Posts Tagged With: pijat refleksologi

Manfaat Dan Efek Positif Refleksologi

refleksiologi-kaki

Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksologi sangat efektif dan memiliki banyak manfaat baik untuk fisik maupun psikologis.

Hal ini diperkuat oleh hasil survei terhadap 170 penelitian tentang refleksologi di 21 negara.

Berikut adalah 9 manfaat yang bisa didapat dari refleksologi:

1. Relaksasi

Refleksologi memiliki efek untuk membuat rileks atau relaksasi, hal ini dibuktikan oleh 24 penelitian tentang refleksologi.

Relaksasi sudah mulai terlihat pada saat tangan refleksologis mulai bekerja. Ini dibuktikan oleh penelitian yang menggunakan EEG aktivitas otak.

2. Mengurangi Nyeri

Efek dari refleksologi yang bisa mengurangi nyeri ini didokumentasikan pada 27 penelitian termasuk penelitian yang menunjukkan dampak pada individu dengan berbagai usia dan kondisi kesehatan.

3. Mengurangi Masalah Kesehatan

Penelitian menunjukkan bahwa refleksologi membantu individu dari semua kalangan usia atas 78 masalah kesehatan, mulai dari perilaku agresif pada anak-anak sampai inkontinensia urin pada lansia.

4. Meningkatkan Aliran Darah

Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa refleksologi bisa meningkatkan aliran darah ke kaki, otak, ginjal, dan saluran pencernaan.

5. Membantu Pemulihan Pasca Operasi

Refleksologi bisa membantu pemulihan sesudah operasi, menurunkan rasa sakit, dan mengurangi penggunaan analgesik post operasi.

6. Berdampak Positif terhadap Hasil Pemeriksaan Fisiologis

Refleksologi juga memiliki dampak positif terhadap pemeriksaan fisiologis seperti tekanan darah dan kolesterol, pengukuran EKG, EEG, dan MRI.

7. Bermanfaat untuk Kesehatan Mental/Psikologis

Sebanyak 11 penelitian menunjukkan bahwa refleksologi bisa mengurangi depresi, dan 9 penelitian yang lain menyimpulkan refleksologi bisa membantu menurunkan kecemasan.

8. Pelengkap Perawatan Kanker

Sebanyak 16 penelitian dari 7 negara menyimpulkan refleksologi bisa menjadi pelengkap dalam pengobatan dan perawatan kanker seperti meredakan rasa sakit atau nyeri, mual, muntah, dan/atau menurunkan rasa cemas terhadap pasien kanker yang melakukan kemoterapi.

9. Memudahkan Proses Persalinan dan Efek Pasca Melahirkan

Perempuan yang mendapatkan refleksologi menjalani proses persalinan yang lebih cepat dan menggunakan analgesik lebih sedikit.

Selain itu, refleksologi juga menunjukkan dampak positif pada depresi, kecemasan, serta masalah buang air kecil dan buang air besar pasca melahirkan

Advertisements
Categories: terapi pijat | Tags: , | Leave a comment

3 Teori Cara Kerja Refleksologi

refleksiologi

Refleksologi (pijat refleksi) dilakukan dengan memberi tekanan kepada suatu titik tubuh, khususnya kaki, untuk meningkatkan kesehatan, mengurangi rasa sakit dan mempromosikan relaksasi.

Terapis refleksologi percaya bahwa zona tertentu pada tangan, kaki, dan telinga memiliki hubungan dengan berbagai kelenjar, organ, dan otot-otot yang terletak di tempat lain di tubuh.

Ketika tekanan diterapkan pada zona tersebut, pasien akan mengalami peningkatan taraf kesehatan.

Sebagai contoh, memijat ujung jari kaki diyakini dapat merangsang kepala dan otak dan meringankan sakit kepala, sementara tekanan yang diterapkan pada mata kaki diyakini bermanfaat bagi dada dan jantung.

Melancarkan Sirkulasi dan Merangsang Relaksasi

Refleksologi bisa menghasilkan berbagai perubahan fisik dalam tubuh. Reaksi yang paling umum dijumpai adalah relaksasi tubuh yang sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kesejahteraan secara umum.

Refleksologi juga dapat memperlancar peredaran darah dan membantu pembuangan produk limbah. Aliran darah yang lancar memungkinkan nutrisi penting mencapai sel-sel tubuh.

Pijatan dan tekanan pada refleksologi mampu menawarkan banyak manfaat seperti halnya terapi pijat yang lain.

Mekanisme Refleksologi

Cara kerja refleksologi belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa teori yang setidaknya bisa mewakilinya.

Teori yang paling populer adalah refleksologi bekerja dengan mengirim pesan ‘menenangkan’ ke sistem saraf pusat dengan perantara saraf perifer pada tangan dan kaki.

Pesan ini lantas memerintahkan tubuh untuk mengurangi tingkat ketegangan sehingga memicu relaksasi dan melancarkan aliran darah.

Teori kedua menyatakan bahwa stimulasi yang dihasilkan dari sesi refleksologi akan merangsang tubuh untuk melepaskan endorfin dan monoamina, dua senyawa yang berfungsi mengontrol rasa sakit dan merangsang relaksasi.

Sedang teori ketiga, yang disebut Teori Zona, menyatakan refleksologi bekerja dengan cara yang mirip dengan akupunktur.

Teori ini mengatakan bahwa tubuh dibagi menjadi 10 zona vertikal, dan bahwa setiap otot dan organ dalam tubuh dapat dirangsang dengan melakukan tekanan atau pijitan pada tangan dan kaki. (amazine.co)

Categories: terapi pijat | Tags: , | Leave a comment

Create a free website or blog at WordPress.com.