medfr14211

NATAKA Reflexology merupakan tempat pijat untuk seluruh keluarga untuk perawatan, menjaga dan pengobatan kesehatan seluruh keluarga dengan terapist pijat yang terdidik dan terlatih secara profesional.

Sehubungan dengan dibukanya cabang baru, maka dibutuhkan segera beberapa orang terapis pijat baik untuk reflexology, shiatsu, tradisional dengan syarat sebagai berikut :

  • Pria / wanita baik-baik
  • Pendidikan minimal SMU
  • Usia max. 30 tahun
  • Berkelakuan dan berkepribadian baik
  • Tidak memiliki pengalaman kerja sebagai terapis pijat dipersilahkan untuk melamar karena nanti Anda ditraining menjadi terapist pijat yang profesional
  • Jujur, ramah, sopan dan mempunyai etika bekerja yang baik
  • Gaji Rp 1.000.000 + Transport Rp 250.000 + Uang kost Rp 300.000
  • Komisi 20%
  • Lokasi kerja di Lebak Bulus – Jakarta Barat.

Benefit bagi terapist yg diterima :

  •  Gaji Rp 1.000.000
  • Transport Rp 250.000
  • Uang kost Rp 300.000
  • Komisi 20%

Bagi yang serius dan memenuhi kriteria silahkan datang bawa lamaran dan langsung wawancara ke:

NATAKA Reflexology

Ruko Bona Indah Plasa

Blok A2 / D6-7

Jl. Karang Tengah Raya

Lebak Bulus – Jakarta Barat

HP : 0812 8943 8795

refleksiologi-kaki

Hasil penelitian menunjukkan bahwa refleksologi sangat efektif dan memiliki banyak manfaat baik untuk fisik maupun psikologis.

Hal ini diperkuat oleh hasil survei terhadap 170 penelitian tentang refleksologi di 21 negara.

Berikut adalah 9 manfaat yang bisa didapat dari refleksologi:

1. Relaksasi

Refleksologi memiliki efek untuk membuat rileks atau relaksasi, hal ini dibuktikan oleh 24 penelitian tentang refleksologi.

Relaksasi sudah mulai terlihat pada saat tangan refleksologis mulai bekerja. Ini dibuktikan oleh penelitian yang menggunakan EEG aktivitas otak.

2. Mengurangi Nyeri

Efek dari refleksologi yang bisa mengurangi nyeri ini didokumentasikan pada 27 penelitian termasuk penelitian yang menunjukkan dampak pada individu dengan berbagai usia dan kondisi kesehatan.

3. Mengurangi Masalah Kesehatan

Penelitian menunjukkan bahwa refleksologi membantu individu dari semua kalangan usia atas 78 masalah kesehatan, mulai dari perilaku agresif pada anak-anak sampai inkontinensia urin pada lansia.

4. Meningkatkan Aliran Darah

Hasil penelitian lain menunjukkan bahwa refleksologi bisa meningkatkan aliran darah ke kaki, otak, ginjal, dan saluran pencernaan.

5. Membantu Pemulihan Pasca Operasi

Refleksologi bisa membantu pemulihan sesudah operasi, menurunkan rasa sakit, dan mengurangi penggunaan analgesik post operasi.

6. Berdampak Positif terhadap Hasil Pemeriksaan Fisiologis

Refleksologi juga memiliki dampak positif terhadap pemeriksaan fisiologis seperti tekanan darah dan kolesterol, pengukuran EKG, EEG, dan MRI.

7. Bermanfaat untuk Kesehatan Mental/Psikologis

Sebanyak 11 penelitian menunjukkan bahwa refleksologi bisa mengurangi depresi, dan 9 penelitian yang lain menyimpulkan refleksologi bisa membantu menurunkan kecemasan.

8. Pelengkap Perawatan Kanker

Sebanyak 16 penelitian dari 7 negara menyimpulkan refleksologi bisa menjadi pelengkap dalam pengobatan dan perawatan kanker seperti meredakan rasa sakit atau nyeri, mual, muntah, dan/atau menurunkan rasa cemas terhadap pasien kanker yang melakukan kemoterapi.

9. Memudahkan Proses Persalinan dan Efek Pasca Melahirkan

Perempuan yang mendapatkan refleksologi menjalani proses persalinan yang lebih cepat dan menggunakan analgesik lebih sedikit.

Selain itu, refleksologi juga menunjukkan dampak positif pada depresi, kecemasan, serta masalah buang air kecil dan buang air besar pasca melahirkan

refleksiologi

Refleksologi (pijat refleksi) dilakukan dengan memberi tekanan kepada suatu titik tubuh, khususnya kaki, untuk meningkatkan kesehatan, mengurangi rasa sakit dan mempromosikan relaksasi.

Terapis refleksologi percaya bahwa zona tertentu pada tangan, kaki, dan telinga memiliki hubungan dengan berbagai kelenjar, organ, dan otot-otot yang terletak di tempat lain di tubuh.

Ketika tekanan diterapkan pada zona tersebut, pasien akan mengalami peningkatan taraf kesehatan.

Sebagai contoh, memijat ujung jari kaki diyakini dapat merangsang kepala dan otak dan meringankan sakit kepala, sementara tekanan yang diterapkan pada mata kaki diyakini bermanfaat bagi dada dan jantung.

Melancarkan Sirkulasi dan Merangsang Relaksasi

Refleksologi bisa menghasilkan berbagai perubahan fisik dalam tubuh. Reaksi yang paling umum dijumpai adalah relaksasi tubuh yang sangat bermanfaat untuk kesehatan dan kesejahteraan secara umum.

Refleksologi juga dapat memperlancar peredaran darah dan membantu pembuangan produk limbah. Aliran darah yang lancar memungkinkan nutrisi penting mencapai sel-sel tubuh.

Pijatan dan tekanan pada refleksologi mampu menawarkan banyak manfaat seperti halnya terapi pijat yang lain.

Mekanisme Refleksologi

Cara kerja refleksologi belum diketahui secara pasti. Namun ada beberapa teori yang setidaknya bisa mewakilinya.

Teori yang paling populer adalah refleksologi bekerja dengan mengirim pesan ‘menenangkan’ ke sistem saraf pusat dengan perantara saraf perifer pada tangan dan kaki.

Pesan ini lantas memerintahkan tubuh untuk mengurangi tingkat ketegangan sehingga memicu relaksasi dan melancarkan aliran darah.

Teori kedua menyatakan bahwa stimulasi yang dihasilkan dari sesi refleksologi akan merangsang tubuh untuk melepaskan endorfin dan monoamina, dua senyawa yang berfungsi mengontrol rasa sakit dan merangsang relaksasi.

Sedang teori ketiga, yang disebut Teori Zona, menyatakan refleksologi bekerja dengan cara yang mirip dengan akupunktur.

Teori ini mengatakan bahwa tubuh dibagi menjadi 10 zona vertikal, dan bahwa setiap otot dan organ dalam tubuh dapat dirangsang dengan melakukan tekanan atau pijitan pada tangan dan kaki. (amazine.co)

refleksiologi-kaki

 

 

 

 

 

Apa itu refleksologi?

Refleksologi merupakan suatu bentuk terapi yang fokus utamanya pada kaki.

Bagaimana cara kerja refleksologi?

Teori yang mendasari refleksologi adalah bahwa ada “refleks” area pada kaki dan tangan yang sesuai dengan organ-organ tertentu, kelenjar, serta bagian tubuh lainnya.

Sebagai contoh:

• ujung jari-jari kaki mencerminkan kepala

• jantung dan dada sekitar bola kaki

• hati, pankreas, dan ginjal berada di lengkungan kaki

• punggung bawah dan usus kecil di tumit

Konsep ini selanjutnya dipraktikan oleh fisioterapis Eunice Ingham ke dalam praktik refleksi modern.

Praktisi percaya bahwa dengan memberi tekanan pada daerah-daerah refleks dapat meningkatkan kesehatan pada organ yang sesuai melalui jalur energi.

Dr William H. Fitzgerald, seorang dokter THT, memperkenalkan konsep “zona terapi” pada tahun 1915.

Eunice Ingram, fisioterapis dari Amerika lebih lanjut mengembangkan teori ini pada tahun 1930 yang sekarang dikenal sebagai refleksologi.

Penjelasan ilmiahnya adalah bahwa tekanan dapat mengirim sinyal keseimbangan pada sistem saraf atau melepaskan bahan kimia seperti endorphin yang bisa mengurangi rasa sakit dan stres.

ilustrasi (foto: Thinkstock)

ilustrasi (foto: Thinkstock)

Pijat merupakan salah satu cara menghilangkan stres yang cukup diminati warga perkotaan. Tekanan lembut di tubuh itu sanggup merelakskan tubuh dan pikiran. Terutama bagi mereka yang cenderung memiliki tingkat stres tinggi.

Penelitian yang dipublikasikan Journal of Alternative and Complementary Medicine, menunjukkan efek pijatan terhadap berkurangnya tingkat hormon stres kortisol dalam tubuh. Sekaligus meningkatkan kadar sel darah putih yang menunjang sistem kekebalan tubuh.

“Penemuan ini sangat menarik dan saya adalah seseorang yang mulanya skeptikal,” kata Dr Mark Hayman Rapaport, Chairman of psychiatry and Behavioral Nerosciences di Cedar-Sinai Medical Center, seperti dilansir New York Times.

Penelitian melibatkan 53 orang dewasa selama periode lima minggu. Sebanyak 29 di antaranya mendapat terapi pijatan ala Swedia yang terkenal dengan tekanan kuat. Setidaknya satu sesi pijatan selama 45 menit dalam setiap seminggu. Sementara 24 partisipan lainnya mendapat terapi pijatan serupa dengan tekanan lebih lembut.

Hasil analisis menunjukkan bahwa mereka yang mendapat pijatan dengan tekanan kuat mengalami penurunan kadar hormon kortisol lebih signifikan dibandingkan yang mendapat pijatan lembut. Ini ditandai dengan menurunnya hormon arginine vasopressin yang merupakan penyebab naiknya kortisol.

Tak hanya itu. Mereka yang mendapat pijatan dengan tekanan kuat juga mengalami peningkatan oksitosin atau hormon baik. Juga peningkatan sel darah putih yang membantu tubuh melawan kuman dan penyakit.

Penelitian itu membuktikan bahwa pijatan yang tepat di titik-titik refleksi tak hanya memberi efek relaks, tapi juga mengurangi stres dan memperbaiki kesehatan tubuh. “Jadi, mengapa tidak membuat jadwal rutin pijat seperti halnya ke dokter gigi atau olahraga,” kata Rapaport.

Sementara hasil studi yang dipublikasikan Mayo Clinic menunjukkan efek pijatan yang lebih luas. Mulai membantu menstabilkan tekanan darah, melegakan kekakuan otot dan rasa sakit, serta membantu meredam depresi dan ketakutan. (viva.co.id)

 

 

 

 

 

 

 

 

 

 

Artis peran Laudya Cynthia Bella (26) mendapat tantangan dengan ambil bagian dalam Haji Backpacker. Dalam film baru tersebut, Bella melakoni peran sebagai Marbel, seorang perempuan pemijat di Thailand.

Marbel, yang sangat dekat dengan kehidupan malam, merupakan karakter baru bagi Bella.

“Aku jadi Marbel, orang Subang, jadi TKW yang kena tipu sama agen TKI, kerja di dunia yang sangat gelap buat dia. Miris. Aku harus jadi tukang pijat, hidupnya penuh dengan kehidupan malam,” jelas Bella dalam wawancara di Jakarta, Senin (14/4/2014).

Bella mengaku sempat kaget ketika ditawari peran tersebut. Namun, ia berpikir bahwa peran tersebut memiliki nilai moral. Ia ingin menyampaikan bahwa dalam hidup setiap manusia memiliki dua pilihan, yaitu menerima atau menolak sesuatu yang datang kepada dirinya.

“Aku cukup shock dapat peran Marbel. Kenapa aku ambil, aku pengin jadi salah satu contoh TKW yang bisa lho menolak kerjaan itu,” jelasnya lagi.

Film itu juga dibintangi oleh Abimana Aryasatya, Dewi Sandra, Laura Basuki, dan Ray Sahetapy. Film tersebut berkisah tentang Mada (Abimana), yang memutuskan untuk menjadi backpacker dan pergi ke berbagai tempat. Berbagai cobaan ia alami sampai ia menyadari bahwa Tuhan selalu mendekapnya.

Sumber : kompas.com

detail berita

Relaksasi usai melahirkan (Foto: Corbis)
LELAH dan letih bagi ibu yang baru saja melahirkan dapat menyebabkan stres. Atasi semua hal tersebut dengan pijat yang kaya manfaat.

Mengurus bayi seharian menyebabkan kelelahan. Karenanya, lakukan pijat untuk meredakan lelah dan hindari stres agar ibu dapat selalu fit merawat buah hati.

Berikut manfaat-manfaat dari pijat setelah melahirkan, sebagaimana dilansir Boldsky.

Mengencangkan otot

Selama kehamilan otot-otot tubuh tidak rileks. Karenanya, setelah melahirkan sisihkan waktu untuk memijat tubuh Anda agar otot-otot kembali rileks dan dapat mengembalikan kebugaran tubuh.

Berat badan

Setelah melahirkan, ibu sering kali ingin mengembalikan bentuk tubuh seperti semula. Pijat menjadi solusi untuk mengecilkan perut dan membakar lemak tubuh.

Mengurangi stretch mark

Stretch mark merupakan masalah kulit yang umum dihadapi selama kehamilan. Anda bisa mengurangi tanda di perut dan kaki dengan memijat secara teratur. Gunakan minyak esensial untuk mengurangi stretch mark.

Mengelupas kulit

Pijat pun berkhasiat membantu pengelupasan kulit-kulit mati usai melahirkan. Jangan heran, ibu baru yang sibuk dengan bayinya memiliki waktu yang sangat sedikit untuk memperhatikan tubuhnya, bahkan kesehatan kulit. Segera lakukan pijat untuk mendapat semua manfaat tersebut.

Sumber : okezone.com
Follow

Get every new post delivered to your Inbox.

Join 64 other followers