperbesar resiko komplikasi seperti gangguan pada mata, ginjal dan syaraf.

Studi ini menemukan sekitar sepertiga pasien diabetes yang rutin melakukan teknik relaksasi tercatat mengalami penurunan gula darah satu persen lebih dibanding pasien lain yang tak

“Teknik-teknik penanganan stres bila disertai dengan perawatan standar bisa membantu menurunkan kadar glukosa darah. Penurunan yang dicapai juga hampir sebesar hasil yang bisa diharapkan dari obat-obatan pengendali diabetes,” kata Richard Surwit, psikologi kedokteran dari Duke University Medical Centre, Amerika.

Tim Surwit meneliti 108 pasien diabetes tipe II dan pengidap diabetes akut pada orang dewasa. Semua responden tersebut diminta menjalani sesi edukasi diabetes selama 30 menit dan separuh responden juga diminta mengikuti panduan mengatasi stres.

Setelah setahun 32 persen pasien yang mendapat pengetahuan tentang penanganan stres tercatat mengalami penurunan gula darah satu persen atau lebih. Sementara hanya 12 persen di antara responde tanpa pengetahuan mengatasi stress mengalami penurunan kadar gula darah.

Menurut Surwit stress mempengaruhi diabates secara langsung.

“Saat stress terjadi pelepasan hormon yang memicu mobilisasi energi. Inilah yang dikenal dengan reaksi ‘fight or flight’ (lawan atau kabur). Kunci mobilisasi energi ini adalah transport glukosa ke aliran darah, akibatnya kadar glukosa naik. Nah bagi pasien diabetes akan lebih baik jika menambah relaksasi dan teknik pernafasan dalam terapi diabetes mereka,” tambah Surwit.
(idionline/Net)

Sumber : http://www.keluargasehat.com/tipsisi.php?news_id=800

Categories: terapi penyakit | 3 Comments

Canthing : Terapi Jus untuk Diabetes Mellitus

Bagi penderita diabetes mellitus, jika pengobatan kimiawi sudah tak ampuh lagi sebagai terapi penyembuhan, kini jus menjadi cara ampuh yang mampu membantu penyembuhan.

Bila terjadi perubahan dalam metabolisme tubuh Anda, seperti minum lebih banyak, buang air kecil lebih sering, berat badan terus menurun, berlangsung cukup lama dan biasanya cenderung tidak terperhatikan, sampai kemudian ke dokter memeriksakan kadar gula darahnya, kemungkinan Anda terkena diabetes mellitus (DM).

Dr. Prapti Utami, salah seorang ahli herbal mengatakan, DM merupakan suatu keadaan di mana kadar gula dalam darah tinggi, yang penyebabnya ada berbagai macam; faktor genetik, pola makan yang sembarang, dan ketidakseimbangan dalam tubuh, sehingga terjadi penurunan metabolisme dalam tubuh. Ada juga karena kadar glukosa dalam tubuh tinggi. Glukosa tidak bisa terserap semua dan tidak mengalami metabolisme dalam sel, sehingga akan kekurangan energi, badan cepat lelah, dan berat badan terus turun.
Gangguan ini banyak terjadi pada pria usia paruh baya yang salah satunya disebabkan oleh faktor ketidakseimbangan pola makan dan pola kerja. “Tubuh kita perlu 3 hal; bekerja, istirahat, dan nutrisi. Bila ketiganya dalam kondisi yang tidak seimbang, organ pankreas akan mengalami kerusakan dan sistem metabolisme akan kacau,” ujar anggota Pehimpunan Dokter Pengembang Kedokteran Tradisional Timur (PDPKT).

Ada banyak terapi yang cukup membantu dalam pencegahan DM. Salah satu langkah terbaik penyembuhan adalah terapi jus, dengan meminum sari buah-buahan dan sayuran-sayuran. “Caranya dengan dilumatkan, diremas, atau disaring, baik dengan blender maupun manual. Sari tersebut sebaiknya langsung diminum agar kesegarannya tetap terjaga,” saran penulis buku Terapi Jus untuk Diabetes mellitus ini.

Lalu, buah dan sayur apa saja yang mampu membantu terapi penyembuhan bagi pederita DM? Buah-buahan yang utama untuk terapi jus diantaranya; alpokat, wortel, belimbing, bayam, mentimun, pisang, ubi jalar, semangka, dan pepaya. Serta jenis sayuran, diantaranya kacang panjang, buncis, tomat, kentang, dan jagung. Sementara jeruk nipis, daun sendok, dan jahe dapat dicampurkan untuk bahan tambahan pelengkap jus.

Buah-buahan dan sayur-sayuran itu mengandung vitamin A, thiamin (vitamin B1), niasin, asam folat, vitamin C, vitamin E, dan serat. “Misalnya semangka, pisang, dan belimbing adalah buah yang kaya Vitamin B1, di mana vitamin ini sangat bagus untuk penderita DM. Untuk sekali minum cukup 100-200 mg setiap hari. Sedikitnya membantu terapi penyembuhan,” ujar wanita kelahiran 30 April 1970 ini.

Terapi jus ini bukan bentuk penyembuhan yang berdiri sendiri. Di samping terapi jus, perlu juga adanya penyembuhan dari dalam dengan terapi holistik. Terapi ini berkaitan dengan kedekatan dan perhatian keluarga, dan orang terdekat si penderita DM. “Memerhatikan penderita, mau mendengarkan keluhannya. Sehingga penderita tidak tenggelam dalam alam pikirannya sendiri. Itu dapat mengurangi berkembangnya penyakit ini,” ujar lulusan Fakultas Kedokteran Universitas Diponegoro Semarang ini.
Selain itu ada juga hal yang harus lebih diperhatikan, seperti konsumsi gula harus ditekan seminimal mungkin. Bila mau, ganti gula pasir dengan madu, gula murni, dan gula aren. Menjaga keseimbangan asupan gizi dan pola hidup teratur. Jangan terlalu banyak beban kerja dan istirahatlah bila sudah terlalu lelah bekerja.

Theresia Andayani; Foto : Heru

Sumber : kabare.jogja.com/?UHV5L0ZlWjNWRi9JblVkUmhOIHk%3D=

Categories: terapi penyakit | Leave a comment

DIET DAN OLAHRAGA

Olahraga secara teratur bagi penderita DM sangat dianjurkan. Dr. Sadoso Sumosardjuno, pakar kesehatan olahraga, menyarankan agar berolahraga 6 hari seminggu dalam porsi sedang. Jenisnya aerobik seperti jalan kaki atau senam, paling tidak 20 – 45 menit/hari. Denyut nadi dikontrol kira-kira 60% melebihi denyut nadi maksimal – normal (tidak melebihi 85% denyut nadi maksimal). Antara 60% – 80% denyut nadi maksimal ini disebut zone latihan. Denyut nadi maksimal adalah 220 dikurangi usia (dalam tahun).

Namun jangan lupa melakukan pemanasan dan cooling down (menurunkan intensitas latihan secara bertahap). Satu sampai tiga jam sebelum berolahraga makan secukupnya. Kalau berolahraga berat yang berlangsung lama, dianjurkan menyantap snack setiap 30 menit. Juga banyak minum air putih (dingin atau tidak).

“Sebelum mulai berolahraga perlu diketahui keadaan fisik dan status penyakitnya secara pasti,” tambah dr. David. Jangan memilih olahraga yang berhenti mendadak seperti tenis atau badminton. Sebaiknya tidak berolahraga di ruang ber-AC atau terlalu panas. Jika menggunakan suntikan insulin, kadar gula darah harus dipantau sendiri sebelum, selama, dan sehabis olahraga. Jika kadar gula 250 mg% ke atas, olahraga ditunda dulu.

Dalam hal diet, perhatikan konsumsi takaran karbohidrat. Menurut dr. Ervina Karyadi, MSc., ahli gizi, ada 2 golongan karbohidrat, yakni kompleks dan sederhana. Bila mengkonsumsi karbohidrat kompleks seperti pada roti, nasi, atau kentang, zat ini akan diuraikan menjadi rantai tunggal glukosa, kemudian baru diserap ke dalam aliran darah. Kadar gula memang akan naik, tapi dengan cepat atau banyak. Bila mengkonsumsi makanan berkarbohidrat sederhana, seperti selai, jeli, sirup, limun, es krim, kadar gula darah segera naik memasuki sistem darah.

Sebab itu penderita DM dianjurkan tidak mengkonsumsi makanan berkarbohidrat sederhana. Sebaliknya, mengkonsumsi sumber karbohidrat berserat alami seperti roti biji gandum, biskuit berserat, sayuran, kacang-kacangan, dan buah segar (kadar gula rendah).

Dr. David menganjurkan kepada penderita DM di Indonesia, gunakan komposisi 68% kalori karbohidrat, 20% kalori lemak, dan 12% kalori protein.

Pada dasarnya, diet diabetes terdiri atas 3 kali makan utama dan 3 kali makan antara (snack) dengan jarak 3 jam. Contohnya:

  • Pukul 06.30 – makan pagi.
  • Pukul 09.30 – makanan kecil atau buah.
  • Pukul 12.30 – makan siang.
  • Pukul 15.30 – makanan kecil atau buah.
  • Pukul 18.30 – makan malam.
  • Pukul 21.30 – makanan kecil atau buah.

Setiap kali makan dalam jumlah porsi kecil sampai sedang agar tidak membebani pankreas. Buah-buahan yang diajurkan, pepaya, kedondong, pisang, apel, tomat, semangka yang kurang manis. Yang dilarang, sawo, mangga, jeruk, rambutan, durian, anggur. Dalam melaksanakan diet diabetes sehari-hari hendaknya mematuhi pedoman diet 3J, yakni jumlah kalori, jadwal diet, dan jenis makanan yang boleh dan yang tidak.

Penentuan gizi penderita DM dilaksanakan berdasarkan BBR (berat badan relatif) dengan rumus:

                             BB
           BBR = --------------------- x 100%
                      TB - 100 TB

Di mana: BB = berat badan (kg)
              TB = tinggi badan (cm)

Tentu saja untuk mengukur sendiri batasan diet yang dilakukan agak sulit tanpa bantuan ahli gizi atau dokter yang merawat penderita. Sebab masih ada lagi kriteria lain yang harus dipertimbangkan yakni kurang tidaknya berat badan, ringan tidaknya penyakit, kurus tidaknya penderita, komplikasi yang ada, dll. Apabila penderita mengerti tentang penyakitnya dan berusaha melakukan tindakan preventif, pasti dapat menekan biaya pengobatan ataupun bahaya yang mengancam dirinya. (Nn)

Sumber : http://www.indomedia.com/intisari/1997/feb/diabet1.htm

Categories: terapi penyakit | Leave a comment

KENALI RAGAM KOMPLIKASI DIABETES

Cangkok insulin dari sel hewan membawa harapan baru bagi penyembuhan penderita penyakit diabetes. Namun, kalau belum sampai ke sana, aturlah agar kadar gula darah tidak terlalu tinggi atau rendah sehingga bisa terhindar dari berbagai komplikasi yang acap lebih berat daripada penyakitnya sendiri.

Dunia kedokteran Selandia Baru baru-baru ini memperkenalkan pengobatan diabetes dengan pencangkokan insulin dari sel hewan. Bisa jadi Prof. Bob Elliot dari Fakultas Kedokteran Universitas Auckland merupakan orang pertama yang melakukan cara itu. Sel berasal dari hewan babi ini ditandai dengan titik-titik di sekitar kelenjar pencerna utamanya yakni pankreas. Dengan bahan seperti gel untuk mencegah kerusakan, sel ini disuntikkan ke dalam rongga perut manusia yang hanya berlangsung 5 menit.

Satwa tersebut terpilih sebagai donor karena setelah penelitiannya sejak 10 tahun lalu Elliot berpendapat, donor ini dinilai paling bersahabat bagi tubuh manusia. Namun diharapkan nantinya tidak hanya babi, tapi juga sapi yang bisa diambil selnya untuk pengobatan kencing manis.

Pengobatan ini diharapkan akan membantu jutaan penderita diabetes berat di dunia yang selalu membutuhkan insulin. Sel-sel ini akan memproduksi sekitar seperempat insulin dari yang dibutuhkan pasien, paling tidak 7 bulan setelah menerima pencangkokan sel.

Sampai sekarang untuk menanggulangi kekurangan insulin, cara yang masih dilakukan yakni dengan menambah insulin dari luar. Padahal berbagai insulin sintetis yang selama ini digunakan dinilai para ahli di Inggris tidak selalu menjamin keamanan. Apalagi tahun 1994 lalu di negeri itu ditemukan seorang gadis kecil berusia 8 tahun meninggal dalam tidurnya karena mengalami penurunan kadar gula (hipoglikemik) secara drastis sehabis mendapatkan terapi insulin sintetis keluaran baru. Rupanya, insulin buatan ini terlalu cepat menguras habis gula dalam darah sehingga penderita mengalami koma akibat kehabisan zat gula.

Diakui, sejak ditemukan insulin (obat yang dibuat dari hormon insulin alami) pada 1921 oleh Frederick Banting dkk. dari Kanada, angka kematian, keguguran pada ibu penderita diabetes, serta komplikasi akibat diabetes, memang menurun. Menyusul kemudian tahun 1954 Franke dan Fuchs menemukan tablet OHO (obat hipoglikemik oral) untuk menanggulangi diabetes.

Meski demikian, menurut laporan terakhir WHO, di dunia kini terdapat sekitar 120 juta penderita diabetes dan diperkirakan akan naik menjadi 250 juta pada tahun 2025. Kenaikan ini antara lain karena usia harapan hidup semakin meningkat, diet kurang sehat, kegemukan, serta gaya hidup modern.

Di Indonesia, menurut survai 1993, prevalensi penyakit diabetes di kota-kota besar: 6 – 20 tahun 0,26%, usia di atas 20 tahun 1,43%, dan usia di atas 40 tahun 4,16%. Sedangkan di pedesaan, usia di atas 20 tahun 1,47%. Diperkirakan jumlah seluruh penderita diabetes di Indonesia sekitar 2,5 juta orang.

Sepintas, penyakit ini tidak terlalu mencolok gejala maupun penderitaannya. Tapi, menurut dr. David Handoyo Mulyoni, DSPD dari Klinik Medis Raden Saleh, Jakarta, kalau tidak hati-hati (sehingga kadar gula jadi terlalu tinggi, hiperglikemia; atau terlalu rendah, hipoglikemia) akan menimbulkan komplikasi yang berat.

Biang keladi dan gejalanya
Orang Mesir pada tahun 1552 SM sudah mengenal penyakit yang ditandai dengan seringnya kencing dalam jumlah banyak, penurunan berat badan cepat, dan rasa sakit. Pada tahun 400 SM seorang penulis India, Sushrutha, menamai gejala penyakit ini honey urine disease (kencing madu). Tahun 200 SM penyakit ini pertama kali disebut Diabetes mellitus (diabetes = mengalir terus; mellitus = manis), DM.

Biang keladi DM yang juga populer dengan sebutan kencing manis ini ialah kurang aktifnya produksi hormon insulin dari sel kelenjar Langerhans pada organ pankreas. Macetnya produksi ini bisa karena menyusutnya jumlah sel penghasil hormon insulin sejak seseorang dilahirkan (bawaan; keturunan), serangan virus, atau penyakit degeneratif. “Bahkan juga akibat penyakit autoimun,” tambah Paul Zakaria daGomez, dokter imunologi dari RSAB Harapan Kita, Jakarta (baca “ASI Mencegah Diabetes”).

Namun ada juga orang yang mengidap DM meski insulinnya cukup. Ini karena reaksi tubuh terhadap kehadiran insulin kurang efisien; tubuh tidak mampu mengoksidasi glukosa menjadi energi. Keadaan ini biasanya menyerang orang setengah baya ke atas, karena faktor degenerasi, kurang olahraga, kegemukan, dsb.

“Gejala akut DM pada satu penderita dengan penderita lain memang tidak selalu sama,” tegas David. Namun, ada gejala khas yang sering kurang dirasakan seperti terus-menerus lapar (polifagia), haus (polidipsia), serta banyak kencing (poliuria). Dalam fase ini umumnya berat badan penderita terus naik, karena jumlah insulin dalam tubuhnya masih mencukupi.

Bila dalam keadaan demikian penyakit belum juga terdeteksi, akan timbul gejala yang disebabkan kurangnya insulin. Pada tahap ini nafsu makan penderita mulai berkurang, kadang kala disertai mual. Tapi penderita tetap doyan minum, banyak kencing, tapi cepat merasa capek dan lemas. Berat badan pun menurun drastis (5 – 10 kg dalam waktu 2 – 4 minggu).

“Bila tidak diobati sesuai petunjuk dokter, penderita akan semakin sering merasa mual diikuti muntah, bahkan bisa pingsan atau koma karena kadar gula terlalu tinggi (umumnya melebihi 600 mg%),” David mengingatkan.

Sedangkan pada diabetes kronis biasanya gejala timbul secara perlahan, antara lain berupa sering kesemutan, kulit terasa panas atau seperti tertusuk jarum, rasa tebal di kulit, mudah kram, mengantuk, mata kabur, gatal sekitar kemaluan (terutama wanita), gigi mudah goyah dan lepas, kemampuan seksual menurun, bahkan impoten. Pada ibu hamil sering terjadi keguguran yang mengakibatkan kematian janin dalam kandungan. Kalau bayi dilahirkan selamat pun berat lahir bayi lebih dari 4 kg.

Hipoglikemia lebih berbahaya
Tidak mudah mengerem angka penderita diabetes yang terus melaju, apalagi pada kasus bawaan. Namun yang lebih penting bagaimana mengupayakan agar penderita bisa hidup seperti orang sehat: tetap produktif dan tidak menderita. Caranya, dengan selalu menjaga agar terhindar dari komplikasi yang mungkin terjadi, dengan mengikuti dan mempertahankan gaya hidup sehat.

Dr. David dalam makalahnya pada suatu ceramah tentang diabetes beberapa waktu lalu, memberikan angka komplikasi menahun (kronis) pada berbagai rumah sakit umum di kota-kota besar di Jawa. Angka komplikasi tertinggi adalah penurunan kemampuan seksual (50,9%). Selanjutnya, neuropati simtomatik atau komplikasi saraf (30,6%), retinopati diabetik (penyempitan sampai kerusakan pembuluh darah mata (29,3%), katarak (16,3%), TBC paru-paru (15,3%), hipertensi (12,8%), penyakit jantung koroner, PJK, (10%), disusul gangren diabetik – ujung jari menghitam dan menjadi borok – (3,5%).

Sedangkan dua macam komplikasi akut yang sering terjadi, menurut David, adalah reaksi hipoglikemik dan koma diabetik. Reaksi serentak oleh tubuh yang kekurangan gula ini adalah rasa lapar, gemetar, keringat dingin, dan pusing. Dalam keadaan seperti ini, penderita harus cepat diberi makanan berupa roti atau pisang. Jika masih belum tertolong, berikan minuman teh manis satu atau dua gelas.

Sedangkan reaksi hipoglikemik mendadak dengan tanda-tanda pingsan, biasanya akibat minum obat antidiabetes yang dosisnya terlalu tinggi, terlambat makan, atau latihan fisik yang berlebihan. Kalau demikian, si penderita harus segera dibawa ke rumah sakit untuk mendapatkan suntikan serta infus glukosa.

Yang tidak kalah bahayanya bila sampai terjadi hiperglikemik akibat kadar glukosa dalam darah terlalu tinggi. Gejalanya antara lain nafsu makan menurun drastis, haus luar biasa, dan kencing banyak. Selanjutnya mual, muntah, napas cepat dan dalam. Ada pula yang dibarengi panas badan. Jika mendapati pasien demikian, mesti langsung dimintakan pertolongan darurat di rumah sakit terdekat.

Namun keadaan di mana kadar gula darah terlalu rendah (koma hipoglikemia), menurut dr. da Gomez, jauh lebih berbahaya daripada jika kadar gula darah terlalu tinggi (koma hiperglikemia). Sebab, pada keadaan hipoglikemia jaringan otak mudah rusak dan kerusakan jaringan saraf bersifat irreversible, tak terpulihkan.

Cegah kebutaan
Kalau komplikasi akut datangnya mendadak, tidak demikian dengan komplikasi kronis yang sebenarnya dapat dicegah. Komplikasi itu antara lain bisa berupa rambut yang mudah rontok. Ini dapat diatasi dengan perawatan teratur menggunakan vitamin dan mineral serta hair tonic.

Penderita DM mempunyai kecenderungan 25 kali lebih mudah terserang kebutaan. Akibat kadar gula dalam darah mendadak tinggi, lensa mata berubah cembung dengan keluhan pandangan mata kabur. Kalau didiamkan, penderita akan sering mengeluh kacamatanya tak lagi jelas. Tapi dengan perawatan yang baik penglihatan akan pulih dalam waktu 2 – 4 minggu. Bila terjadi katarak, sebaiknya segera dikonsultasikan ke dokter mata untuk kemungkinan operasi.

Dalam soal mata, yang perlu diwaspadai ialah rasa sakit yang hebat di sekitar mata akibat meningkatnya tekanan bola mata. Sebab itu merupakan salah satu pertanda glaukoma – penglihatan secara berangsur-angsur menghilang dan menjadi buta jika tidak diobati.

Umumnya retinopati diabetik ini mengancam penderita DM yang sudah lama (10 – 15 tahun). Masalahnya, terjadi penyempitan dan kebocoran pembuluh darah kapiler retina. Kebocoran ini mengakibatkan perdarahan yang akan menutup sinar yang menuju retina. Penderita DM dengan komplikasi retinopati memerlukan perawatan dan pengobatan secara cermat, baik terhadap penyakit DM-nya maupun kondisi matanya yang perlu pengawasan dokter mata. Pada stadium tertentu kelainan ini dapat diobati lewat tembak laser.

Yang juga bisa terjadi pada penderita DM menahun ialah gangguan pembengkakan organ telinga. Ini menyebabkan pendengaran sering terasa mendenging. Kalau tidak dirawat dengan baik, mudah rusak.

Kesehatan mulut juga menuntut perhatian. Pada penderita DM menahun acap kali lidah menjadi lebih besar atau terasa tebal. Ada kalanya timbul gangguan indera pengecapan. Keadaan ludah pun sering lebih kental sehingga mulut terasa kering (xerostomia diabetik). Atau sebaliknya, produksi ludah berlebihan (hipersalivasi diabetik). Keadaan yang demikian bisa mengganggu kesehatan rongga mulut serta menimbulkan bau mulut kurang sedap.

Gigi penderita DM menahun gampang goyah atau lepas. Sedangkan gusinya mudah bengkak dan gampang terkena infeksi. Karena itu kebersihan gigi dengan menggosoknya setiap kali selesai makan dan mengontrolkannya secara berkala ke dokter gigi sangat dianjurkan.

Lebih mudah kena PJK
Kontrol terhadap kesehatan organ lain macam paru-paru, jantung, hati, ginjal, dan lambung pun hendaknya jangan sampai dilupakan. Dibandingkan dengan orang sehat, penderita DM dua kali lebih mudah terkena PJK sebab lebih mudah terjadi penyumbatan pada pembuluh darah koroner. Karena nutrisi dan oksigen yang diterima otot jantung berkurang, kapiler jantung pun bisa gampang rusak.

Selain itu, penderita DM punya kecenderungan 17 kali lebih mudah mengalami gangguan fungsi ginjal atau mengidap batu ginjal (nefropati diabetik), bila kurang merawat diri. Ini karena infeksi berulang serta penyempitan pembuluh darah kapiler dalam ginjal.

Saluran kencing pun perlu perhatian karena kandung kemih melemah akibat otot polos serta saraf yang memeliharanya mengalami gangguan. Sifat kontrol sarafnya sering ikut terganggu sehingga air seni tanpa terasa keluar dengan sendirinya.

Pada pengidap DM menahun, otot serta saraf lambungnya juga mudah terganggu akibat gangguan proses pengosongan lambung dan makanan lebih lama tinggal di dalamnya. Bisa terjadi komplikasi pada otot polos serta sistem saraf usus, khususnya usus besar. Kadar glukosa tinggi dalam darah pun bisa menjadi bahan toksis sehingga mudah merusak saraf penderita DM menahun.

Yang paling dicemaskan penderita pria kalau sampai terjadi gangguan seksual dalam jangka waktu lama. Bila sampai terjadi impotensi, menurut dr. David, tidak perlu diobati dengan suntikan hormon seks pria (testosteron) karena biasanya hormon testoteron pada penderita DM masih normal. Yang rusak hanya sarafnya.

Gangren (kematian dan pembusukan jaringan) pada kaki juga merupakan komplikasi yang ditakuti. Untuk menghindarinya, penderita sebaiknya setiap hari tidak lupa memeriksa kakinya. Gosok kaki dengan minyak perawatan kaki untuk menjaga kulit tetap lunak, tidak kering. Hindari menyikat, mengiris kulit kaki, memotong kuku terlalu pendek sebab akan lebih memudahkan terjadinya infeksi. (Nanny Selamihardja)

Sumber : http://www.indomedia.com/intisari/1997/feb/diabetes.htm

Categories: terapi penyakit | 2 Comments

Bukan Alternatif !! (Terapi Bekam)

Dewasa ini kita banyak disodori bermacam-macam model terapi penyakit. Pengobatan Kedokteran modern memang belum bisa memberikan solusi yang menyeluruh terhadap berbagai macam penyakit yang ada di tengah-tengah masyarakat. Banyak jenis penyakit yang memaksa para dokter angkat bahu dan hanya bisa memvonis sisa umur yang masih dapat dinikmati sang pasien.
Akibat dari hal ini adalah banyaknya pasien yang mulai menaruh ketidakpercayaan terhadap terapi kedokteran modern barat. Dan ini memang sudah sewajarnya terjadi. Yang tidak wajar adalah banyaknya orang yang akhirnya ikut-ikutan mendiagnosa penyakitnya sendiri bahkan juga penyakit orang lain, lantas bagaikan seorang dokter spesialis mereka memberikan solusi terapinya. Seakan-akan diagnosanya pasti benar sehingga dengan yakinnya merekomendasikan obat alternatif bagi si sakit.
Beberapa macam obat alternatif banyak beredar dan dikenal dengan baik oleh masyarakat. Meskipun demikian yang sering terjadi di masyarakat adalah kesalahpahaman terhadap obat-obatan alternatif tersebut. Kebanyakan hanya latah ikut-ikutan tanpa memahami khasiat yang sesungguhnya. Namanya juga ikut-ikutan.
Contohnya adalah, pada saat diperkenalkan daun Mahkota Dewa sebagai alternatif pengobatan, semua orang menoleh ke obat tersebut. Apalagi diisukan obat ini bisa memberantas segala macam penyakit. Lalu muncullah buah Mengkudu. Disusul dengan Buah Merah. Sebentar lagi mungkin akan muncul buah yang lain, dengan khasiat yang berbeda pula. Namanya juga jualan…..

Bekam, Pilihan Pertama..!!
Rasulullah saw bersabda : “Pada malam aku diisra’kan, aku tidak melewati sekumpulan malaikat melainkan mereka berkata,’Wahai Muhammad, suruhlah umatmu melakukan bekam.” (HR. Ibnu Majah dan At Tirmidzi)
Sabda beliau yang lain : “Kalau lah dalam sesuatu dari apa yang kalian pergunakan untuk berobat adalah baik, maka hal itu adalah berbekam.” (Shahih Sunan Abu Dawud)
“Sebaik-baik pengobatan yang kalian lakukan adalah berbekam.” (Shahih menurut syarat Asy Syaikhainy)
Dari hadits-hadits di atas, nyatalah bagi kita bahwa berbekam itu merupakan pengobatan pilihan pertama, bukan alternatif kedua.

Definisi
Hijamah atau berbekam menurut bahasa adalah ungkapan tentang menghisap darah dan mengeluarkannya dari permukaan kulit, yang lantas ditampung di dalam gelas bekam, yang menyebabkan pemusatan dan penarikan darah di sana. Lalu dilakukan penyayatan permukaan kulit dengan pisau bedah, untuk mengeluarkan darah.

Khasiat Berbekam (Hijamah)
Sebagian kecil yang bisa disebutkan disini adalah :
1. Sakit kepala secara umum.
2. Pusing-pusing yang bersifat sementara.
3. Migraine.
4. Hemiplegia (lumpuh separo).
5. Perdarahan otak.
6. Bermacam sakit di wajah, seperti sakit gigi, telinga, mata, dan hidung
7. Varises.
8. Rheumatik.
9. Low Back Pain.
10. Gout (encok)
11. Hemorhoid (wasir)
12. Haid tidak teratur.
13. Elephantiasis (kaki gajah)
14. Sesak nafas.
15. Mata bengkak (exophtalmus, proptosis)
16. Liver maupun limpa.
17. Enuresis (ngompol)
18. Konstipasi/sembelit.
19. Furunkel/bisul.
Dan masih banyak penyakit-penyakit lain yang tidak diketahui kecuali oleh Allah semata, dan Dia lah yang Maha Penyembuh.

Larangan Berbekam.
Orang tua renta yang sakit tanpa daya dan upaya. Penderita tekanan darah sangat rendah (dianjurkan minum habbatussauda). Penderita sakit kudis. Penderita diabetes mellitus . Perut wanita yang sedang hamil. Wanita yang sedang haid. Orang yang sedang minum obat pengencer darah. Penderita leukemia, thrombosit, alergi kulit serius. Orang yang sangat letih / kelaparan / kenyang / kehausan / gugup. :.
Anggota bagian tubuh yang tidak boleh di-bekam : Mata, telinga, hidung, mulut, puting susu, alat kelamin, dubur. Area tubuh yang banyak simpul limpa. Area tubuh yang dekat pembuluh besar. Bagian tubuh yang ada varises, tumor, retak tulang, jaringan luka .
Imam asy-Syuyuthi menukil pendapat Ibnu Umar, bahwa berbekam dalam keadaan perut kosong itu adalah paling baik karena dalam hal itu terdapat kesembuhan. Maka disarankan bagi yang hendak berbekam untuk tidak makan-makanan berat 2-3 jam sebelumnya.

Waktu Bekam.
Sebaiknya berbekam dilakukan pada pertengahan bulan, karena darah kotor berhimpun dan lebih terangsang (darah sedang pada puncak gejolak). Anas bin Malik r.a. menceritakan bahwa : “Rasulullah SAW biasa melakukan hijamah pada pelipis dan pundaknya. Beliau melakukannya pada hari ketujuhbelas, kesembilanbelas atau keduapuluhsatu.” (Diriwayatkan oleh Ahmad). . :.
Pemilihan waktu bekam adalah sebagai tindakan preventif untuk menjaga kesehatan dan penjagaan diri terhadap penyakit. Adapun untuk pengobatan penyakit, maka harus dilakukan kapan pun pada saat dibutuhkan. Dalam hal ini Imam Ahmad melakukan bekam pada hari apa saja ketika diperlukan. Hal ini berdasarkan ucapan Rasulullah SAW : “Jangan sampai mengalami ketidakstabilan darah, karena itu bisa mematikan.” .. .
Ibnul Qayyim berkata :, “Pengarang Al Qanun berkata, Diperintahkan penggunaan bekam bukan pada awal bulan (Qamariyah), karena cairan-cairan dalam tubuh kurang aktif bergerak dan tidak normal. Bukan pula akhir bulan, karena cairan-cairan itu berkurang. Yang baik ialah pada pertengahan bulan, ketika cairan-cairan di dalam tubuh bergolak dan mencapai puncak penambahannya, karena bertambahnya cahaya dari rembulan.’

Anjuran
Janganlah kita gampang termakan bujukan rayuan terapi alternatif yang belum kita ketahui ilmunya, hanya sekedar mengikuti trend yang berlaku.
Terapi bekam ini sudah mendapat lisensi dari tabib nomor wahid yakni Rasulullah saw. Bahkan para malaikat pun turut serta menganjurkannya. Kurang apa? Kenapa kita malah lebih yakin terhadap promosi para ‘bakul jamu’ yang memang diakui kepandaiannya di dalam menggaet konsumennya? Padahal ketika anda memasukkan segala macem obat tadi ke dalam tubuh, saat itu juga anda mempertaruhkan keselamatan jasmani anda.
Terapi Bekam bukanlah terapi alternatif, akan tetapi terapi pilihan utama. Selain kesembuhan bisa didapat, kita juga mendapat fadhilah ittiba’ Nabi saw.
Kepada siapa anda lebih percaya? Kepada sabda Nabi saw ataukah kepada tetangga anda yang sering menganjurkan terapi ini dan itu, tetapi di saat anda mendapat kerugian dari terapinya, tetangga anda tidak mau bertanggung jawab atas anjurannya.
Jasmani anda terlalu mahal untuk dipertaruhkan demi mengikuti anjuran tetangga yang buta sama sekali terhadap penyakit anda.
Bagi anda yang masih suka menyarankan terapi bagi sahabat dan karib kerabatnya, pilihlah terapi bekam sebagai pilihan utama. Bukan Alternatif kedua.

Abu Nafar, dari berbagai sumber.

Categories: terapi bekam | 2 Comments

7 Jenis Jus Buah Yang Berkhasiat

Claire Bates dalam Daily Mail, pada 26 September 2005, menuliskan bahwa para ilmuwan telah menemukan khasiat jus delima yang kaya antioksidan baik untuk jantung.

Hanya dengan minum 1 gelas/hari dapat memperbaiki aliran darah sebesar 1/3.

Terdapat 7 jus buah berkhasiat yang memiliki manfaat bagi kesehatan yaitu :

1. Jus delima

Manfaat : membantu jantung, dimana jus delima ini kaya antioksidan yang membantu mencegah penyumbatan pada pembuluh darah arteri oleh kolesterol. Jus delima ini juga dihubungkan dengan pencegahan terjadinya kanker prostat.

Jus ini dilengkapi dengan vitamin A, C dan E serta asam folat yang penting pada tahap awal kehamilan.

2. Jus jeruk

Manfaat : untuk sistem kekebalan, proteksi terhadap anemia. Sumber yang paling baik dari vitamin C dan juga sumber asam folat, sehingga wanita hamil sebaiknya meminumnya dalam jumlah yang cukup banyak.

Minum jus jeruk dengan makanan meningkatkan ambilan besi untuk proteksi terhadap anemia. Penelitian baru menyarankan minum segelas jus jeruk/hari, ternyata juga membantu mencegah terjadinya radang sendi (arthritis).

3. Jus grapefruit

Manfaat : untuk sistem kekebalan. Kaya akan vitamin C, buah grapefruit merupakan sejenis jeruk dan oleh karena itu kaya akan beta-karoten. Ini membantu melindungi kulit dari kerusakan oleh radikal bebas.

Tetapi penggunaannya dihindari pada saat kita sedang dalam medikasi. Jus grapefruit mengandung suatu substansi yang dapat memperlambat pemecahan beberapa obat. Hal ini menyebabkan peningkatan jumlah obat dalam aliran darah, sehingga meningkatkan efeknya.

4. Jus apel

Manfaat : untuk energi; proteksi jantung. Kaya akan flavonoid yang membantu melindungi jantung. Memiliki 1/3 kadar vitamin C jus jeruk. Mengandung banyak gula fruktosa.

Tetapi penggunaannya dihindari pada anak-anak, karena dapat menyebabkan keluhan gangguan lambung.

5. Jus nanas

Manfaat : untuk pencernaan. Buah ini mengandung enzim bromelain, yang membantu mencerna protein dan buah ini juga mengandung gula alamiah untuk meningkatkan energi. Mengandung 11 mg vitamin C/100 ml.

6. Jus tomat

Manfaat : Untuk menguruskan badan; kesehatan pria. Jus untuk menguruskan ini hanya mengandung 50 kalori/250 ml. Jus tersebut juga mengandung bioflavonoid yang membantu memperkuat pembuluh darah kapiler, jadi tidak menimbulkan kebocoran pada pembuluh darah dan pembentukan kantong yang mengandung air pada kulit yang menyebabkan selulit. Dan kandungan likopen dalam tomat telah dikaitkan dengan penurunan resiko terjadinya kanker prostat.

Tetapi penggunaannya sebaiknya dihindari pada individu dengan tekanan darah tinggi, karena jus tomat mengandung kadar garam yang tinggi.

7. Jus cranberry

Manfaat : Mencegah terjadinya sistitis (radang buli-buli). Proanthocyanidin dalam jus cranberry menghentikan perlekatan bakteri yang berbahaya pada dinding buli-buli, dengan demikian menurunkan risiko terjadinya infeksi saluran kemih.

Jus ini mengandung vitamin C dalam kadar yang sangat tinggi, dan jus ini dijual dengan penambahan gula, karena rasanya pahit tanpa penambahan gula tersebut.

Penggunaannya dihindari pada pasien-pasien yang menggunakan obat anti pembekuan darah yaitu warfarin. Hal ini dikemukakan oleh The Committee on Safety of Medicines, karena dapat meningkatkan risiko terjadinya perdarahan.
(idionline/Kalbefarma)

Categories: ramuan herbal alami | 3 Comments

Create a free website or blog at WordPress.com. The Adventure Journal Theme.

Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 68 other followers