3 Resep Kecantikan Dari Buah

Selain enak dimakan dan menyehatkan tubuh, buah bisa dijadikan bahan dasar untuk membuat berbagai resep untuk merawat dan menjaga kecantikan Anda.

Kulit Bersih dan Kencang dengan Kulit Buah Peach

Walau harganya agak mahal, buah peach bermanfaat untuk mencerahkan kulit Anda. Setelah mengupas dan memakannya, jangan buang kulitnya. Oleskan kulit buah peach (bagian daging di balik kulit) secara perlahan pada wajah dan pijat perlahan. Cairan yang terkandung pada kulit buah peach ini akan membersihkan pori-pori Anda. Selain itu cairan tersebut mengandung zat astrigent alami sehingga dapat membuat kulit wajah menjadi kencang, sehingga menunda timbulnya kerut-kerut penuaan. Diamkan beberapa saat lalu bilas dengan air bersih.

Tangerine Atasi Kulit Kusam

Nama lain dari Tangerine adalah jeruk keprok. Jeruk keprok atau jeruk biasa juga bisa digunakan untuk mencerahkan kulit wajah yang kusam. Anda hanya cukup membasahi wajah dengan air perasan jus jeruk segar setiap malam. Biarkan selama 5 menit, lalu bilas bersih.

Jus Semangka untuk Kulit Cerah

Jus semangka juga bisa membuat kulit anda menjadi lebih cerah. Caranya : jus beberapa potong semangka. Lalu oleskan jus tersebut secara merata pada wajah dan leher , diamkan selama 15 menit. Bilas dengan air hangat diikuti

Sumber : http://www.conectique.com

Advertisements
Categories: ramuan herbal alami | Tags: | 3 Comments

Obat Jerawat Dengan Pisang

Anda bingung mengatasi kulit wajah yang mudah berjerawat? Tak perlu bingung, resep trasisional yang menggunakan setengah buah pisang dapat membantu Anda.

Lumatkan setengah buah pisang – yang sudah dikupas – dengan sendok, hingga menyerupai pasta.
Oleskan pasta pisang pada seluruh kulit wajah.
Diamkan selama 15 menit.
Bilas menggunakan air hangat dan tepuk-teput kulit wajah dengan tangan yang bersih sampai kering.
Lakukan satu kali dalam seminggu.

Sumber : http://www.conectique.com

Categories: ramuan herbal alami | Tags: | Leave a comment

10 Tip Sehat di Kantor

Hindari ngemil, berjalanlah pada waktu makan siang, bersihkan perangkat computer…Maka anda menuju sehat…

5 hari..8 jam bekerja di depan computer, membuat tubuhmu letih. Mulai dari menghindari mata lelah, sindrom kekakuan pada leher, Ahli dari Web MD wight Loss Clinic memberi 10 tip untuk menjaga kesehatan dan stamina pada saat bekerja .

1. Minum air putih yang cukup..sehari kira-kira 8-10 gelas…akan membuatmu terhindar dari dehidrasi.
Dari makanan dapat diperoleh di jeruk, anggur, semangka, apel.
Biasanya pada jam 3 sore kita mulai merasakan dehidrasi. Tetapkan target : sebelum makan siang minum sebanyak 4 gelas, jam 3 sore 3 gelas, dan jam 5 sore sebelum pulang kerja 2 gelas.Tips lain … set komputermu untuk mengingatkan kapan waktu-waktu untuk minum jelas Dawn Jackson.
2. Menaruh snack untuk menemani bekerja sangat menyenangkan, namun tentu akan menambah kalori lebih banyak dari yang dibutuhkan sehingga lama kelamaan akan membuat berat badanmu naik.
Dawn Jackson (Dietitian & pembicara Perkumpulan Dietetik Amerika Serikat) berkata “ Jangan dilihat, jangan dibayangkan…maka pada saat kau melewati meja rekan kerjamu yang menyimpan snack…. kau tidak akan tergoda.” “ Berhenti sejenak untuk mengambil nafas dan tidak memakan snack. Jika lapar, silakan untuk memakan buah seperti buah cherry atau anggur..”
“3 dari 5 orang Amerika mengalami obesitas, ini menunjukkan bahwa lebih dari 1 orang di kantormu yang melakukan diet..” jelas Dawn Jackson.
“Di beberapa kantor, orang-orang yang hendak menurunkan berat badan akan mengganti snack mereka dengan sesuatu yang lebih sehat yaitu buah..” kata Dawn Jackson.
3. Makan siang yang sehat baik dari cara penyajian maupun jumlahnya sangat penting untuk melakukan diet dan menjaga kesehatan.
Makan siang yang sehat dan porsi yang sesuai sangat berkaitan… karena seharian bekerja dan duduk di depan computer tidak terlalu banyak membakar kalori. Seringkali bukan berasal dari makan siang yang tidak sehat melainkan tidak banyak melakukan kegiatan yang dapat membakar kalori …inilah yang membuat gemuk.
Contoh lainnya.. bukan berarti Pizza buruk…hanya saja.. tentunya kita akan makan 2-3 potong…namun lebih baik dikombinasikan..yaitu makan 1 potong dan sisanya salad sebagai sayurannya..
4. Salah satu factor penting untuk menjaga kesehatan dan staminamu adalah dengan berolahraga.
Salah satu caranya adalah jalan-jalan pada saat break makan siang, selain membakar kalori, juga meredakan stress dan penyegaran sesaat setelah bekerja.
Jackson juga menyarankan untuk mempunyai rekan yang dapat memaksamu tetap berjalan meskipun kau berkata sangat sibuk. Jika ini belum berhasil.. parkirlah agak jauh sehingga sebelum dan setelah bekerja kau sudah melakukan olahraga.. Atau buatlah kebiasaan baru..dengan naik tangga bukan lift…
5. Tention Neck Syndrom (TNS) atau biasa kita sebut..kaku di sekitar leher…ini terjadi karena leher kita berada di posisi yang salah dan dalam jangka waktu yang lama..Menurut National Institute of Environmental Health Sciences ini terjadi pada pekerja yang biasa mengetik terlalu lama dan yang selalu berhubungan dengan telephone..seperti..telemarketer, front office dan lain-lain..
Alan Hedge (professor of ergonomics at CornellUniversity ) berkata.. “pastikan leher tidak terlalu miring..karena TNS akan meyebabkan kekakuan pada otot leher dan bahu…jadi gunakanlah pengeras suara, headset pada saat telephone”…….
Solusinya adalah dengan melakukan stretching selama 5-10 menit setiap 2 jam sekali. Stretching bisa dilakukan sambil duduk maupun berdiri. Lakukan gerakan-gerakan seputar leher, pundak, lengan serta pinggang.
6. Mata lelah salah satu sindrom yang terjadi pada pengguna computer.
Menurut University of California di Davis, mata lelah dapat menyebabkan pusing,hilang konsentrasi dan juga silau.
Untuk mencegah mata lelah.. Hedge, (WebMD)…jarak antara mata dan layar harus selebar lengan…. anda akan merasa nyaman dan tanpa harus mengerutkan mata untuk membaca. Jika anda tidak dapat membaca pada jarak aman tersebut..yang harus dilakukan adalah perbesar ukuran hurufnya..
7. Selain itu hindari Kepenatan…
Kramer menjelaskan.. proyek yang harus selesai tepat waktu..terlalu focus pada pekerjaan juga menurunkan kekebalan tubuh..namun ini biasanya tidak disadari sampai pada suatu saat stress meningkat dan akan merusak mood atau perasaan kita dan persahabatan…
Ini merupakan contoh stress lain biasanya disebut juga dengan kelelahan…yang berpengaruh pada system kekebalan tubuh, susah tidur, dan sulit untuk berkonsentrasi..
Solusinya adalah: sering-sering menarik napas panjang dan teratur. Jika perlu keluar sebentar, hirup udara segar, tarik napas panjang dan isilah paru-paru anda dengan oksigen. (udara ruangan ber-AC biasanya lebih lembab dan tidak sehat)

8. Tips ini yang paling disenangi untuk menjaga kesehatan kerja…yaitu…BERLIBUR…
Jonathan Kramer (clinical psychologist and president of Business Psychology Consulting) berkata.. Berlibur sangat penting untuk dilakukan…..tentunya akan mengembalikan staminamu sepertinya kita baru mengganti baterai pada tubuh kita…Liburan akan membantumu melepaskan stress…dan melepaskan lelah…terutama pada saat tidak sepaham dengan bosmu..teman kerjamu…ataupun dengan tenggat waktu proyek-proyekmu…
Kramer juga menjelaskan…stress dapat membuatmu kehilangan kekebalan tubuh, meningkatkan resiko terserang penyakit,…jadi minimalkan penyebab tersebut…yaitu dengan cara BERLIBUR…
9. Keyboard, Mouse,dan telephone merupakan salah satu tempat bakteri dan virus berada dan dapat membuatmu sakit..…Maka bersihkanlah…
Menurut Science Daily,100th General Meeting of the American Society for Microbiology, Virus dapat bertahan lebih dari beberapa jam..bahkan berhari-hari…dan menempel pada permukaan suatu benda..Pada permukaan telephone dapat dijumpai virus diare yang dapat menular secara cepat apabila telephone tersebut digunakan beramai-ramai…
Untuk membersihkannya…, the National Consumers League menyarankan untuk menggunakan desinfektan yang dapat disemprotkan pada telephone dan sudah terjamin dapat mematikan virus tersebut dan sudah terdaftar.
10. Apa yang paling penting untuk menjaga kesehatan kerja?…
Makan siang ala HEALTHFREAKS…tentunya….. Karena Healthfreaks mengandung gizi seimbang, banyak serat dari sayuran & buah-buahan, protein nabati & hewani, vitamin & mineral, karbohidrat dengan glychemic index rendah serta non-transfat oil.

Intinya adalah….”untuk menjaga kesehatan adalah kesadaran diri”
Kenali dirimu…batas kemampuanmu untuk melakukan pekerjaanmu….Tahu kapan harus istirahat…kapan harus melakukan liburan…dan juga berolahraga untuk menjaga kesehatan jasmani maupun rohanimu… di tempat kerja…dan juga di rumah…

Sumber : http://www.healthfreaks.info

Categories: tip sehat | Tags: | Leave a comment

Obat Jerawat Dari Daun Pepaya

Daun pepaya bisa didapatkan secara mudah, di sekitar kita. Namun tahukah Anda bahwa daun pepaya dapat mengatasi jerawat yang membandel?

Ambil 2-3 lembar daun pepaya tua.
Jemur sebentar kemudian tumbuk sampai halus.
Tambahkan satu setengah sendok air.
Oleskan ramuan tersebut pada bagian wajah yang terkena jerawat, seperti memakai masker.
Biarkan beberapa saat, kemudian bilas hingga bersih.

Lakukanlah sesering mungkin, maka kulit Anda akan terbebas dari jerawat yang membandel.

Sumber : http://www.conectique.com

Categories: ramuan herbal alami | Tags: | 1 Comment

Terapi mata baca dari bukunya

Beberapa Latihan

Latihan Memompa
Jangan usil nanya kenapa nama latihannya begitu :P. Aku cuma menuliskan apa yang disebut di buku itu. Ini adalah latihan untuk memperbaiki fokus mata, terutama untuk penderita miopia kayak aku. Latihannya:
– Letakkan obyek berupa pensil, atau jari, atau apa aja sejarak 15 cm di depan mata.
– Pandangi obyek itu beberapa detik hingga ke detil terkecil yang mampu diliat.
– Pindahkan pandangan ke obyek yang berada jauh minimal 4 meter dari kita.
– Pandangi obyek jauh itu beberapa detik juga hingga ke detil terkecil.
– Ulangi hingga beberapa menit.

Latihan Meniup Trombone
Ini juga latihan untuk memperbaiki fokus:
– Letakkan telunjuk sejarak 15 cm dari mata. Fokuskan mata untuk melihat jari tersebut.
– Perlahan2 gerakkan jari itu menjauh hingga tangan terjulur lurus ke depan, dengan tetap memfokuskan pandangan pada jari tersebut.
– Perlahan2 kembalikan jari ke posisi semula, hingga sedekat mungkin semampunya mata untuk tetap fokus pada jari tersebut.
– Ulangi beberapa kali hingga beberapa menit.

Latihan Perputaran Jam
Yang ini untuk menguatkan otot mata, agar tidak gampang juling atau melebar, dan bisa melirik dengan lebih nyaman :P.
– Pandang lurus ke depan tanpa memfokus pada satu obyek, bayangkan sedang berada di hadapan sebuah jam besar
– Gerakkan mata ke arah jam 3, melirik sejauh mungkin, tahan 2 detik
– Kembalikan mata ke tengah
– Gerakkan mata ke arah jam 4, dan seterusnya
– Lakukan beberapa putaran.

Categories: terapi penyakit | Tags: | Leave a comment

Wortel, Penjernih Mata dan Pemutih Kulit

JAKARTA – Seorang karyawati yang biasa bekerja dengan komputer lebih delapan jam sehari merasakan matanya selalu basah berair dan perih. Oleh seorang ahli pengobatan alternatif, ia disarankan minum jus wortel dari seperempat kilogram wortel segar, sehari dua kali. Dua bulan kemudian matanya kembali sehat bahkan menurutnya pandangan terasa lebih bening. Ia lalu membiasakan diri untuk minum jus satu batang wortel setiap pagi.
Wortel (Daucus carota L.) sebenarnya bukan tanaman asli Indonesia. Ia berasal dari negeri yang beriklim sedang (sub-tropis) yaitu berasal dari Asia Timur Dekat dan Asia Tengah. Ia ditemukan tumbuh liar sekitar 6.500 tahun lalu. Budidaya wortel pada mulanya terjadi di daerah sekitar Laut Tengah, menyebar luas ke kawasan Eropa, Afrika, Asia dan akhirnya ke seluruh dunia.
Tanaman yang masuk dalam ordo Umbelliferales ini banyak ragamnya. Bila dilihat bentuk umbinya ada tiga tipe, yaitu tipe chantenay (berbentuk bulat panjang dengan ujung tumpul), tipe imperator (berbentuk bulat panjang dengan ujung runcing) dan tipe nantes (merupakan gabungan tipe imperator dan chantenay). Jus kombinasi dari wortel nantes dan chantenay, dipercaya memiliki khasiat terbaik, selain juga memberi cita rasa yang enak.

Khasiat
Daun wortel juga berguna untuk mengobati batu ginjal dan radang selaput lendir kandung kemih. Sedangkan rimpang atau akarnya dapat mengobati cacing kremi, memelihara kesehatan mata, pencernaan, dan sebagai obat luar untuk luka bakar. Biji wortel dapat mengobati batu ginjal, disentri dan mencret.
Warna oranye tua pada wortel menandakan kandungan beta karoten yang tinggi. Makin jingga warna wortel, makin tinggi kadar beta-karotennya. Kadar beta-karoten yang terkandung dalam wortel lebih banyak dibanding kangkung, caisim dan bayam.
Beta karoten ini dapat mencegah dan mengatasi kanker, darah tinggi, menurunkan kadar kolesterol dan mengeluarkan angin dari dalam tubuh. Kandungan tinggi antioksidan karoten juga terbukti dapat memerangi efek polusi dan perokok pasif.
Beta karoten yang menyebabkan warna oranye pada wortel bisa juga menimbulkan warna kekuningan pada kulit manusia yang kebanyakan minum jus atau perasan wortel. Meskipun demikian warna kuningnya berbeda dengan yang menderita sakit kuning demikian pula warna matanya tidak kuning. Bahkan ada juga yang memanfaatkan perasan wortel sebagai minuman pemutih kulit.
Kandungan potasiumnya yang tinggi bisa menetralkan keasaman darah yang kelewat tinggi pada pecandu rokok, alkohol dan pemakai obat-obatan berbahaya. Potasium yang terkandung dalam wortel juga berpotensi untuk membantu menjinakkan racun, terutama logam berat yang ditimbulkan polusi udara. Untuk itu jus wortel dapat dikombinasikan dengan kacang polong, kentang, kol dan tomat.
Wortel mengandung enzim pencernaan dan berfungsi diuretik. Meminum segelas sari daun wortel segar ditambah garam dan sesendok teh sari jeruk nipis berkhasiat untuk mengantisipasi pembentukkan endapan dalam saluran kencing, memperkuat mata, paru-paru, jantung dan hati. Sementara mengunyah daun wortel dapat menyembuhkan luka-luka dalam mulut dan menghilangkan napas bau, gusi berdarah dan sariawan.
Menurut Noviana Yaniar (1993) dalam Pemanfaatan Tanaman Obat Untuk Kesehatan Keluarga, Dinas Kesehatan Unit Materia Medica, Malang, wortel dapat mengatasi masalah-masalah seperti hipertensi, rabun senja, mata minus, demam pada anak, cacingan, luka bakar, batuk, nyeri haid, sembelit dan menghaluskan wajah.
Beberapa penelitian menunjukkan, orang-orang yang makan wortel secara teratur, memiliki kemungkinan terkena kanker paru-paru lebih kecil, meskipun ia perokok. Sebuah percobaan di Skotlandia sekitar tahun 1979 menunjukkan orang sehat yang makan 7 ons wortel mentah setiap hari, kadar kolesterol darah mereka turun sampai 11 persen.
Mengonsumsi wortel selama tiga minggu juga menurunkan risiko serangan jantung sekitar 22 persen. Makan wortel paling sedikit lima kali setiap minggu dapat menurunkan risiko terkena stroke sebesar 68 persen.
Bagi yang sudah terserang stroke, vitamin A dapat mencegah kematian atau cacat pascastroke. Seperti diketahui, dalam setiap 100 gram wortel diketahui mengandung 12.000 S.I vitamin A.
Bagi penderita penyakit Lupus atau System Lupus Erythematosus (SLE) juga dianjurkan untuk mengkonsumsi wortel karena kandungan vitamin A, garam mineral dan karbohidrat alami yang tinggi.
Seorang sinse juga menganjurkan konsumsi dua ons wortel dicampur setengah ons lobak sangat baik untuk pengobatan gangguan mata. Kombinasi wortel dan lobak itu juga sangat bermanfaat untuk penderita sakit jantung koroner dan ginjal. Sedangkan kombinasi wortel, tomat, nanas, akan memperbaiki sistem metabolisme tubuh, menurunkan kolesterol darah dan asam urat.
Untuk meningkatkan kesuburan bagi perempuan dan meningkatkan kualitas sperma pria, digunakan jus campuran satu buah apel, tiga ons wortel dan setengah kilogram taoge yang minum sekali bersama suami-istri. Ramuan ini diminum setiap pagi-sore, hasilnya dapat dilihat dalam satu minggu.(nat)

Categories: ramuan herbal alami | Tags: | Leave a comment

Jangan Panggil Saya Tukang Pijat…

Oleh Ingki Rinaldi

“Nanti kalau semua orang di Surabaya tahu saya masseur bisa-bisa semuanya minta dipijat, hahaha,” ucap Mohammad Madrai, salah seorang tukang pijat kesebelasan Persebaya Surabaya, pada sebuah sore yang teduh.

Madrai, yang beken di kalangan pemain Persebaya Surabaya dengan nama Cak Mad itu, sejak musim kompetisi 2006 digaet kembali oleh Persebaya atas permintaan sejumlah pemain senior.

“Orang yang telepon saya waktu itu Pak Bodro (Subodro, Asisten Manajer Bidang Teknik Persebaya),” kata Cak Mad yang sebelumnya sempat menangani Persebaya pada musim 2003/2004 sebelum kembali dilepas pada musim 2005 itu. Selain lihai memainkan jemari tangannya untuk meregangkan ketegangan urat para pemain, pria keturunan Madura kelahiran Surabaya, 10 Agustus 1947 itu, juga piawai merangkai lelucon.

Maka tak salah bila pemain senior seperti Mursyid Effendi bisa merasa berada dalam zona kenyamanan saat memasuki sesi pemijatan setiap kali usai latihan. “Selain Cak Mad, juga ada Pak Totok yang biasa memijat anak-anak. Tetapi kalau Pak Totok lebih banyak untuk mengurusi pemain yang keseleo atau cedera, sekalipun juga bisa memijat seperti Cak Mad,” tutur Mursyid.

Perawakan Cak Mad yang mungil, menurut Mursyid, memiliki dorongan tenaga yang sesuai bagi fisik sejumlah pemain lokal. “Kalau Pak Totok tenaganya lebih besar sehingga yang lebih cocok mungkin para pemain asing. Walaupun ada juga pemain lokal yang cocok dengan kekuatan pijatannya,” ujarnya.

Mursyid setuju apabila sifat humoris kedua orang itu semakin mempercepat pemulihan fisik setiap pemain usai menjalani latihan maupun pertandingan. “Mereka sangat berpengaruh bagi tim,” tuturnya serius. Mestinya humoris

Sepintas profesi para pemijat ini terlihat enteng. Namun, tak kurang tim nasional Inggris merasa perlu membajak masseur Billy McCulloch yang warga Skotlandia. McCulloch adalah tukang pijat klub kaya raya Chelsea dengan pengaruh besar bagi para pemain “The Blues” di lapangan pertandingan.

Kapten tim nasional Inggris John Terry, seperti dilansir situs thefa.com, menyebutkan kelakar yang diciptakan McCulloch mampu meredakan ketegangan dan atmosfer serius yang dibangun pelatih Steve McClaren. “Dia adalah seorang jenius dengan tangannya,” komentar Terry mengenai McCulloch.

Perihal kemampuan memasuki dimensi psikologis para pemain ini, diamini Cak Mad. “Ya, memang harus begitu, supaya para pemain tidak stress,” ucapnya.

Tekanan sebelum bertanding memang sangat dipahami Cak Mad. Sebagai bekas pemain Persebaya di era Rusdi Bahalwan dan Abdul Kadir, Cak Mad mengerti betul bahwa relaksasi merupakan salah satu faktor penting yang harus didapat pemain.

Sempat merumput bersama Niac Mitra pada era 1972-178, Cak Mad mesti rela panggungnya dirampas saat gangguan penglihatan mulai menderanya. Operasi katarak yang dijalani pun tidak lantas membuat penglihatannya kembali seratus persen.

“Harusnya memang jadi pelatih, tetapi saya tahu diri daripada malu saat melatih karena mempraktikkan operan-operan yang tidak akurat, lebih baik jadi masseur saja,” katanya ringan.

Sebuah “insiden” disebutnya sebagai awal mula keterlibatannya menjadi tukang pijat tim sepak bola. Saat itu, Joko Malis, yang melatih Persmin Minahasa di musim 2006 lalu, terserang cedera engkel berkepanjangan.

“Joko sudah berobat ke sana kemari, terus saya lihat dia dan saya tawari untuk saya pijat. Eh, dua hari kemudian Alhamdulillah dia sembuh dan bisa main. Makanya kemudian Pak Wenas (A Wenas, pemilik Niac Mitra) meminta saya terjun lagi di sepak bola sebagai masseur,” katanya.

Kini Cak Mad tengah menikmati liburan panjangnya setelah manajemen Persebaya memutuskan baru akan mulai mengumpulkan para pemain lagi usai Lebaran mendatang. Dia pun tidak risau soal apakah surat kontrak untuk musim depan bakal kembali menghampirinya.

“Hahaha, kalau klub lain di luar Surabaya sepertinya tidak karena keluarga saya ada di Surabaya. Lebih enak di Surabaya sambil mengawasi keluarga dan anak-anak,” tutupnya. Namun, sekarang semua orang di Surabaya sudah tahu lho Cak, kalau sampeyan ini tukang pijat.

Sumber : kompas.com

Categories: pijat story (cerita) | Tags: | 2 Comments

Pijat, Tak Hanya Untuk Melawan Pegal

Hingga kini, pijat masih menjadi pilihan favorit bagi banyak orang untuk relaksasi tubuh. Pegal linu dan rasa lelah bisa diminimalkan dengan pemijatan selama beberapa menit. Bahkan, cara tradisional ini juga bisa dilakukan untuk membantu meningkatkan kesehatan. Tak heran bila pijat pun masuk ke dalam satu tahap perawatan di rumah spa, sebagai langkah menuju relaksasi yang maksimal.

Manfaat pijat itu sendiri adalah membantu melancarkan peredaran darah sehingga memberikan efek kesegaran bagi tubuh secara keseluruhan. Sirkulasi darah yang lancar akan memberikan oksigen lebih pada otak sehingga membantu menyegarkan pikiran. Pijat juga bisa dimanfaatkan untuk berbagai usia, mulai dari bayi hingga lansia.

Pada bayi, pemijatan merupakan salah satu cara untuk meningkatkan jalinan komunikasi dan kedekatan dengan orang tua. Seni sentuhan ini dapat memberikan rasa nyaman dan relaksasi bagi si kecil. Itu sebabnya, pijatan biasanya dilakukan setiap pagi atau malam sebelum tidur agar bayi bisa tidur pulas. Gunakanlah minyak yang lembut bagi kulit bayi dan pijat secara perlahan.

Ketika anak beranjak besar, pijat pun bisa dilakukan untuk memberikan efek relaksasi tubuh. Di usia ini, anak umumnya lebih banyak melakukan kegiatan fisik yang mungkin mencederai ototnya. Oleh karena itu, dengarkanlah keluhan anak dan berikan pijatan dengan tekanan yang tidak terlalu keras.

Di usia dewasa, pijat umumnya menjadi pelarian utama untuk mengusir rasa lelah dan stres akibat beban pekerjaan. Pemijatan pun kini bersifat kompleks, yaitu memberikan relaksasi secara lebih menyeluruh, baik bagi tubuh, pikiran, maupun jiwa. Seperti yang nyatakan oleh The Touch Research Institute, University of Miami, pijatan bisa memberikan dampak positif pada penanggulangan stres dan kinerja seseorang setelah 15 menit menggunakan kursi pijat. Keluhan kesehatan lainnya seperti pusing, insomnia, atau radang sendi pun bisa dibantu dengan pemijatan.

Sementara pada lansia, pemijatan secara berkala dapat menekan laju tekanan darah, meningkatkan sirkulasi darah, mengendurkan otot, sekaligus merangsang otot yang lemah untuk bekerja.

Dikutip dari : http://www.info-sehat.com

| Tags: , | Leave a comment

Bebas Flu Berkat Ramuan Tradisional

Udara basah dan dingin sering dituduh sebagai penyebab flu. Kalau pemikiran seperti ini diterima, tentu menjadi pertanyaan: apakah orang-orang yang hidup di pegunungan atau bahkan yang di kutub sana yang berhawa sangat dingin, setiap hari terserang flu?

Tentu tidak. Flu muncul bukan karena udara dingin dan basah, melainkan karena virus. Bagi masyarakat yang hidup di daerah tropis seperti kita ini, udara yang basah dan dingin bisa menyebabkan ketahanan tubuh menurun. Dalam kondisi melemah seperti itu, virus flu mudah menyerang.

Sebetulnya nenek moyang kita telah mengajarkan cara yang sederhana untuk membuat daya tahan tubuh tetap baik.

  • Walaupun tidak mengenal cara berolahraga seperti sekarang, misalnya tenis, golf, joging dan sebagainya, tapi mereka selalu melakukan aktivitas yang menggerakkan tubuh, sehingga tubuh tetap hangat dan fit.
  • Selain itu dalam musim yang basah dan dingin, mereka memiliki kebiasaan minum minuman penghangat tubuh. Minuman yang lazim diminum bermacam-macam, mulai dari serbat, jahe, secang, ronde, angsle, bajigur, kopi jahe, dan lain-lain.
  • Nenek moyang kita juga ada yang suka mengunyah bawang putih (terutama bawang lanang), atau telur mentah dicampur merica untuk menghangatkan badan. Jika ada tanda-tanda bahwa semua itu tidak cukup untuk menghangatkan tubuh, kadang mereka juga meminum satu sendok teh minyak kayu putih selain menggosokkannya ke kaki, perut dan tangan.

Tapi perkembangan jaman telah mengubah semuanya. Ada orang yang tak lagi percaya pada cara-cara kuno itu untuk menghindari flu atau masuk angin, dan lebih mengandalkan obat dokter jika penyakit telah datang. Ada juga yang tak mau repot mempersiapkan minuman maupun jamu sendiri.

Untungnya, dunia usaha menangkap perkembangan tersebut, dan menyodorkan solusinya dengan menyediakan jamu yang telah dikemas secara moderen sehingga mudah dan praktis mengkonsumsinya.

Bagaimana pun ramuan tradisional untuk mencegah timbulnya flu atau masuk angin lebih aman daripada obat kimia. Sebab, efek samping ramuan nyaris tidak ada mengingat dosisnya sangat rendah. Dan, bukankah lebih baik mencegah daripada mengobati?

Sumber : kompas.com

Categories: ramuan herbal alami | Tags: | Leave a comment

di Balik Turunnya Kualitas Hidup

Antihistamin dan kortikosteroid mengurangi terjadinya inflamasi minimal yang menetap serta komplikasi rinitis alergi.

Tak sulit melihat orang di sekeliling kita yang sering bersin-bersin, hidung meler atau tersumbat dan disertai rasa gatal di mata dan hidung. Bila sudah demikian, tak segan-segan mereka mengambil bergulung-gulung tisu atau mengucek-ucek mata dan hidungnya guna menghilangkan rasa gatal. Besar kemungkinan rinitis alergi-lah yang diderita orang-orang dengan gejala seperti itu. Penyakit atopi ini tergolong reaksi hipersensitifitas tipe I yang diperantarai oleh IgE .

Berdasarkan frekuensi serangan, WHO Initiative Allergic Rhinitis and Its Impact on Asthma 2000 membagi rinitis alergi menjadi 2. Yaitu intermiten, bila gejala <4 hari tiap minggu atau <4 minggu, dan persisten , bila gejala >4 hari tiap minggu atau >4 minggu. Sementara itu, klasifikasi menurut berat ringannya penyakit, dibedakan menjadi 3, yaitu gejala ringan bila, gejala rinitis tidak menggangu aktivitas sehari-hari dan gejala sedang sampai berat, bila sudah terdapat 1 atau lebih gangguan seperti gangguan tidur, belajar, dan bekerja.

Perjalanan yang Rumit

Perjalanan seseorang hingga mengalami gejala rinitis cukup rumit. Awalnya, alergen yang terhirup masuk ke dalam mukosa hidung akan ditangkap oleh makrofag/monosit seperti halnya sel asing/antigen yang lain. Alergen itu akan membentuk fragmen pendek peptida yang selanjutnya berikatan dengan HLA kelas II pada makrofag sehingga terbentuk major histocompatibililty complex (MHC) kelas II. MHC akan melepas sitokin interleukin-1 (IL-1) yang akan mengaktifkan Th0 menjadi Th1 dan Th2. Kemudian, Th2 akan menghasilkan banyak sitokin di antaranya IL-4 dan IL-13. Kedua sitokin itu akan mengakibatkan limfosit B menjadi aktif sehingga dapat memproduksi IgE. Lalu, IgE akan mengembara dalam peredaran darah dan berikatan dengan sel-sel radang yang mempunyai reseptor IgE yaitu sel mast dan basofil. Tahap ini disebut tahap sensitisasi.

Kemudian, bila mukosa hidung menerima alergen yang sama maka proses berikutnya dimulai yang dikenal sebagai tahap provokasi. Alergen yang sama itu akan ditangkap oleh kompleks IgE-sel mast/basofil. Peristiwa itu membuat dinding sel mast/basofil pecah (degranulasi) sehingga keluarlah mediator yang sudah terbentuk (preformed mediators) yakni histamine, triptase dan kimase. Selain itu, dikeluarkan juga mediator yang baru terbentuk (newly formed mediators) seperti prostaglandin D2 (PGD2), leukotrien C4 dan D4, bradikinin, platelet activating factors (PAF), interleukin, dan granulocyte macrophage colony stimulating factor (GM-CSF). Semua mediator itulah (terutama histamin) yang menyebabkan gejala akut seperti bersin, gatal, dan hidung meler (rinore). Reaksi ini disebut reaksi alergi fase cepat yang berlangsung sejak kontak dengan alergen sampai 1 jam setelahnya.

Namun tak sampai disitu saja. Sel-sel radang lain seperti eosinofil, limfosit, dan neutrofil ikut meramaikan reaksi akut itu sehingga sitokin yang diproduksi pun makin banyak jumlahnya. Akibat lebih lanjut adalah hidung tersumbat dan menjadi lebih sensitif terhadap rangsang non-spesifik seperti asap rokok, bau-bau yang merangsang, perubahan cuaca, dan kelembaban tinggi. Peristiwa ini dikenal sebagai reaksi alergi fase lambat yang mencapai puncak 6-8 jam setelah pemaparan dan dapat menetap hingga 24-48 jam. Demikian papar dr Nina Irawati SpTHT dalam Simposium Current Opinion in Allergy and Clinical Immunology, 2004.

Di samping proses-proses di atas, sitokin yang disekresi ternyata juga meningkatkan ekspresi intercellular adhesion molecule-1 (ICAM-1), vascular cell adhesion molecule-1 (VCAM-1), selektin-E, dan nitrit oksida. Keempat komponen tersebut akan menarik datangnya eosinofil ke tempat berlangsungnya reaksi inflamasi sehingga terjadilah sebuah lingkaran setan!

Diagnosis

Susah-susah gampang untuk menegakkan diagnosis rinitis alergi. Akibat prilaku buruk seperti sering mengucek-ucek mata dan hidung, timbullah tanda-tanda khas: allergic shiner (bayangan gelap di bawah kelopak mata karena sumbatan pembuluh darah vena), allergic salute (akibat sering menggosok hidung dengan punggung tangan ke arah atas), dan allergic crease (garis melintang di dorsum nasi 1/3 bawah).

Pada rinoskopi anterior tampak mukosa edema, basah, berwarna pucat atau lipid disertai adanya sekret encer bening dan banyak. Dicari pula keadaan yang dapat menjadi faktor predisposisi misalnya polip hidung dan kelainan septum.

Sebagai pelengkap, dapat ditambah pemeriksaan sitologi hidung. Peningkatan eosinofil (5 sel/lapang pandang) menunjukkan kemungkinan alergi.

Untuk mencari penyebab dapat dilakukan uji kulit dengan cara uji cukit (prick test), uji gores (scratch test), uji intrakutan atau intradermal tunggal atau berseri (skin end point titration). Bila alergen diduga berasal dari makanan, dapat dilakukan diet eliminasi dan provokasi atau intracutaneous provocative food test (IPFT).

Antihistamin

Antihistamin bekerja dengan memblok reseptor histamin. Dikenal 3 macam reseptor histamin yaitu H1, H2 dan H3. Reseptor histamin yang diblok pada pengobatan rinitis alergi adalah H1 yang terdapat di bronkus, gastrointestinal, otot polos, dan otak.

Saat ini antihistamin (AH1) yang beredar di pasaran adalah generasi pertama dan kedua. AH1 generasi kedua sudah mulai menggeser kepamoran generasi pertama karena memiliki banyak kelebihan. Perbedaan menonjol di antara keduanya terletak pada kemampuan menembus sawar darah otak dan selektivitas/spesifisitas. AH1 generasi kedua bersifat lipofobik sehingga kurang mampu menembus sawar darah otak, yang akhirnya mengakibatkan penurunan efek sedasi. Di samping itu, generasi kedua lebih selektif sehingga tidak mempengaruhi reseptor fisiologik yang lain seperti muskarinik dan adrenergik alfa.

Kelebihan lain generasi dua adalah mempunyai efek antialergi dan antiinflamasi. Dikatakan antialergi karena dapat menghambat pelepasan histamin, prostaglandin, kinin, dan leukotrien. Sedangkan antiinflamasi dikarenakan dapat mengurangi ekspresi ICAM-1 pada epitel konjungtiva.

Kortikosteroid

Berdasarkan pemakaiannya, kortikosteroid dibagi menjadi 2 yaitu topikal dan sistemik. Kortikosteroid topikal menjadi pilihan pertama untuk penderita rinitis alergi dengan gejala sedang sampai berat dan persisten (menetap), karena mempunyai efek antiinflamasi jangka panjang. Kortikosteroid topikal efektif mengurangi gejala sumbatan hidung yang timbul pada fase lambat.

Efek spesifik kortikosteroid topikal antara lain menghambat fase cepat dan lambat dari rinitis alergi, menekan produksi sitokin Th2, sel mast dan basofil, mencegah switching dan sintesis IgE oleh sel B, menekan pengerahan lokal dan migrasi transepitel dari sel mast, basofil, dan eosinofil, menekan ekspresi GM-CSF, IL-6, IL-8, RANTES, sitokin, kemokin, mengurangi jumlah eosinofil di mukosa hidung dan juga menghambat pembentukan, fungsi, adhesi, kemotaksis dan apoptosis eosinofil 1.

Studi meta-analisis oleh Weiner JM dkk, seperti dilansir dari British Medical Journal 1998, menyimpulkan bahwa kortikosteroid intranasal lebih baik digunakan sebagai terapi lini pertama rinitis daripada antihistamin, ditilik dari segi keamanan dan cost-effective-nya.

Kortikosteroid sistemik hanya digunakan untuk terapi jangka pendek pada penderita rinitis alergi berat yang refrakter terhadap terapi pilihan pertama.

Dekongestan

Dekongestan dapat mengurangi sumbatan hidung dan kongesti dengan cara vasokonstriksi melalui reseptor adrenergik alfa. Preparat topikal bekerja dalam waktu 10 menit, dan dapat bertahan hingga 12 jam. Efek samping adalah rasa panas dan kering di hidung, ulserasi mukosa, serta perforasi septum. Yang terakhir jarang terjadi. Takifilaksis dan gejala rebound (rinitis medikamentosa) dapat terjadi pada pemakaian dekongestan topikal jangka panjang.

Efek terapi dari preparat oral dirasakan setelah 30 menit dan berakhir 6 jam kemudian, atau dapat lebih lama (8-24 jam) bila bentuk sediaanya adalah tablet lepas lambat (sustained release). Efek samping berupa iritabilitas, pusing melayang (dizziness), sakit kepala, tremor, takikardi, dan insomnia.

Penstabil Sel Mast

Contoh golongan ini adalah sodium kromoglikat. Obat ini efektif mengontrol gejala rinitis dengan efek samping yang minimal. Sayangnya, efek terapi tersebut hanya dapat digunakan sebagai preventif. Preparat ini bekerja dengan cara menstabilkan membran mastosit dengan menghambat influks ion kalsium sehingga pelepasan mediator tidak terjadi. Kelemahan lain adalah frekuensi pemakaiannya sebanyak 6 kali per hari sehingga mempengaruhi kepatuhan pasien.

Immunoterapi

Mekanisme immunoterapi dalam menekan gejala rinitis adalah dengan cara mengurangi jumlah IgE, neutrofil, eosinofil, sel mast, dan limfosit T dalam peredaran darah. Salah satu contoh preparat ini adalah omalizumab. Omalizumab merupakan antibodi anti-IgE monoklonal yang bekerja dengan mengikat IgE dalam darah.

Penelitian menunjukkan, omalizumab berhasil menurunkan kadar IgE bebas dan memperbaiki gejala rinitis. Uji klinis fase II memaparkan, dosis omalizumab adalah 300 mg secara subkutan, 1 kali setiap 3-4 minggu.

Secrist H dkk dalam Journal of Experimental Medicine 2006 memaparkan, immunoterapi dapat mengurangi IL-4 yang diproduksi oleh limfosit T CD4+. Dengan demikian, produksi IgE pun akan berkurang.

Fototerapi

Alternatif terbaru yang ditawarkan bagi penderita rinitis yang tidak mendapat respon perbaikan dengan terapi konvensional adalah fototerapi. Hal itu dibuktikan oleh Koreck AI dkk seperti dikutip dalam Journal of Allergy and Clinical Immunology 2005.

Ide ini dilatarbelakangi oleh fakta bahwa fototerapi digunakan pada beberapa penyakit kulit seperti psoriasis karena dapat merangsang apoptosis limfosit T. Penelitian ini membandingkan kemampuan sinar ultraviolet dengan cahaya tampak intensitas rendah (low-intensity visible light) dalam mengurangi gejala rinitis. Subyek penelitian disinari sebanyak 3 kali per minggu selama 3 minggu. Dosis inisial sinar ultraviolet adalah 1,6 J/cm2 dan dinaikkan 0,25 J/cm2 setiap 3 kali pengobatan. Sedangkan cahaya tampak intensitas rendah diberikan sebesar 0,06 J/cm2.

Hasilnya, gejala rinitis berkurang dan didapatkan pula penurunan jumlah eosinofil, eosinophilic cationic protein (ECP) dan IL-5 pada kelompok sinar ultraviolet daripada kelompok cahaya tampak intensitas rendah.

Menghindari Alergen

Sebenarnya cara terbaik untuk mencegah timbulnya alergi adalah dengan menghindari alergen. Cara ini murah dan rasional tapi sulit diterapkan. Ada 3 tipe pencegahan yaitu primer, sekunder dan tersier.

Pencegahan primer ditujukan untuk mencegah terjadinya tahap sensitisasi. Hal yang dapat dilakukan adalah menghindari paparan terhadap alergen inhalan maupun ingestan selama hamil, menunda pemberian susu formula dan makanan padat sehingga pemberian ASI lebih lama

Pencegahan sekunder adalah mencegah gejala timbul dengan cara menghindari alergen dan terapi medikamentosa. Sedangkan pencegahan tersier bertujuan untuk mencegah terjadinya komplikasi atau berlanjutnya penyakit.

Banyak penelitian yang telah membuktikan adanya hubungan antara rinitis alergi dengan penurunan kualitas hidup penderitanya. Bahkan, bila dihitung secara kasar, negara pun ikut merugi. Sebagai contoh, International Congress of Allergy and Clinical Immunology (ICACI) tahun 1997 di Mexico mengemukakan, rinitis alergi menyebabkan hilangnya 3,5 juta hari kerja dan 2 juta hari sekolah setiap tahun dan menghabiskan dana 3,8 milyar US$ sebagai akibat kehilangan produktivitas kerja dan terapi dengan antihistamin di Amerika Serikat.

Oleh karena itu, pencegahan melalui edukasi menjadi hal yang tak boleh dilupakan. Pasien perlu dimotivasi dan diberi pemahaman bahwa antihistamin dan kortikosteroid topikal perlu digunakan secara teratur dan tidak hanya saat diperlukan. Tujuannya adalah mengurangi terjadinya minimal persistant inflammation (inflamasi minimal yang menetap) serta komplikasi rinitis alergi. Penderita juga diberitahu mengenai efek samping obat yang mungkin timbul, apa yang harus dilakukan bila gejala itu timbul, dan komplikasi apa saja yang dapat terjadi pada rinitis alergi. Tanpa edukasi, mustahil dapat dicapai efek terapi yang optimal.

(Felix)

Sumber : http://www.majalah-farmacia.com/rubrik/one_news.asp?IDNews=164

Categories: terapi penyakit | Tags: | Leave a comment

Blog at WordPress.com.